Tag Archives: pagoda

Babak Baru Wisata Myanmar


“Visa mane?” ujar pegawai AirAsia di konter Document Check Bandara KLIA2 membolak balik paspor saya.

“Tak ada. Tak payah visa untuk Indonesian,” kata saya. Makcik itu mengerutkan kening – tidak yakin. Tapi akhirnya ia hanya membubuhkan stempel pada paspor-paspor hijau kami.

Paspor-paspor kami lolos dengan manis di imigrasi KLIA2. Sebagai pemegang visa tinggal di Malaysia, mereka tidak terlalu mencurigai wajah-wajah mesum kami. Ternyata di gate, kembali petugas maskapai menanyakan visa. Sekali lagi saya menjelaskan bahwa paspor Indonesia tidak membutuhkan visa untuk masuk ke Myanmar dan tinggal hingga 15 hari.

Pagoda Shwedagon menjulang di YangonR

“Sabar, Mbok, sabar!”

Saya pernah membaca di sebuah forum traveling di mana ada backpacker Indonesia yang mengumpat-umpat petugas di KLIA2 karena mereka dianggap tidak tahu peraturan terbaru. Kalau saya malah maklum saja, toh pembebasan visa bagi pemegang paspor Indonesia untuk Myanmar baru berlaku sekitar satu tahun. Lagipula, siapa sih yang sebegitu hapalnya tentang peraturan keimigrasian sebuah negara untuk masuk ke negara lain? Apa istimewanya juga paspor Indonesia sampai-sampai petugas harus tahu bahwa pemegang paspor tersebut bebas visa? Toh, para petugas juga tidak setiap hari berjaga di gate untuk pesawat yang akan terbang ke Myanmar. Toh, tidak selalu ada WNI dalam pesawat yang menuju ke Myanmar. Masih banyak toh-toh yang lain. Mana mereka hapal? Continue reading Babak Baru Wisata Myanmar

Advertisements

Pacaran Gaya Myanmar


Sebenarnya nggak pantes banget emak-emak bunting ngomongin pacaran. Udah lewat 5 tahun masanya, dan waktu itu pun taaruf #hasyaaah. Tapi, waktu kami ke Yangon awal tahun ini, Simbok menemukan pemandangan lucu-lucu di taman.

Alkisah, di hari terakhir sebelum pulang kami memutuskan untuk pergi ke Reclining Buddha (Buddha Berbaring) di Chauk Htat Gyi Pagoda. Kami berangkat naik taksi. Pulangnya, berencana untuk mengeksplorasi Yangon dengan berjalan kaki bawa gembolan 4,5 bulan ini.

Asmara di balik payung
Asmara di balik payung

Continue reading Pacaran Gaya Myanmar

10 Objek wisata gratis di Hanoi dan Ho Chi Minh City


Vietnam ini memang surganya backpacker (Indonesia). Akomodasi murah, makanan kaki lima murah, mata uangnya pun nilainya lebih kecil daripada rupiah. Jadi alih-alih merasa miskin karena harus mengalikan mata uang lokal dengan kurs ketika mengkonversi ke rupiah, di Vietnam ini kita membaginya. Pokoknya bikin kita merasa kaya deh. Merasa tok lho ya, sebenernya sih tetep juga miskin hihihi.

Salah satu sudut Old Quarter Hanoi
Salah satu sudut Old Quarter Hanoi

Kalau sudah dapet penginepan murah, kita juga bisa makin hemat dengan pilihan objek wisata gratisan. Berikut rekomendasinya:

1.   Hoan Kiem Lake

Danau Hoan Kiem yang menjadi pusat kota Hanoi tidak akan mungkin terlewatkan oleh kalian. Kehidupan Hanoi seolah-olah mengelilingi danau ini. Salah satu landmark Hanoi adalah jembatan Huc berwarna merah yang berada di danau ini.  Pagi hari biasanya ada yang jogging, taichi, atau senam jantung lansia di sini. Bisa ikutan juga tuh. Sore dan malam ada banyak jajanan yang juga murah-murah.

2.       Old Quarter

Old Quarter atau yang sering juga disebut sebagai 36 jalan ini sebenarnya kini telah berkembang menjadi lebih dari 36 jalan. Lingkungan ini penuh dengan beragam toko-toko, warung makan, pasar, restoran. Kemungkinan besar kalian akan memilih akomodasi di Old Quarter.

3.       Pham Ngu Lao

Wilayah yang terletak di Distrik 1 Ho Chi Minh City ini adalah favorit para backpacker. Jajaran gang-gang kecil bak surga bagai para penggemar wisata kuliner maupun wisata belanja. Penggemar wisata malam pun akan dimanjakan di Pham Ngu Lao.

4.       Delta Mekong

Menelusuri Delta Mekong
Menelusuri Delta Mekong

Kalian dapat pergi ke kota-kota kecil di sekitar Delta Mekong, seperti Ben Tre, Can Tho, maupun My Tho. Di sana anda akan disuguhi pemandangan sawah, ladang, serta Sungai Mekong yang berwarna kecoklatan. Cara paling murah untuk menikmati pemandangan Delta Mekong adalah dengan mengikuti tur dari Ho Chi Minh City. Delta Mekongnya beneran gratis tapi turnya bayar hahahhah.

 

5.       Ho Chi Minh Mousoleum Complex Hanoi

Terletak di Lapangan Ba Dinh, tempat ini dulu digunakan oleh Ho Chi Minh untuk membacakan Deklarasi kemerdekaan pada 2 September 1945 yang menandai berdirinya Republik Demokratik Vietnam.

 

6.       Katedral St Joseph Hanoi

Gereja Katolik Roma ini dibangun dengan gaya arsitektuk neo-gothic. Katedral ini dibangun pada tahun 1886 dan sangat ramai dikunjungi jemaat pada akhir pekan dan Hari Raya.

7.       Saigon Central Mosque HCMC

Sering disebut juga sebagai Masjid Dong Du, karena letaknya di Jalan Dong Du Ho Chi Minh City, di sekitar kawasan elit Dong Khoi. Masjid ini didirikan oleh orang-orang Muslim dari India Selatan pada tahun 1935. Di sekitar masjid terdapat beberapa restoran halal. Dan di sinilah saya pernah shalat Idul Fitri tahun 2008!!

8.       Katedral Notre Dame HCMC

Katedral ini dibangun antara tahun 1863 dan 1880 oleh penjajah Perancis. Pada tahun 2005, patung Bunda Maria yang berada di depan bangunan gereja dikabarkan meneteskan airmata. Walaupun hal ini dibantah oleh uskup, hal tersebut tidak mengurangi minat warga untuk melihatnya.

Katedral Notre Dame yang pernah dihebohkan oleh patung Bunda Maria menangis
Katedral Notre Dame yang pernah dihebohkan oleh patung Bunda Maria menangis

9.       Pasar terapung Cai Rang

Pasar terapung ini berada sekitar 6 km dari Can Tho di Delta Mekong. Dari Ho Chi Minh City, butuh waktu sekitar 4-5 jam untuk mencapainya. Saat yang paling tepat untuk mengunjungi pasar ini adalah di pagi hari ketika sedang ramai pengunjung.

10.   Berbagai kuil dan pagoda

Vietnam dengan penduduk mayoritas beragama Buddha memiliki berbagai lokasi wisata berupa kuil dan pagoda. Beberapa di antaranya adalah Giac Lam Pagoda dan Thien Hau Pagoda di Ho Chi Minh City dan sekitarnya, serta Kuil Bach Ma di Hanoi. Sebagian besar kuil dan pagoda tidak memungut biaya masuk, kecuali beberapa tempat tertentu seperti Kuil Ngoc Son di Danau Hoan Kiem.

Lebih lengkapnya beli buku kami Backpacking Vietnam terbitan Elex Media :))