Tag Archives: ayasofya

Mari Menjadi Hagia Sophia


“Tiiit tiit,” ponsel saya bergetar ketika sedang berada di kebun, sibuk mencampur nutrisi untuk tanaman. Ternyata pesan Whatsapp dari Noni, teman lama saya.

Terbaca:

“Yuhu. Sekarang aku baru tahu kenapa kamu namain adiknya Aik dengan nama Sophia. Hagia Sophia (nama lainnya Aya Sofya -ed) memang magically. Magical. Gw jatuh cinta juga. Bisa merasakan Bagaimana Tuhan dimuliakan dengan berbagai cara bahkan mungkin berbagai bahasa.”

Screenshot_2015-11-02-21-31-57

Mohon abaikan kesalahan tata bahasa dan typo, maklum teman saya ini jarinya jempol semua. Abaikan juga kenyataan bahwa setelah itu kami berlanjut dengan diskusi mengenai Ottoman spice dan teh viagra. Dan lantas membahas tata laksana penggunaan dildo. Sungguh pembicaraan remaja tahun 1990an. Absurd. Ngalor-ngidul. Continue reading Mari Menjadi Hagia Sophia

Camera review : Samsung NX Mini


Awalnya saya tidak berniat membeli kamera baru, tapi gara-gara kamera Canon S110 tiba-tiba lensanya rusak dan biaya reparasinya hampir sama dengan harga kamera baru, saya terpaksa kembali mencari-cari kamera baru untuk bekal perjalanan ke Turki.

Kali ini criteria kamera yang saya cari mirip dengan pengganti S110, antara lain :

  1. Kamera saku berukuran kompak, cukup dalam saku celana / kemeja.
  2. Ada fungsi manual dan gambar RAW.
  3. Ada fitur wifi untuk berbagi.
  4. Harga kurang dari 4 juta rupiah, atau kira-kira RM 1100.

Kualitas gambar atau IQ (Image Quality) jelas menjadi prioritas, namun dengan criteria diatas pada umumnya IQ sudah sangat bagus untuk ukuran kamera saku kompak. Namun tentu kualitasnya secara umum masih di bawah kamera SLR atau mirrorless. Fitur kamera saku kelas ini juga cukup lengkap, namun sangat bervariasi dari satu kamera ke kamera lain.

Samsung NX Mini hitam dengan lensa 9mm f/3.5 (setara 24mm)
Samsung NX Mini hitam dengan lensa 9mm f/3.5 (setara 24mm)

Continue reading Camera review : Samsung NX Mini