Tag Archives: stroller

Jalan-jalan dengan Anak Kecil?? Siapa Takut….


Kami sering mendapat pertanyaan, “Jalan-jalan bawa anak-anak apa gak repot?” Ya jelas repot, wong jalan-jalan sendiri aja ribet apalagi bawa anak-anak, lebih-lebih kalau lebih dari satu dan masih kecil. Atau bisa juga dilihat dari sisi lain, punya anak aja repot apalagi diajak jalan-jalan, pasti lebih repot lagi. Repot, ribet, rebyek. Opo maneh jal…

Yang jelas punya anak adalah suatu anugerah yang siap tidak siap, mau tidak mau, harus dijaga sebaik-baiknya. Dulu memang rasanya gak kebayang jadi orang tua, tapi setelah dijalani selama hampir 5 tahun rasanya kami masih baik-baik saja, tetap enjoy sambil terus jalan-jalan.

the backpackologiest siap-siap ke kamboja di pagi dini hari... semua udah siap kecuali si Ola yg masih ngleker.. malam terakhir kami sebagai perantau di negeri jiran...
the backpackologiest siap-siap ke kamboja di pagi dini hari… semua udah siap kecuali si Ola yg masih ngleker.. malam terakhir kami sebagai perantau di negeri jiran…

Continue reading Jalan-jalan dengan Anak Kecil?? Siapa Takut….

Advertisements

Traveling dengan Anak: Stroller, Baby Carrier, Baby Wrap, atau Jarik?


Sebagai ibu muda yang masih kinyis-kinyis, walau sudah cukup banyak menjejak kota-kota bersama Oliq saya masih sering galau akut kalau mau berangkat traveling. Enaknya bawa stroller atau baby carrier ya? Atau bawa dua-duanya? Strollernya yang mana? Dih ribet. Tapi itu sekitar 1-2 tahun yang lalu, sekarang sih Oliq sudah hampir 4 tahun, jadi pilihannya hanya bawa stroller atau tidak.

Turki menyenangkan bagi anak-anak
Turki menyenangkan bagi anak-anak

Saya tahu kok banyak ibu-ibu yang sama galaunya dengan saya, yang ada akhirnya bawa semuanya. Seluruh perlengkapan balita dibawa sampai-sampai kaya keong bawa rumahnya. Saya pernah dan cukup lama memanfaatkan kain alias jarik. Bahkan dulu sempat dikomentarin beberapa temen yang bilang jarik batik Oliq selalu muncul di setiap foto. Saya juga pengguna stroller, dan kemudian baby carrier yang sebenarnya dibeli agak semi-terpaksa. Baby wrap tampaknya tidak terlalu berjodoh dengan saya. Beli sebelum melahirkan tapi hanya digunakan sebentar saja. Continue reading Traveling dengan Anak: Stroller, Baby Carrier, Baby Wrap, atau Jarik?

Menyiapkan Baby Traveller bersama Shopious


“Ada kiriman popok ke rumah,” ujar Delin, adik saya, lewat Whatsapp. “Ngapain beli popok?”

Aneh memang saya ini. Berbeda dengan ibu-ibu yang lain yang getol berbelanja perlengkapan bayi saat hamil anak pertama, saya dulu malah santai-santai saja. Popok, baju bayi, selimut, semuanya lungsuran dari keponakan. Jangankan punya baju-baju bayi lucu-lucu, hampir semua baju yang dipakai Oliq waktu itu sudah pudar dan gambarnya hilang.

Kasihan deh, Oliq! Ada sih beberapa baju bagus dan baru, kebanyakan dibelikan nenek dan teman-teman saya. Dasar orangtua kere wakakkakaka

Eh tapi, ternyata waktu hamil ke dua ini saya malah niat banget beli perlengkapan bayi — terutama baju bayi. Kalau perlengkapan macam stroller, baby carrier, baby wrap, breast pump bekas punya Oliq masih bisa dipakai. Nah, dulu Oliq tidak pakai clodi, makanya, walau hamil baru 7 bulan saya sudah beli clodi untuk persiapan.

Kalau baju bayi, untuk anak ke dua ini saya nggak mau dia pakai baju pudar melulu. Minimal punya cukup baju baru buat sesi foto lah hihi.

Sebenarnya saya belum banyak beli baju bayi, tapi lewat toko bayi bawaannya pengen masuk. Dulu, hobinya browsing tiket pesawat dan hotel, sekarang tambah satu lagi: toko online yang jual baju bayi. Salah satunya Shopious ini.

logo

Apa sih Shopious ini? Shopious adalah website yang mengintegrasikan koleksi dari ribuan toko online yang ada di Indonesia. Jadi ibaratnya, kita buka satu situs langsung terhubung dengan berbagai banyak toko online. Keunggulannya adalah opsi barang yang kita inginkan pun makin banyak. Continue reading Menyiapkan Baby Traveller bersama Shopious

Traveling dengan Anak-Anak Part 17: Singapura


Singapura hampir selalu menjadi pilihan pertama liburan luar negeri bagi keluarga yang memiliki anak-anak. Memang banyak alasan mengapa negeri tetangga ini menjadi pilihan utama. Mengapa Singapura menjadi negara tujuan wisata favorit keluarga Indonesia?

• Akses penerbangan yang mudah dan murah, terdapat penerbangan langsung dari beberapa kota di Indonesia

• Jarak yang dekat (misal: kurang dari 1,5 jam dari Jakarta), sehingga balita tidak akan bosan dalam pesawat

• Singapura memiliki berbagai atraksi wisata keluarga yang sangat menarik

• Saat anak-anaknya bermain, orangtuanya mungkin juga dapat sekalian berbelanja (kami kurang suka belanja kecuali barang-barang rumah tangga di IKEA *emak-emak mendadak gelap mata!)

• Akses transportasi umum di Singapura (MRT, Circle Line, bus) sangat aman dan nyaman

• Banyak pilihan akomodasi, walaupun dari masalah harga cenderung lebih mahal daripada di kota-kota besar di Indonesia

• Kotanya bersih dari polusi dan sampah

• Stroller-friendly, setiap stasiun disediakan lift, jalanan dengan trotoar yang memadai, nyaman bagi keluarga yang membawa balita

Di bawah ini rekomendasi dari kami:

1. Singapore Zoo

Kebun binatang selalu menjadi pilihan utama bagi keluarga dengan anak-anak. Kebun binatang ini sudah berdiri selama 40 tahun dan kini memiliki 315 spesies binatang, banyak di antaranya merupakan spesies yang terancam punah. Salah satu andalan kebun binatang ini adalah Panda Raksasa yang dapat disaksikan di bagian River Safari. Di sini ada berbagai paket yang ditawarkan, antara lain sarapan dengan para binatang.

2. Sentosa Island

Bisa dibilang di Pulau Sentosa ini apa saja ada. Ada pantai, bukit, taman hiburan, tempat berbelanja, taman kupu-kupu dan masih banyak lagi. Anak Anda mungkin akan senang diajak naik kereta gantung (cable car) hingga ke puncak Mount Faber. Beberapa kereta gantungnya bergambar karakter dari Angry Birds. Tiket SGD 26 untuk dewasa dan SGD 15 untuk anak-anak.

Cable car Sentosa Island
Cable car Sentosa Island

Continue reading Traveling dengan Anak-Anak Part 17: Singapura