Tag Archives: apartemen

Ketika Apartemen Lebih Nyaman dari Hotel


Kalau membuka linimasa saat ini, saya akan menemukan banyak sekali iklan vacation rental. Bisa jadi rumah mungil yang diubah fungsi menjadi guest house, atau unit apartemen yang didekorasi cantik hingga bisa disewa harian. Semacam hotel, demikian, tapi biasanya tanpa servis yang sama.

Ini menandakan dua hal, teman-teman saya sudah menyadari investasi properti mereka bisa menghasilkan pendapatan reguler. Ke dua, semakin banyak orang Indonesia yang memilih menginap di rumah atau apartemen sewaan, alih-alih di hotel.

Ada banyak alasan bergesernya preferensi akomodasi seperti yang pernah saya tulis di sini. Salah satunya adalah privasi. Yang ke dua, bisa memasak sendiri adalah alasan valid bagi para ibu dengan anak yang masih konsumsi MPASI. Ke tiga, lokasi.

Bulan lalu saya ada urusan di Jakarta. Kebetulan saya harus ke Kalibata. Karena bawa dua anak sendirian, saya memilih tempat menginap di Kalibata City, jadi bisa jalan kaki ke tempat yang saya tuju. Awalnya berniat menginap di unit saya sendiri yang saat itu kosong, tapi tiba sudah terisi. Akhirnya mesti cari-cari.

Hotel atau unit apartemen ya? Saya melihat Travelio.com punya beberapa unit yang disewakan di Kalibata Residence dan Green Palace. Harganya pun cocok, setara dengan hotel bintang 3 di bilangan Jakarta Selatan. Itu sudah dapat unit 2 kamar, sofa bed, tersedia dapur dan peralatan memasak.

Travelio ini unik, kita bisa menawar harga sewanya. Pengalaman saya membooking hotel lewat Travelio ada di sini

Jadilah saya sewa 1 unit apartemen di Green Palace untuk 3 hari. Mekanismenya mudah, saya bayar melalui internet banking (bisa juga dengan Mandiri Clickpay atau KlikBCA). Setelah itu akan ada komunikasi lewat WA dari.tim Travelio, menanyakan pukul berapa kita akan tiba di unit.

Pesawat saya dan anak-anak tertunda 1 jam. Setiba di Soetta saya mengabari tim Travelio bahwa saya agak terlambat sedikit. Untungnya tidak terlalu macet, dan dapat Mas Express yang baik hati.

Setibanya di Tower Tulip, sudah ada staff Travelio menunggu dan membantu membawakan barang. Dia menjelaskan tentang kunci dan kartu akses. Dan, yay, ada pocket wifi disediakan gratis.

Unitnya bersih walaupun kecil. Ya iyalah, semua juga tahu unit di sana ukurannya 33 meter persegi. Anak-anak kelaparan tapi terlalu capek untuk turun cari makanan. Oliq langsung tersenyum lebar melihat apa yang disediakan Travelio. Ada beberapa Popmie, air mineral, dan beberapa teh botol.

Oliq dan Ola berebut makan mie instan itu. Go judge me karena kasih makan anak mie instan, wahai ibu-ibu idealis! 😂😂😂

Alhamdulillah semuanya nyaman. Waktu Puput pulang kerja, saya harus jemput dia ke bawah karena tidak punya kartu akses. Jadi di sini, walaupun punya kartu kita hanya bisa naik ke lantai sesuai kartu kita. Turun pun hanya bisa ke lobi.

Anak-anak suka sekali mengintip dari balkon mungil tempat kami jemur baju. Karena tepat di depan outdoor AC, satu jam baju langsung kering.

Untuk check out, kita juga harus janjian dengan tim Travelio mau jam berapa. Nanti akan ada staf yang mengambil kunci, memeriksa unit dan mengembalikan uang deposit. Deposit kami 500 ribu.

Jadi apa saja plusnya:

  1. Unit bersih, sesuai dengan fotonya

  2. Transaksi mudah

  3. Komunikasi dengan staf mudah

  4. Gimmick makanan minuman membantu saat darurat (kalau ditambah suvenir lebih oke lagi)

  5. Staf ramah dan tepat waktu

  6. Disediakan toileteries dan handuk

Tentu saja tidak semunya positif, masih ada yang bisa diperbaiki. Misalnya staf harusnya lebih lengkap memberi informasi dan memastikan semua peralatan menyala dengan baik. Kasusnya kompor yang sempat rebus air untuk popmie tiba-tiba mati. Ternyata batere untuk pemantik habis. Akhirnya kami beli sendiri. Staf juga tidak menginformasikan ada tisu dan kantong sampah. Kami menemukannya waktu mau check out di dalam rak sepatu. Staf juga seharusnya memberi info tentang di mana harus membuang sampah. Karena kebetulan kami punya unit di Kalibata, kami sudah familiar dengan segala sesuatunya, kalau orang lain belum tentu kan?

Lebih oke lagi kalau disediakan dispenser sih heehe.

Apakah merekomendasikan menggunakan Travelio? BIG YES.

Travelio Property Management

Kalian punya properti nganggur dan terlalu sibuk untuk mengurus sendiri? Travelio Property Management bisa membantu mengurusi properti kalian.

Atau bisa jadi kalian ingin mengurus sendiri, tapi bingung memasarkannya? Bisa listing properti kamu di situs Travelio hanya dengan berbagi keuntungan sekian persen bila tersewa.

Dulu waktu saya pindah ke Malaysia, kebingungan siapa yang mau urus unit di Kalibata, akhirnya kami kasih ke agen. Sekarang lagi kepikiran siapa tahu bisa disewakan harian lewat Travelio.

Kisah Perjalanan Arem-Arem ke Benua Biru


Punya perut khas Indonesia ini ada suka dukanya. Sukanya, kalau sedang melakukan jelajah kuliner di berbagai sudut nusantara, tidak bakalan tidak puas. Makanan tradisional mulai dari yang sudah sangat umum hingga makanan-makanan langka yang tidak terlalu dikenal.

Dukanya? Walaupun saya dan suami termasuk pemakan segala, Oliq (3,5 tahun) adalah pecinta nasi sejati. Anak kami ini pun lebih suka masakan yang sangat Indonesia sebagai lauknya, misalnya rawon, brongkos, lodeh, tahu tempe, dan sebagainya. Tidak masalah sih bila sedang di rumah karena saya juga termasuk simbok yang suka memasak, dan selera Indonesia memang yang paling pas. Tapi, karena kami termasuk keluarga yang sering travelling ke luar negeri,harus ada strategi tertentu supaya liburan tetap senang dan perut tetap kenyang!

Walaupun tiap traveling selalu berusaha melakukan #JelajahRasa makanan setempat, tetap saja lama-lama lidah dan perut nggak bisa bohong!SAMSUNG CAMERA PICTURES

Salah satu cara paling efisien bagi kami ketika melakukan liburan keluarga ke luar negeri adalah dengan menginap di apartemen yang menyediakan dapur atau kitchenette (dapur kecil). Ini hanya berlaku bila liburan kami ke negara yang dirasa sulit untuk menemukan makanan yang cocok di lidah dan perut. Kalau untuk negara-negara Asia Tenggara di mana nasi mudah didapat, tidak masalah jajan di warung. Beda ceritanya bila kami harus ke Eropa, pasti peralatan perang seperti rice cooker, bumbu instan, abon, sambal botol masuk ke koper pertama kali.

“Mama, Aik lapel, mau maem naci,” bayangkan kalau lagi di negeri antah berantah dan tidak bawa rice cooker. Continue reading Kisah Perjalanan Arem-Arem ke Benua Biru

Pindah dan Tinggal di Malaysia (Bagian 2 – Sewa Properti)


Setelah sukses mendapatkan visa dan ijin kerja di Malaysia, langkah berikutnya tentu saja mencari tempat tinggal. Pada umumnya, kalau di wilayah KL dan Selangor (macam Jabodetabek kalau di Indonesia) orang lebih memilih tinggal di rumah susun / apartemen / kondominium daripada di rumah tapak (landed house). Alasannya simple saja, rumah susun lebih murah daripada rumah tapak, dan biasanya lokasinya lebih strategis. Tentu, ada saja rumah tapak di tengah kota yang letaknya sangat strategis, tapi harganya ya di awing-awang saja. Macam rumah di Menteng lah kalau di Jakarta.

Continue reading Pindah dan Tinggal di Malaysia (Bagian 2 – Sewa Properti)

Masak Sendiri Saat Traveling


Pencapaian terbesar saya saat traveling hingga kini adalah memasak lodeh terong di Norwegia. Impian berikutnya adalah bikin gudeg di Santorini, Yunani.

Gairah kesimbokan saya memang luar biasa.

Ada banyak alasan menggapa seseorang itu memasak sendiri saat traveling. Salah satu yang paling ngetop adalah HEMAT. Bagi traveler, hemat pangkal banyak jalan-jalan. Ya, kalau gaya travelingnya boros, bisa-bisa besok ga bisa jalan lagi karena kehabisan dana. Makanya, kalau bisa irit kenapa harus boros?

Dapur kami di apartemen Amsterdam
Dapur kami di apartemen Amsterdam

Continue reading Masak Sendiri Saat Traveling

8 Tipe Akomodasi untuk Traveler


Setelah membahas kiat mengatur dana untuk liburan di sini, tips berburu tiket murah di sini, kali ini saya ingin membahas tipe-tipe akomodasi yang bisa dipilih oleh para traveler. Tentu, Anda sendiri yang tahu mana yang paling cocok bagi Anda (dan keluarga) dan mana juga yang paling sesuai dengan kantong Anda.

Di Belanda bisa pilih houseboats atau apartemen di pinggir kanal
Di Belanda bisa pilih houseboats atau apartemen di pinggir kanal

Continue reading 8 Tipe Akomodasi untuk Traveler