Tag Archives: wisata gratis

Peringkat Negara ASEAN untuk Traveling dengan Anak-Anak


I’m back. Setelah berbulan-bulan bertapa dalam gua mencari wangsit gimana caranya ngajak Puput plesiran — dan terus gagal — akhirnya saya menyerah dan kembali ngeblog walaupun dengan tulisan dari perjalanan masa lalu.

Nah, belakangan makin sering terbaca di forum traveling tentang orang tua yang kebingungan mau bawa anak-anak ke lunar negeri. Ke mana yang paling paling cocok. Saya sih bakal langsung menjawab (dalam hati) ASEAN karena dari segi biaya dan jarak relatif murah dan mudah. Tapi, mana dulu?

Kebahagian terbesar saat travelling dengan anak-anak adalah melihat mereka bermain dan tetap ceria sepanjang perjalanan hingga ke tempat tujuan...
Kebahagian terbesar saat travelling dengan anak-anak adalah melihat mereka bermain dan tetap ceria sepanjang perjalanan hingga ke tempat tujuan…

Sebelum meneruskan baca ini, silakan baca tulisan Simbok terdahulu.

Peringkat Negara-Negara ASEAN untuk Jalan-jalan

….dijamin daftarnya berbeda sekali dengan yang ini. Karena liburan bawa anak-anak dan dewasa semua itu berbeda jauh, terutama buat newbie family traveller. Kecuali kalau anak-anakmu dan orang tuanya sudah terbiasa traveling. Monggo, mau Nepal, Tanzania, atau Kenya.

Terus terang saya belum pernah membawa anak-anak ke seluruh negara (Ola baru 4 negara, Oliq baru 7 negara ASEAN termasuk Indonesia), jadi saya membuat list berdasarkan pengalaman saya mengunjungi semua negara ASEAN dengan atau tanpa anak.

Lalu bagaimana daftar saya? Continue reading Peringkat Negara ASEAN untuk Traveling dengan Anak-Anak

10 Objek wisata gratis di Hanoi dan Ho Chi Minh City


Vietnam ini memang surganya backpacker (Indonesia). Akomodasi murah, makanan kaki lima murah, mata uangnya pun nilainya lebih kecil daripada rupiah. Jadi alih-alih merasa miskin karena harus mengalikan mata uang lokal dengan kurs ketika mengkonversi ke rupiah, di Vietnam ini kita membaginya. Pokoknya bikin kita merasa kaya deh. Merasa tok lho ya, sebenernya sih tetep juga miskin hihihi.

Salah satu sudut Old Quarter Hanoi
Salah satu sudut Old Quarter Hanoi

Kalau sudah dapet penginepan murah, kita juga bisa makin hemat dengan pilihan objek wisata gratisan. Berikut rekomendasinya:

1.   Hoan Kiem Lake

Danau Hoan Kiem yang menjadi pusat kota Hanoi tidak akan mungkin terlewatkan oleh kalian. Kehidupan Hanoi seolah-olah mengelilingi danau ini. Salah satu landmark Hanoi adalah jembatan Huc berwarna merah yang berada di danau ini.  Pagi hari biasanya ada yang jogging, taichi, atau senam jantung lansia di sini. Bisa ikutan juga tuh. Sore dan malam ada banyak jajanan yang juga murah-murah.

2.       Old Quarter

Old Quarter atau yang sering juga disebut sebagai 36 jalan ini sebenarnya kini telah berkembang menjadi lebih dari 36 jalan. Lingkungan ini penuh dengan beragam toko-toko, warung makan, pasar, restoran. Kemungkinan besar kalian akan memilih akomodasi di Old Quarter.

3.       Pham Ngu Lao

Wilayah yang terletak di Distrik 1 Ho Chi Minh City ini adalah favorit para backpacker. Jajaran gang-gang kecil bak surga bagai para penggemar wisata kuliner maupun wisata belanja. Penggemar wisata malam pun akan dimanjakan di Pham Ngu Lao.

4.       Delta Mekong

Menelusuri Delta Mekong
Menelusuri Delta Mekong

Kalian dapat pergi ke kota-kota kecil di sekitar Delta Mekong, seperti Ben Tre, Can Tho, maupun My Tho. Di sana anda akan disuguhi pemandangan sawah, ladang, serta Sungai Mekong yang berwarna kecoklatan. Cara paling murah untuk menikmati pemandangan Delta Mekong adalah dengan mengikuti tur dari Ho Chi Minh City. Delta Mekongnya beneran gratis tapi turnya bayar hahahhah.

 

5.       Ho Chi Minh Mousoleum Complex Hanoi

Terletak di Lapangan Ba Dinh, tempat ini dulu digunakan oleh Ho Chi Minh untuk membacakan Deklarasi kemerdekaan pada 2 September 1945 yang menandai berdirinya Republik Demokratik Vietnam.

 

6.       Katedral St Joseph Hanoi

Gereja Katolik Roma ini dibangun dengan gaya arsitektuk neo-gothic. Katedral ini dibangun pada tahun 1886 dan sangat ramai dikunjungi jemaat pada akhir pekan dan Hari Raya.

7.       Saigon Central Mosque HCMC

Sering disebut juga sebagai Masjid Dong Du, karena letaknya di Jalan Dong Du Ho Chi Minh City, di sekitar kawasan elit Dong Khoi. Masjid ini didirikan oleh orang-orang Muslim dari India Selatan pada tahun 1935. Di sekitar masjid terdapat beberapa restoran halal. Dan di sinilah saya pernah shalat Idul Fitri tahun 2008!!

8.       Katedral Notre Dame HCMC

Katedral ini dibangun antara tahun 1863 dan 1880 oleh penjajah Perancis. Pada tahun 2005, patung Bunda Maria yang berada di depan bangunan gereja dikabarkan meneteskan airmata. Walaupun hal ini dibantah oleh uskup, hal tersebut tidak mengurangi minat warga untuk melihatnya.

Katedral Notre Dame yang pernah dihebohkan oleh patung Bunda Maria menangis
Katedral Notre Dame yang pernah dihebohkan oleh patung Bunda Maria menangis

9.       Pasar terapung Cai Rang

Pasar terapung ini berada sekitar 6 km dari Can Tho di Delta Mekong. Dari Ho Chi Minh City, butuh waktu sekitar 4-5 jam untuk mencapainya. Saat yang paling tepat untuk mengunjungi pasar ini adalah di pagi hari ketika sedang ramai pengunjung.

10.   Berbagai kuil dan pagoda

Vietnam dengan penduduk mayoritas beragama Buddha memiliki berbagai lokasi wisata berupa kuil dan pagoda. Beberapa di antaranya adalah Giac Lam Pagoda dan Thien Hau Pagoda di Ho Chi Minh City dan sekitarnya, serta Kuil Bach Ma di Hanoi. Sebagian besar kuil dan pagoda tidak memungut biaya masuk, kecuali beberapa tempat tertentu seperti Kuil Ngoc Son di Danau Hoan Kiem.

Lebih lengkapnya beli buku kami Backpacking Vietnam terbitan Elex Media :))

8 Tempat Wisata Gratis di Melbourne


Majalah The Economist menobatkan kota Melbourne di Australia sebagai kota ternyaman di dunia tahun 2011. Bisa dibayangkan, kota ternyaman pasti juga menuntut standar hidup yang tinggi. Imbasnya bagi wisatawan dari Indonesia adalah anggaran yang membengkak — baik untuk akomodasi, makan, maupun transportasi.

Namun, jangan sampai keinginan kita berkunjung ke sana sampai surut. Di bawah ini 8 objek wisata gratis di Melbourne yang dapat dikunjungi.


Trem City Circle. Foto: Olenka Priyadarsani

1. Trem City Circle

Trem adalah salah satu transportasi andalan kota ini, terutama di sekitar pusat kota. Untuk melayani wisatawan, pemerintah negara bagian Victoria telah menyediakan trem melingkari kota (city circle) gratis yang mengelilingi pusat bisnis dan pusat kota.

Rute trem ini adalah Flinders Street > Harbour Esplanade > Docklands Drive > La Trobe Street > Victoria Street > Nicholson Street > Spring Street > Flinders Street dan arah kebalikannya. Di dalam trem diberikan informasi objek-objek wisata yang dilewati. Saya merekomendasikan Anda yang baru pertama kali ke Melbourne untuk naik trem gratisan ini. Anda dapat menaiki trem di tempat-tempat yang bertanda “city circle”. Sangat mudah.

2. Shrine of Remembrance

Monumen ini didirikan untuk menghormati prajurit yang bertempur di Perang Dunia I. Monumen ini dikelilingi oleh taman berumput dan pohon-pohon rindang. Letaknya tidak jauh dari pusat kota dan mudah dicapai dengan trem. Lokasinya yang bagai taman terbuka membuat pengunjung dengan bebas keluar-masuk tempat ini.

3. Royal Botanic Gardens

Kebun Raya Melbourne ini terletak bersebelahan dengan Shrine of Remembrance dengan luas 36 hektare. Di sini ada lebih dari 50 ribu tanaman, dan banyak yang merupakan tanaman khas Australia. Di sini ada juga Children’s Garden yang dibuat secara khusus agar anak-anak dapat bebas bermain dan belajar.

4. Parliament House

Gedung parlemen secara resmi digunakan oleh Dewan Negara Bagian Victoria. Terletak di pusat kota, tepatnya di Spring Street, sangat mudah untuk mencapainya dengan trem atau kereta api. Selama anggota dewan tidak sedang bersidang, Anda dapat mengikuti tur ke dalam gedung yang menjadi cagar budaya ini.

5. Southbank

Tidak mungkin Anda pergi ke Melbourne tanpa berjalan-jalan menyusuri Sungai Yarra. Seperti namanya, Southbank terletak di tepi sebelah selatan sungai, di mana kafe-kafe berjajar di sepanjang trotoar. Kalau Anda merasa harga makanan dan minuman di kafe-kafe tersebut terlalu mahal, jangan berkecil hati! Anda dapat membeli kopi dari kedai-kedai yang lebih murah dan menikmatinya di kursi-kursi taman yang banyak tersedia di sini.

6. Queen Victoria Market

Tidak ada tempat lain di Melbourne yang dapat menandingi Queen Victoria Market atau sering disebut VicMart untuk urusan berbelanja. Kalau Anda sedang tidak ingin berbelanja, jalan-jalan di pasar ini juga cukup menyenangkan, kok. VicMart menjual cenderamata, baju, sayur, buah-buahan dan sebagainya. Jangan heran kalau Anda bertemu penjual dari Indonesia, sebab mahasiswa yang bekerja paruh-waktu di pasar. Pasar ini tutup pada hari Senin dan Rabu.

7. Flinders Street Station

Stasiun kereta api ini adalah salah satu ikon budaya kota Melbourne. Stasiun yang dibangun pada tahun 1854 ini adalah stasiun yang paling banyak digunakan di kota ini. Terletak di sudut Flinders Street dan Swanston Street, stasiun ini melayani para komuter yang tinggal di pinggir kota yang bekerja di pusat kota.

8. Pantai St Kilda

Pantai ini juga salah satu ikon kota ternyaman di dunia ini. Pantai St Kilda hanya terletak sekitar 6 km dari pusat kota. Salah satu keunggulan dari pantai ini adalah taman-taman berumput dan pohon-pohon palem di sekitar pantai, jadi bila matahari terlalu terik Anda tinggal berteduh di bawah pohon sambil duduk di rerumputan.