Tag Archives: phuket

Kompas Gramedia Travelling Book Fair : Konsultasi Travelling bersama Olenka Priyadarsani


Hari Jumat, 30 Nopember 2012, menjadi hari spesial bagi kami, backpackology.me, karena istri saya sekaligus kontributor utama, Olenka Priyadarsani, memiliki kesempatan menjadi konsultan travelling untuk Phuket, Vietnam, dan Jepang, ditambah tips travelling bersama anak. Ya, acara ini diadakan sebagai ajang promosi dan penjualan buku-buku wisata terbitan Elex Media selaku anak perusahaan dari Kompas Gramedia. Karena ini merupakan acara pertama dan bisa dibilang sebagai uji coba, acara ini diadakan di kantor pusat Kompas Gramedia di Jalan Palmerah.

travelling book fair1 Continue reading Kompas Gramedia Travelling Book Fair : Konsultasi Travelling bersama Olenka Priyadarsani

Advertisements

Minggu Pagi di Sonora 92.0 FM


Hari Minggu kemarin saya diundang oleh radio Sonora mengisi acara. Setelah berjibaku dengan car free day dan kemacetan di sekitar Masjid Sunda Kelapa, saya tiba di kantor Sonora di Jl Kebahagiaan, terlambat 10 menit.

Kiri ke kanan: Papa Krewel Puput Aryanto, Oliq lucu, saya, Mas Anto Sang Penyiar

Continue reading Minggu Pagi di Sonora 92.0 FM

Melongok Phuket dari Big Buddha


Big Buddha Phuket termasuk salah satu ikon wisata paling baru di Thailand. Didirikan di atas Bukit Nakkerd, bukan hanya patung Buddha raksasanya yang mempesona melainkan juga pemandangan sekeliling yang dapat dinikmati.

Bila Anda memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Phuket di Thailand, tentu kunjungan ke Big Buddha jangan dilewatkan. Lokasinya sendiri tidak terlalu jauh dari kota-kota pantai seperti Kata atau Patong — tempat wisatawan biasa menginap.

Big Buddha merupakan patung yang dibuat dari marmer putih berukuran tinggi 45 meter dengan diameter dasar 25 meter. Walaupun sudah terlihat bentuknya, namun patung ini masih dalam tahap penyelesaian. Ukurannya yang sangat besar dan lokasinya yang berada di puncak bukit membuat Sang Buddha terlihat dari kejauhan.

Big Buddha Phuket berdiri dengan megah di atas Bukit Nakkerd. Foto: Olenka Priyadarsani

Continue reading Melongok Phuket dari Big Buddha

Jalan-jalan Murah Ketika Hamil? Tidak Masalah!


Saya dan suami gemar berjalan-jalan murah alias backpacking. Dan ketika mengetahui saya mengandung, kami memutuskan tetap melakukan perjalanan — dengan catatan apabila kesehatan memungkinkan. Sebab bagaimana pun, kesehatan janin prioritas kami.

Perjalanan pertama kami tidak begitu jauh. Kami menghabiskan liburan Natal di Green Canyon dan Pantai Batu Karas, Jawa Barat. Waktu itu saya sedang hamil tiga-empat bulan. Mengendarai mobil selama sekitar lima jam dari Jakarta, kami melewati perjalanan yang menyenangkan.

Masalah justru datang karena kami tersesat sekitar 20 km di hutan. Tidak ada pom bensin (tak masalah, sebab bensin mobil kami cukup) serta tidak ada toilet umum (semak-semak pun jadi jalan keluar).

Saya memang tak dapat menjelajahi gua-gua di Green Canyon sebab bebatuan di sana sangat licin. Namun kami sudah cukup puas dengan udara segar, pemandangan indah, dan makanan laut yang menggoda selera.

Continue reading Jalan-jalan Murah Ketika Hamil? Tidak Masalah!

Asyik, Wisata ke Phuket Bisa Lebih Murah


JAKARTA, KOMPAS.com – Thailand terkenal di dunia sebagai tujuan wisata murah, termasuk bagi orang Indonesia. Nah, Olenka, seorang traveler dan penulis buku “Wisata Hemat Phuket” berbagi trik-trik wisata murah di Phuket. “Pertama harus mencari tiket promo. Sekarang sudah ada direct flight langsung dari Jakarta. Jadi bisa dapat murah,” katanya saat talkshow “Explore Phuket” di pameran pariwisata Kompas Travel Mart, di Mal Grand Indonesia Jakarta, Minggu (15/4/2012).

Sementara itu, untuk penginapan, menurut Olenka, paling murah adalah dorm atau penginapan dengan model seperti asrama. “Dorm ada yang khusus cewek atau khusus cowok atau ada juga yang campur,” katanya.

Olenka memberi saran untuk melakukan pemesanan hotel murah bisa dilakukan via online. Serta sebaiknya dipesan saat masih di Jakarta. “Direct flight-nya itu sampai malam. Jadi kalau sudah booking hotel, bisa langsung, nggak perlu cari-cari lagi,” ungkapnya.

Sedangkan makanan, menurut pengalaman Olenka, sehari ia hanya menghabiskan makanan paling mahal Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu sekali makan. Ia sengaja memilih makan di warung-warung pinggir jalan agar lebih hemat. “Di Phuket juga banyak pedagang yang menjual nasi dengan bungkus nasi,” katanya.

Hanya saja, untuk suvenir, Olenka mengakui suvenir-suvenir di Phuket lebih mahal daripada di Bangkok. Selain itu, biasanya turis juga melakukan one day trip (perjalanan satu hari) ke kepulauan Phi Phi dan Krabbi. “Day trip harganya secara umum ada dua pilihan, pilihan pertama naik speed boat atau naik feri yang lebih murah,” ungkap Olenka.

Dengan uang sekitar Rp 300.000, tambah Olenka, turis bisa melakukan perjalanan ke beberapa pulau di kepulauan Phi Phi. Ia menyarankan ke Phi Phi pada bulan Juni atau Juli atau di saat musim kemarau. “Ke Phi Phi naik speed boat yang lebih mahal tapi ke banyak pulau, ombaknya memang terasa lebih kencang. Kalau mudah mabuk, bisa naik feri yang lebih murah,” jelasnya.

Kompas Travel Mart berlangsung sejak Jumat (13/4/2012) sampai hari ini dan bertempat di Mal Grand Indonesia Jakarta. Anda masih berkesempatan hadir di pameran tersebut hingga malam ini. Kompas Travel Mart merupakan pameran wisata yang diikuti oleh 6 maskapai penerbangan, 15 biro perjalanan wisata, 2 taman wisata, dan 20 hotel serta resor dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta pameran menawarkan harga spesial dan harga diskon selama pameran berlangsung

Originally published in Kompas.com Sunday, April 15 2012