Tag Archives: yangon

Review: Hotel Clover City Center Plus, Yangon, Myanmar


Myanmar kini terbuka lebar setelah membebaskan visa bagi WNI. Jangan salah, warga Malaysia dan Singapura masih harus apply visa, lho, jadi untuk yang satu ini kita harus berbangga. Mungkin tujuan utama wisata Myanmar adalah Bagan, sayangnya Simbok masih belum sempat ke sana. Hanya Yangon jadi satu-satunya kota di Myanmar yang kami kunjungi, juga jadi negara terakhir yang akhirnya membuat Simbok khatam ASEAN.

Baca: Peringkat Negara ASEAN Menurut Simbok

Screencap dari clovercitycenterhotel.com
Screencap dari clovercitycenterhotel.com

So, ada apa saja di Yangon? Banyak! Salah satunya adalah Pagoda Shwedagon yang merupakan kuil terpenting di Myanmar. Salah duanya adalah Pagoda Sule, salah tiganya Danau Kandawgyi, dan salah empat cuma dapat enam!

Yangon, walaupun sudah sangat terbuka dan merupakan kota terbesar di Myanmar, bisa dibilang maih jauh tertinggal daripada kota-kota besar negara tetangganya (PS: Yangon pernah menjadi ibukota Myanmar, sekarang sudah dipindah ke Nay Py Taw). Pilihan akomodasinya pun tidak sebanyak Siem Reap dan Phnom Penh di Kamboja, bahkan masih kalah banyak dengan Vientiene dan Luang Prabang di Laos. Hmm, saya tidak tau fakta yang sebenarnya sih, hanya perkiraan berdasar browsing ketika mencari penginapan. Kebetulan kota-kota di atas sudah pernah saya kunjungi sebelumnya. Continue reading Review: Hotel Clover City Center Plus, Yangon, Myanmar

Ibu Hamil Tukang Ngelayap


Diary of A Pregnant Traveler (Part 2)

Ibu hamil tukang ngelayap. Gelar itu sudah resmi saya sandang sejak hamil pertama pada tahun 2010 lalu. Kalau dipikir-pikir memang waktu itu cukup banyak acara traveling, tapi rasanya terlalu berlebihan wong saya selama hamil paling cuma jalan-jalan satu atau dua kali sebulan ke luar kota dan hanya tiga kali ke luar negeri.

Waktu itu memang yang agak dahsyat adalah ketika saya sama suami saya, Puput, backpacking ke India ketika kehamilan 4,5 bulan. Dan yang paling heboh karena di Taj Mahal sempat ditangkap polisi dan lalu terdampar semalaman di stasiun kereta yang joroknya tiada banding. Cerita lengkapnya di sini.

Ah tapi itu masa lalu. Hamil ke dua ini agak lebih hati-hati. Maklum, selain karena hamil, umur yang udah tambah tua (#hakdesh), juga kerena ke mana-mana harus bawa Oliq (3,5 tahun).  Tapi, hati-hati bukan berarti kami berhenti traveling wekekekekeke.

Ternyata waktu pose begini di Repulse Bay Hong Kong udah hamil muda
Ternyata waktu pose begini di Repulse Bay Hong Kong udah hamil muda

Continue reading Ibu Hamil Tukang Ngelayap

Pacaran Gaya Myanmar


Sebenarnya nggak pantes banget emak-emak bunting ngomongin pacaran. Udah lewat 5 tahun masanya, dan waktu itu pun taaruf #hasyaaah. Tapi, waktu kami ke Yangon awal tahun ini, Simbok menemukan pemandangan lucu-lucu di taman.

Alkisah, di hari terakhir sebelum pulang kami memutuskan untuk pergi ke Reclining Buddha (Buddha Berbaring) di Chauk Htat Gyi Pagoda. Kami berangkat naik taksi. Pulangnya, berencana untuk mengeksplorasi Yangon dengan berjalan kaki bawa gembolan 4,5 bulan ini.

Asmara di balik payung
Asmara di balik payung

Continue reading Pacaran Gaya Myanmar

Peringkat Negara ASEAN untuk Jalan-Jalan


Dulu saya punya cita-cita agung, mengunjungi semua negara ASEAN sebelum menikah. Apa daya, pada tahun 2010 saya hanya sempat sampai di Filipina – negara ASEAN ke 9 yang saya kunjungi. Dua bulan setelah itu saya terpaksa menikah dengan Puput sebelum tuntas.

Saya pernah ditertawai teman sih, punya cita-cita kok ASEAN, mbok ya mengunjungi mengunjungi semua benua! Wait! Itu cita-cita berikutnya, dong!

Myanmar yang seharusnya menjadi pelengkap, still got away. Maklumlah tahun 2010 itu Myanmar masih harus pakai visa, ribet ngurusnya. Tapi, waktu ke Kamboja (2008) dan Laos (2009) pun saya masih harus bayar VOA yang USD 20 itu! Huh.

Kabar baiknya, the one that got away was not getting away anymore! Apaan sih ini bahasa? Maksudnya, setelah terlambat 5 tahun – tepat di hari ulang tahun saya yang ke 25 – akhirnya saya menuntaskan semua negara ASEAN.

Berikut ini cuplikan serta peringkat negara mulai dari yang paling saya sukai hingga yang saya least sukai. Ingat, ini SUBJEKTIF, sesuai dengan pengalaman dan selera saya. Jadi jangan protes kalau tidak sesuai dengan pendapat Anda. Selain itu, walau sudah ke semua negara, di tiap negara paling saya hanya berkunjung ke 1-3 kota, kecuali Malaysia (10+ kota). Ke tiga, saya sengaja tidak mencantumkan Indonesia karena nanti jadi tidak adil dan kalau tidak jadi nomor 1 bisa-bisa saya dikepruki massa nasionalis .

  1. Vietnam
Salah satu sudut Old Quarter Hanoi

Continue reading Peringkat Negara ASEAN untuk Jalan-Jalan