Category Archives: Kalimantan

Belanja Pernak-Pernik di Kebun Sayur


Penggila fesyen pasti suka pergi ke kebun sayur yang satu ini. Ya, memang bukan kebun sayur yang sebenarnya. Nama daerahnya adalah Kebun Sayur yang terletak di Balikpapan. Letaknya sekitar 6 km dari pusat kota.

Pernak-pernik di Pasar Inpres Kebun sayur
Pernak-pernik di Pasar Inpres Kebun sayur

Kebun Sayur di Balikpapan ini terkenal sebagai pusat pernak-pernik. Toto-toko di sini menjual aneka ragam batu mulia, baik yang hanya batunya saja maupun yang sudah dijadikan perhiasan. Tinggal sebut saja, semua ada di sini, mulai safir, mutiara, ruby, entah apalagi saya tidak tahu. Kebetulan saya tidak suka memakai perhiasan, cincin kawin saja saya tidak punya – forever perawan dong!

Saya ke sini dengan Oliq. Saya tertarik untuk ke sini bukan karena mau belanja, hanya senang melihat-lihat saja. Memang sangat cocok untuk objek foto karena warna-warni bebatuan yang sudah terlihat dari jauh. Ada banyak kalung, gelang, cincin, bros, dan berbagai asesoris untuk mereka yang berhijab.

Jajaran toko di Kebun Sayur
Jajaran toko di Kebun Sayur

Sementara saya hanya membeli dua buah bros untuk kerudung seharga Rp 10 ribu masing-masing, Pasar Inpres Kebun Sayur ini sebenarnya memiliki toko-toko yang menjual batu berharga kelas atas, misalnya berlian seharga puluhan juta rupiah.

Saya sempat bertemu dengan beberapa ibu yang tampaknya berasal dari Jakarta tengah memborong perhiasan.

Jangan heran juga bila melihat pemandangan para pemilik toko sedang merangkai manik-manik menjadi kalung, atau bahkan memotong berlian. Teknik cutting dilakukan untuk membuat bentuk berlian lebih rapi.

Cenderamata juga dijual di Pasar Kebun Sayur
Cenderamata juga dijual di Pasar Kebun Sayur

Pasar Kebun Sayur ini juga menjual berbagai kain khas Dayak yang juga warna-warni. Ada juga yang menjual suvenir seperti kaos, gantungan kunci, dan benda-benda kecil lainnya.

Anda seorang fashionista atau bahkan fashion blogger? Jangan lewatkan kunjungan ke Kebun Sayur karena siapa tahu bisa menemukan pernak-pernik keren dengan harga miring.

 

Menyusuri Pantai-Pantai Balikpapan


Ketika bulan lalu saya memiliki kesempatan berkunjung ke Balikpapan, saya langsung merencanakan menyusuri pantai-pantai yang ada di Kota Minyak ini. Maklum, kota ini memang terletak di pinggir laut.

Walau saya tahu pantai-pantai di Balikpapan tidak akan seindah di Derawan, misalnya, tapi saya kira tetap saja layak untuk disinggahi. Sebab, setiap lokasi pasti punya nilai tersendiri.

Keesokan sore setelah sampai, saya pun mulai menjelajah pantai. Pantai pertama bisa dikatakan pantai favorit di Balikpapan, yaitu Pantai Melawai. Pantai ini terletak tak jauh dari “jalan minyak” yaitu jalan yang di pinggirnya berdiri berbagai perusahaan minyak. Lokasinya sebelum Pelabuhan Semayang.

Read more

Edisi Si Petualang: Merambah Keelokan Hutan Kapuas Hulu


Halo

Minggu lalu saya mendapatkan kesempatan untuk bekerja sekaligus jalan-jalan gratis ke Kapuas Hulu, Kalimantan Barat selama hampir 2 minggu. Selama itu, saya menghabiskan waktu dengan tinggal dirumah kepala adat Suku Dayak dan juga dirumah tradisionalnya, namanya Rumah Betang.

Perjalanan diawali dari Jakarta menuju Bandara Supadio di Pontianak. Setelah menginap semalam di Hotel Santika, kami melanjutkan perjalanan dengan Kalstar ke Putussibau yang jarak tempuhnya adalah 1 jam. Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan mobil menuju Badau, kota kecil sekitar dua jam perjalanan dari Kuching, Malaysia.

Setibanya di Badau, kami langsung menuju rumah Pateh Ingkai, kepala adat Dayak Iban yang berdiam di dukuh Bunut Lalai, Kecamatan Bajau. Pateh Ingkai, tidak selazimnya pateh yang lain, sudah lama meninggalkan rumah betang (rumah tradisional dayak) dan tinggal dirumah sendiri. Langkah beraninya ini rupanya juga diikuti oleh rekan-rekan yang lainnya. Menurutnya, dia merindukan kedamaian dan ketenangan tinggal dirumah sendiri.

Dusun Bunut Lalau sendiri dikelilingi oleh Umai (ladang basah), tempat penduduk setempat menanam padi dan sayuran. Ya, Suku Dayak Iban hidup subsisten; dimana mereka cukup makan dengan padi dan sayuran yang dihasilkan diladang sendiri. Meski besar ladang mereka sekarang lebih kecil, namun berkat siraman ajaib pupuk dan pembasmi hama, hasil panennya justru lebih melimpah.

Image

Umai – area persawahan padi ladang

Continue reading Edisi Si Petualang: Merambah Keelokan Hutan Kapuas Hulu

Susur Pantai Balikpapan (Melawai-Kemala-Monpera-Manggar)


Kebetulan karena Papa Krewel sedang bertugas ke Balikpapan, Simbok dan Boliq mengekor saja. Toh kami belum pernah ke sini juga. Tujuan lainnya adalah membandingkan kepiting Balikpapan yang legendaris itu dengan kepiting Pantai Sadeng di Gunungkidul.

Walaupun sebenarnya pantai-pantai di sini tidak bisa dibandingkan dengan Derawan, kami dengan semangat 45 menyusurinya. Puput yang 5 tahun tinggal di Kaltim pun tampak bersemangat. Mungkin kisah cinta masa lalunya masih menggelayut. Halah opo iki!

Tentu besok-besok akan saya tulis reviewnya dengan lebih mendetail. Kali ini hanya ringkasannya saja.

Pantai Melawai

Pulau kecil di seberang Pantai Melawai
Pulau kecil di seberang Pantai Melawai

Continue reading Susur Pantai Balikpapan (Melawai-Kemala-Monpera-Manggar)