Tag Archives: ibu rumah tangga

Berprasangka Baik Pada Suami


“Entar kamu ditindas lho sama suamimu!”
“Kalau ada apa-apa sama suamimu gimana?”

Ibu-ibu yang dulu bekerja dan kemudian memutuskan menjadi ibu rumah tangga seperti saya pasti pernah mendengar kalimat-kalimat di atas. Pernah, atau mungkin malah sering, bahkan dari keluarga dekat. Sebagian (kecil) mungkin peduli, sebagian lain hanya bilang demikian sebagai bentuk ketidaksetujuan atas pilihan kita. Padahal, makani wae ora ndadak melu protes barang gyaaa gyaaa…

“Apa-apa” di sini adalah eufemisme dari suamimu: di-PHK, sakit, meninggal, poligami sementara kamu ga rela berbagi suami karena imanmu ga sekuat istri Nabi dan Teh Ninih😇, dan selingkuh. Pokoke segala macam hal yang kalau orang Jawa jaman dulu bilang amit-amit jabang bayi. Continue reading Berprasangka Baik Pada Suami

Me-Time di Luar Rumah?


Malam ini saya iseng, menggabungkan antara frasa “me time” dan “Islam” dalam kolom pencarian di Google. Hasilnya, dua temuan teratas menyebutkan bahwa me time adalah produk liberal. Temuan teratas terang-terangan menyatakan bahwa me time itu sebuah konsep hasil konspirasi musuh Islam, untuk menciptakan istri-istri yang kufur pada suami. Sebaik-baiknya seorang istri adalah berada di rumah.

Ehem *tarik napas panjang dulu*

Me-time ya sendirian...
Me-time ya sendirian…

Continue reading Me-Time di Luar Rumah?

Tentang Ibu Bahagia


Lama-lama Simbok gatel juga pengen komentar tentang isu yang kembali marak. Iya, isu abadi itu: ibu di rumah vs ibu bekerja vs ibu bekerja di rumah. Apa coba? Wekekeke.

Isu tersebut muncul lagi di permukaan ketika tweet seorang ustad yang dikicaukan pada tahun 2013 muncul lagi. Another proof that internet never forgets. So-called ustad tersebut sebenarnya memberikan kultwit cukup panjang, tapi yang sering muncul adalah tweet nomor 22 yang dianggap merendahkan kaum ibu pekerja. Responnya banyak deh. Salah satunya ini.

Seorang ibu yang (lumayan) bahagia wekeke
Seorang ibu yang (lumayan) bahagia wekeke

Belakangan muncul lagi argumen lain yang lebih pro pada Pak Ustad, dengan screenshot keseluruhan tweet berseri itu. Memang, kalau dibaca keseluruhan (bukan nomor 22 tok thil) jadi kurang kontroversial.

Tapi walau sudah membaca keseluruhan tweet, Simbok tetap tidak setuju wekekekekke. Continue reading Tentang Ibu Bahagia

Siapa Bilang Ibu Rumah Tangga Nggak Bisa Jalan-Jalan?


Ketika saya memutuskan untuk berhenti bekerja saat hampir melahirkan, banyak orang mempertanyakan, banyak pula yang tampak melecehkan. “Eman-eman udah sekolah tinggi-tinggi cuma ngurus anak di rumah?”, “Gelar Master dari Australia itu buat apa?”, “Nanti kamu tertindas sama suamimu!”

Gendongan di Pantai Manggar
Happier family

Continue reading Siapa Bilang Ibu Rumah Tangga Nggak Bisa Jalan-Jalan?