Tag Archives: perancis

Ta Prohm, Candi Paling Misterius di Angkor


Sudah nonton Tomb Raider kan? Itu lho yang ada Angelina Jolie jadi Lara Croft. Kalau Simbok sih belum pernah nonton wekekek. Salah satu lokasi yang digunakan di film itu adalah Ta Prohm, sebuah kompleks candi yang menjadi bagian dari peninggalan Kerajaan Khmer di Siem Reap, Kamboja.

Candi-candi Angkor dibangun pada abad 12-13 oleh Raja Jayavarman VII. Ta Prohm dikenal juga dengan nama Rajavihara. Ta Prohm dulunya memang wihara dan perguruan alias sekolahan yang dihuni sekitar 12.500 orang. Lalu apa yang membedakan Ta Prohm dengan candi-candi lain di kompleks ini?

Salah satu spot favorit di Ta Prohm
Salah satu spot favorit di Ta Prohm

Continue reading Ta Prohm, Candi Paling Misterius di Angkor

Ziarah ke Makam Napoleon


Yang namanya makam, biasanya serem, apalagi makam di Indonesia. Langsung saja terbayang pocongan, genderuwo, ndas glundungan, sundul bolong, dan kolega-koleganya. Bunga-bunga kamboja berserakan menebarkan bau harum yang membuat bulu kudu merinding.

Bangunan utama Les Invalides
Bangunan utama Les Invalides

Continue reading Ziarah ke Makam Napoleon

Mengurus Visa Schengen


Pernah ada yang tanya pada saya, Schengen itu negara di mana? Nah saya juga jadi bingung jawabnya, penjelasan singkatnya demikian: Wilayah Schengen meliputi 22 negara anggota Uni Eropa dan 4 negara anggota Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) yang bersepakat untuk menghapuskan pemeriksaan paspor dan imigrasi di perbatasan mereka sesama negara Schengen. Dengan demikian, negara-negara ini menerapkan kebijakan satu visa. Lebih lengkapnya mengenai wilayah Schengen dan negara-negara anggotanya dapat dibaca di Wikipedia.

Singkat kata, bila kita ingin pergi ke Belanda, kita tidak akan melamar visa Belanda, melainkan visa Schengen di Kedubes Belanda. Demikian juga bila akan ke Perancis, Italia, dan sebagainya (Catatan: Inggris tidak termasuk!). Dan dengan satu visa itu kita dapat pergi ke beberapa negara Schengen sekaligus, tanpa passport control kalau lewat jalan darat.

Museum Louvre di Paris
Museum Louvre di Paris

Continue reading Mengurus Visa Schengen

Romantika Champs Elysees di Paris


Hampir semua kota punya satu jalan yang jadi ikon. Di Paris, jalan tersebut adalah Avenue des Champs Elysees. Jalan raya sepanjang hampir 2 km ini menghubungkan Arc de Triomphe di Place Charles de Gaulle dengan Place de Concorde, yang apabila dilanjutkan lagi akan sampai ke Museum Louvre.

Selesai mengunjungi Arc de Triomphe (lambang kemenangan Napoleon Bonaparte dalam Perang Austerlitz), saya tidak menggunakan kereta bawah untuk pergi ke Louvre. Saya ingin menyusuri Champs Elysess meski hawa dingin menggigit tulang (suhu mendekati titik beku). Read more

 

Bertemu Monalisa di Louvre


Siapa sih yang tidak kenal Monalisa. Mbak yang satu ini bisa dikatakan sebagai lukisan paling terkenal dalam sejarah kemanusiaan. Makanya dulu saya pernah menamai kucing kampung buduk saya Monalisa. Nah, akhirnya dua hari yang lalu saya bertemu dengan Monalisa yang sebenarnya – lukisan karya Leonardo da Vinci yang dipamerkan di Musee du Louvre, Paris.

Arc de Triomphe du Carousel, gerbang memasuki Louvre
Arc de Triomphe du Carousel, gerbang memasuki Louvre

Continue reading Bertemu Monalisa di Louvre