Tag Archives: desa sade

Terios 7 Wonders : Belajar dari Kearifan Suku Sasak di Desa Sade Rambitan


Setelah menyelesaikan penjelajahan di Taman Nasional Baluran, tujuan berikutnya adalah Desa Sade Rambitan di Lombok. Setelah melintasi Selat Bali, bermalam di Denpasar, dan menyeberangi Selat Lombok, tiba saatnya untuk memulai petualangan baru di Desa Sade Rambitan. Berbeda dengan destinasi sebelumnya, kali ini Sahabat Petualang akan diajak mengenali kehidupan tradisional Suku Sasak yang tetap terjaga di tengah gempuran modernisasi.

Tim Terios 7 Wonders siap menjelajahi Desa Sade Rambitan, kampung Suku Sasak
Tim Terios 7 Wonders siap menjelajahi Desa Sade Rambitan, kampung Suku Sasak

Continue reading Terios 7 Wonders : Belajar dari Kearifan Suku Sasak di Desa Sade Rambitan

Advertisements

Tiga Malam, Satu Ransel, Satu Balita: A Husbandless Travelogue


Rencana yang sudah diwacanakan berulang-ulang itu hancur berantakan, ketika saya melihat tweet dari seorang kawan blogger Om Cumi, yang mengatakan bahwa Puput jadi salah satu pemenang lomba blog Terios 7 Wonders. Ikut senang sih suami bakal road trip gratis mulai dari Sawarna, Kinahrejo, Bromo, TN Baluran, via Bali, Lombok, Sumbawa, hingga sampai ke Komodo.

Daihatsu Terios berjejer di atas lereng jalur lava tour, siap berpose untuk para fotografer
Penyebab kegagalan family backpacking kali ini

Tapi pedih, Jenderal! Saya sudah bikin itinerary untuk melakukan overland road trip di Flores, dengan Kelimutu sebagai bintangnya. Selain itu kami juga akan menjelajahi Ende, Kupang, serta kemungkinan sampai di Timor Leste, atau ke Alor. Itinerary sudah siap, budget sudah dihitung, sudah punya juga jadwal pesawat yang akan dibooking. Sudah repot cari kombinasi yang paling murah, yang melibatkan Lion Air, Wings Air, Merpati, dan Sky Aviation.

JEDERRRR!!! Batal semua. Selain itu saya juga jadi harus di rumah berdua aja sama Oliq selama 14 hari. Kalau ada apa-apa gimana? (Dan di kemudian hari ternyata ada insiden Oliq terkunci di kamar mandi, sampai saya harus memukul gagang pintu dengan palu sekitar 10 menit – udah gemeteran semua deh. Nyaris manggil satpam apartemen).

Akhirnya pada malam sebelum pergi – dengan memanfaatkan rasa bersalah Puput 😀 – saya berhasil membuat dia sepakat akan membayar lunas tagihan kartu kredit saya untuk bulan Oktober. Kesepakatannya pakai salaman. Jadi sudah sah!

Kuta Lombok
Kuta Lombok

Continue reading Tiga Malam, Satu Ransel, Satu Balita: A Husbandless Travelogue