Category Archives: JPG (Journal of Photo on the Go)

Simbok Pemburu Langit Biru


Setelah bolos mengikuti Turnamen Foto Perjalanan (TFP) kira-kira 30 edisi, eh Simbok terinspirasi sekali dengan tema kali ini. Langit biru. Bagaimana tidak, kalau banyak orang mengidolakan pemandangan matahari terbenam, saya paling cinta dengan pemandangan langit warna biru cerah.

Waktu tinggal di Jakarta, pemandangan langit biru terlalu langka. Cantiknya angkasa tertutup kelam kabut durjana ibukota #halaaaahhhh mbooook!!!! Pokoknya, saya paling senanglah nemu pemandangan dengan langit biru, apalagi yang bersih tanpa mega.

Sebenarnya stok foto langit biru sangat banyak, tapi kok harus ngubek-ubek beberapa HDD, bikin males juga. Ini ada beberapa favorit saya:

Oh ya, semua foto ini tidak diedit ya :))

 

Sidney, 2012
Sidney, 2012

Continue reading Simbok Pemburu Langit Biru

Advertisements

(JPG / Journal of Photo on the Go) Karang Cantik Pantai Tanjung Layar, Sawarna Banten


Pada episode JPG kali ini, saya mengajak Anda menikmati karang-karang cantik nan fotogenik di Pantai Tanjung Layar, Desa Sawarna, Banten. Sebenarnya, seperti halnya foto landscape pada umumnya, karang-karang ini paling bagus difoto ketika senja menjelang matahari terbenam atau pagi hari sesaat setelah matahari terbit. Namun karena pagi hari harus menunggu Oliq bangun dulu dan sore harinya malah kehujanan, jadilah saya kesiangan mengambil foto terbaik di sini. Namun tak apalah, meski kesiangan dan dengan peralatan pas-pasan, dibantu sedikit olah digital, foto-foto ini masih layak dihidangkan…

Nah ini karang berbentuk layar yang legendaris...perhatikan karang di belakang batu layar ini, di situ ombak sering menghantam dan menghasilkan pemandangan yang spektakuler
Nah ini karang berbentuk layar yang legendaris…perhatikan tembok karang di belakang batu layar ini, di situ ombak sering menghantam dan menghasilkan pemandangan yang spektakuler

Oya, untuk mendapatkan foto ombak yang “lembut” saat memecah karang, gunakan teknik slow shutter alias menyetting waktu bukaan rana kurang lebih di bawah 1/15 detik (sebenarnya ini tergantung kecepatan ombak dan pencahayaan saat itu, coba-coba saja sampai dapat settingan yang pas) dan lebar bukaan rana sekecil mungkin (biasanya sekitar f22). Tentu saja Anda perlu tripod disini, kalau tidak hampir dipastikan gambarnya akan blur, kecuali tangan Anda setenang dewa hehehe… Kalau cahaya masih redup, mungkin Anda tak perlu filter ND (Neutral Density) yang berfungsi mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke lensa, tapi kalau sudah terlalu terang, Anda perlu filter ND. Nah kalau tak punya filter ND, pilihannya adalah menyetting bukaan rana lebih cepat agar tidak overexposure (dengan resiko ombak menjadi kurang lembut) atau gunakan setting gambar RAW (bukan JPG) dan lakukan olah digital di komputer (tapi tetap jangan terlalu overexposure karena olah digital juga punya keterbatasan).

Hasil slow shutter di tembok karang belakang layar, tentu sudah dengan olah digital terutama untuk mengurangi tingkat keterangan yang sangat kuat
Hasil slow shutter di tembok karang belakang batu layar, tentu sudah dengan olah digital terutama untuk mengurangi tingkat keterangan yang sangat kuat

Untuk mendapatkan foto terbaik, jangan ragu-ragu mendekat ke karang tanjung layarnya, namun tetap jaga jarak dengan karang yang seperti tembok karena ombak bisa tiba-tiba menghantam karang dan cipratan ombaknya sangat dahsyat… idealnya, gunakan lensa lebar, tapi kalau tak ada ya kembali lagi, kamera dan lensa terbaik adalah yang Anda miliki 🙂

Anda harus sedekat ini dengan tembok karang untuk mendapatkan hasil yang fantastis...
Anda harus sedekat ini dengan tembok karang untuk mendapatkan hasil yang fantastis… tanpa slow shutter, percikan ombak terlihat sangat jelas…

Jangan salah, kamera yang dipakai tak harus SLR atau mirrorless, kamera saku juga bisa dipakai, tapi harus yang bisa disetting manual dan sebaiknya yang bisa format RAW seperti Canon S110, Panasonic Lumix LX7, Olympus ZX2, Fujifilm X20, Sony RX100, Ricoh GR, dan Nikon P7800. Sayangnya, kamera ini memang agak mahal, paling murah sekitar 3,3 juta saat ini, paling mahal ada yang diatas 20 juta hehehe….

Tak perlu banyak cakap, langsung saja nikmati foto-foto berikut :

Slow shutter di tembok karang...
Slow shutter di tembok karang…
Masih di tembok karang yang sama, tapi momen yang berbeda…
Masih di tembok karang yang sama, tapi agak bergeser sedikit…

Ini gambaran slow shutter saat ombak kuat menghantam tembok karang...

Ini gambaran slow shutter saat ombak kuat menghantam tembok karang…
Kalau yang ini warna yang diatur agak agak keunguan, masih di karang yang sama
Kalau yang ini warna yang diatur agak agak keunguan, masih di karang yang sama
Kalau ini diambil dari jarak jauh, namun masih di karang yang sama, warna disetting ke sephia
Nah yang ini diambil dari jarak jauh, namun masih di karang yang sama, warna disetting ke sephia. Perhatikan kalau difoto dari jarak jauh, ombak yang menjadi latar depan kurang terlihat sehingga kurang cantik…
Cocok juga untuk foto model, pastinya model kudu siap basah-basahan kena ombak yang kuat...
Cocok juga untuk foto model, pastinya model kudu siap basah-basahan kena ombak yang kuat…
Kalau mau narsis dengan latar ombak yang tinggi, kudu punya nyali ekstra, kalo gak ya terbirit-birit kaya si mbak... perhatikan tinggi ombak saat memecah tembok karang...
Kalau mau narsis dengan latar ombak yang tinggi, kudu punya nyali ekstra, kalo gak ya terbirit-birit kaya si mbak… perhatikan tinggi ombak saat memecah tembok karang…

Terios 7 Wonders : (Journal of Photo on the Go / JPG) Aksi Terios Sepanjang Jalur Jakarta-Ketapang


Kali ini saya akan mengajak Anda bersantai sambil menikmati foto-foto Daihatsu Terios dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders yang menempuh lebih dari 3000 km dari Jakarta hingga Komodo. Pada episode kali ini aksi-aksi Daihatsu Terios bersama Sahabat Petualang akan disuguhkan di berbagai lokasi hidden paradise di Jawa, mulai dari Sawarna Banten, Desa Kinahrejo Yogyakarta, Suku Tengger di Ranu Pane, Taman Nasional Baluran, hingga menyeberang ke Bali dengan kapal feri.

Tidak perlu banyak komentar, silahkan nikmati sajian berikut…

 

1. Jakarta ke Yogyakarta

Keluar dari Tol Jagorawi, perjalanan sesungguhnya Terios 7 Wonders baru dimulai di sini...
Keluar dari Tol Jagorawi, perjalanan sesungguhnya Terios 7 Wonders baru dimulai di sini…
Terios menempuh perjalanan berliku menuju Desa Sawarna, Banten
Terios menempuh perjalanan berliku menuju Desa Sawarna, Banten
Terios berjejer di parkiran Desa Sawarna, ditemani caleg yang bernama.... lihat saja sendiri :)
Terios berjejer di parkiran Desa Sawarna, ditemani caleg yang bernama…. lihat saja sendiri 🙂
Istirahat sejenak di Pantai Karang Hawu sebelum memasuki Pelabuhan Ratu
Suting dulu di Tol Padaleunyi selepas dari Desa Sawarna menuju Yogyakarta
Shooting dulu di Tol Padaleunyi selepas dari Desa Sawarna menuju Yogyakarta
Isi bensin dulu karena perjalanan Terios ke Yogya masih panjang
Isi bensin dulu karena perjalanan Terios ke Yogya masih panjang
Terios sampai di Pringsewu Sumpiuh Kebumen Jawa Tengah, masih 3 jam lebih menuju Yogya, sementara jam sudah menunjukkan 9 malam
Terios sampai di Pringsewu Sumpiuh Kebumen Jawa Tengah, masih 3 jam lebih menuju Yogya, sementara jam sudah menunjukkan 9 malam

 

2. Yogyakarta hingga Desa Ranupane, Lumajang, Jawa Timur

Nah, ini dia 7 blogger yang bergaya di Dealer Astra Daihatsu Motor Yogyakarta, tepatnya di Jl Magelang
Nah, ini dia 7 blogger yang bergaya di Dealer Astra Daihatsu Motor Yogyakarta, tepatnya di Jl Magelang
Melintasi jembatan Kali Kuning yang sekaligus berfungsi sebagai cekdam penahan lahar Merapi
Melintasi jembatan Kali Kuning yang sekaligus berfungsi sebagai cekdam penahan lahar Merapi
Ketangguhan Terios terbukti di jalur lava tour Merapi di Desa Kinahrejo
Ketangguhan Terios terbukti di jalur lava tour Merapi di Desa Kinahrejo
Jalan rusak yang sedang diperbaiki menjadi salah satu rintangan di jalur menuju Malang
Jalan rusak yang sedang diperbaiki menjadi salah satu rintangan di jalur menuju Malang
Istirahat makan siang dulu sebelum mencapai Malang, tujuan akhir hari itu... sekalian iseng bergaya boleh lah :)
Istirahat makan siang dulu sebelum mencapai Malang, tujuan akhir hari itu… sekalian iseng bergaya boleh lah 🙂
Melintasi gerbang kota Ponorogo, Jawa Timur
Melintasi gerbang kota Ponorogo, Jawa Timur
Kalau ini di desa menuju Ranupane, tempat kediaman Suku Tengger
Kalau ini di desa menuju Ranu Pane, tempat kediaman Suku Tengger
Pemandangan unik pembangunan jembatan baja bergaya busur (arch bridge) di perjalanan menuju Desa Ranupane
Pemandangan unik pembangunan jembatan baja bergaya busur (arch bridge) di perjalanan menuju Desa Ranu Pane
Tong sampah yang akan diserahkan kepada warga Suku Tengger di Desa Ranupane, bersama barang-barang bawaan peserta yang membuktikan bagasi Terios yang lapang
Tong sampah yang akan diserahkan kepada warga Suku Tengger di Desa Ranu Pane, bersama barang-barang bawaan peserta yang membuktikan bagasi Terios yang lapang
Aksi sosial Ekspedisi Terios 7 Wonders di Desa Ranupane berupa penyerahan alat-alat kebersihan dan kaos Terios 7 Wonders
Aksi sosial Ekspedisi Terios 7 Wonders di Desa Ranu Pane berupa penyerahan alat-alat kebersihan dan kaos Terios 7 Wonders
Terbang bersama Terios (foto oleh Bambang Priadi / Bems, www.simplyindonesia.wordpress.com)
Terbang bersama Terios (foto oleh Bambang Priadi / Bems, http://www.simplyindonesia.wordpress.com)
Jalan rusak dan berliku yang harus dilahap Terios saat menuju Desa Ranupane dari arah Lumajang
Jalan rusak dan berliku yang harus dilahap Terios saat menuju Desa Ranu Pane dari arah Lumajang

 

3. Taman Nasional Baluran hingga Kapal Feri ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali

Malam-malam Terios memasuki kawasan Taman Nasional Baluran
Malam-malam Terios memasuki kawasan Taman Nasional Baluran
Terios in action di Afrika... eh di Baluran dink alias Africa van Java
Terios in action di Afrika… eh di Baluran dink alias Africa van Java
Kembali Terios melintasi padang rumput TN Baluran yang eksotis
Kembali Terios melintasi padang rumput TN Baluran yang eksotis
Jejeran 7 Terios menembus pagi yang cerah di TN Baluran
Jejeran 7 Terios melahap savana, menembus pagi yang cerah di TN Baluran
Bersiap-siap memasuki kapal feri di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, selamat tinggal Pulau Jawa...
Bersiap-siap memasuki kapal feri di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, selamat tinggal Pulau Jawa…
Terios mendominasi kapal feri menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali
Terios mendominasi kapal feri menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali

 

Nantikan foto-foto berikutnya di jalur Bali-LombokSumbawa hingga Komodo di postingan berikutnya.