Category Archives: Top Menu

Kiat Praktis Mengunjungi Taj Mahal


Keindahan Taj Mahal, salah satu keajaiban dunia, sudah banyak diulas di berbagai tulisan. Kali ini, saya hendak berbagi beberapa kiat praktis mengunjungi objek wisata di Agra, India, ini agar kunjungan Anda ke sana semakin nyaman.

Memesan tiket kereta api

Tak peduli berapa hari yang akan Anda habiskan di Agra, cara terbaik menuju ke sana dari Delhi adalah menggunakan kereta api — kecuali pada musim dingin ketika kabut tebal sering menunda keberangkatan.


Kereta api yang akan membawa pengunjung ke Taj Mahal.

Continue reading Kiat Praktis Mengunjungi Taj Mahal

Jalan-jalan Murah Ketika Hamil? Tidak Masalah!


Saya dan suami gemar berjalan-jalan murah alias backpacking. Dan ketika mengetahui saya mengandung, kami memutuskan tetap melakukan perjalanan — dengan catatan apabila kesehatan memungkinkan. Sebab bagaimana pun, kesehatan janin prioritas kami.

Perjalanan pertama kami tidak begitu jauh. Kami menghabiskan liburan Natal di Green Canyon dan Pantai Batu Karas, Jawa Barat. Waktu itu saya sedang hamil tiga-empat bulan. Mengendarai mobil selama sekitar lima jam dari Jakarta, kami melewati perjalanan yang menyenangkan.

Masalah justru datang karena kami tersesat sekitar 20 km di hutan. Tidak ada pom bensin (tak masalah, sebab bensin mobil kami cukup) serta tidak ada toilet umum (semak-semak pun jadi jalan keluar).

Saya memang tak dapat menjelajahi gua-gua di Green Canyon sebab bebatuan di sana sangat licin. Namun kami sudah cukup puas dengan udara segar, pemandangan indah, dan makanan laut yang menggoda selera.

Continue reading Jalan-jalan Murah Ketika Hamil? Tidak Masalah!

Tersesat itu Nikmat


Semua orang pasti pernah tersesat ketika tengah berjalan-jalan. Walau bikin jengkel, ternyata tersesat dapat menjadi sebuah pengalaman yang mengesankan. Sebuah kanal televisi asing yang menyiarkan beragam program petualangan bahkan menjadikan hal ini sebagai motto mereka.

Mereka yang berjalan-jalan murah alias backpacking biasanya sering tersesat. Maklum, para pelancong jenis ini tidak terikat program acara apa pun (berkebalikan dengan wisatawan yang menggunakan jasa pemandu). Tak heran, mereka sering kehilangan arah, terutama di tempat-tempat asing yang bahasa setempatnya tak dimengerti.

Continue reading Tersesat itu Nikmat

Pertolongan Pertama Saat Bepergian


Oleh Olenka Priyadarsani

Benda yang satu ini jangan sampai terlupa bila berangkat bepergian: Obat. Mungkin kita termasuk orang yang jarang sekali sakit, namun sebaiknya tetap membawa obat-obatan sebagai langkah pencegahan serta pertolongan pertama.

Sedia payung sebelum hujan. Foto: Thinkstock

Saya bukan dokter, jadi saya hanya akan memberikan kiat berdasarkan pengalaman pribadi. Beberapa jenis obat dan peralatan pengobatan yang selalu saya bawa:

Obat luka

Dulu sering disebut dengan istilah “obat merah”. Obat ini penting saat Anda mengalami luka ringan. Misalnya, ketika Anda melakukan snorkeling dan kaki terkena karang.

Plester luka

Luka terbuka yang mungkin perih saat terkena air? Benda kecil ini membuat Anda dapat melanjutkan berbagai aktivitas saat liburan.

Obat masuk angin

Biasanya ini merupakan jenis obat herbal yang dapat membantu mencegah masuk angin terutama bila Anda sedang dalam perjalanan.

Obat antimabuk

Mungkin Anda termasuk orang yang jarang mabuk. Namun, ada kalanya obat ini diperlukan saat stamina Anda kurang maksimal atau dalam kondisi-kondisi tertentu, misalnya Anda menumpang kapal saat cuaca buruk dan ombak besar.

Obat diare

Nah, yang ini penting sekali terutama bila Anda suka melakukan petualangan kuliner. Mungkin saja makanan yang Anda makan tidak cocok dengan perut. Ada istilah “Delhi belly” yang diartikan penyakit diare yang dialami oleh pelancong.

Obat flu

Anda mulai bersin-bersin padahal rencana liburan masih panjang. Yang ini mungkin bisa jadi penyelamat Anda!

Obat sakit kepala

Sakit kepala bisa disebabkan bermacam-macam hal. Mungkin karena Anda terlalu lelah berjalan-jalan, terlalu lama di bawah terik matahari, sakit kepala dapat menyerang Anda. Jadi, sebaiknya yang ini harus selalu berada di dalam tas Anda.

Minyak gosok

Orang Indonesia sangat umum menggunakan minyak gosok untuk mengobati gejala sakit, seperti sakit kepala, masuk angin, dan sebagainya. Anda bisa membawa minyak kayu putih, balsem, minyak angin, minyak tawon, atau bahkan minyak telon bayi, sesuai selera Anda. Satu hal yang harus diingat, Anda harus mempertimbangkan orang lain bila menggunakan obat jenis ini. Jangan sampai orang-orang di sekitar Anda merasa terganggu dengan bau minyak gosok Anda!

Perlengkapan kesehatan yang dibawa tentu tergantung kondisi seseorang. Selain jenis obat di atas mungkin ada lagi yang harus Anda bawa seperti obat maag, obat asma dll.

Semoga selalu sehat dalam perjalanan!