Category Archives: United Kingdom

Pengalaman Mencari Rumah Sewa di Inggris


Setelah melakukan pencarian selama 3 bulan (yes, kami mulai searching sejak dapat surat cinta mutasi), dan melihat sendiri 9 rumah dan 2 flat, perjalanan ini berakhir.

Mencari rumah di Inggris ini memang agak tricky bagi kami. Maunya yang dekat dengan sekolahan (yang ini berakhir failed banget baca di sini, walau in the end malah ada hikmahnya), tidak jauh dari kantor, public transport dekat, dan juga akses terhadap makanan halal mudah.

Di Inggris cari masjid

“Harus walking distance sama masjid, Cup?” kata saya suatu sore di apartemen sewaan kami di KL. Waktu itu belum ada bayangan Crawley itu kotanya seperti apa, walau kami sudah memutuskan akan cari rumah di sana karena komunitas muslim banyak dan cuma sekitar 6km dari kantor Puput. Boleh dikatakan kota kecil ramai terdekat dari Gatwick.

“Ya iya no, terus piye aku salate nek adoh!” Sing ditakoni emosi. Sudah jadi syarat mutlak dari juragan besar walaupun dia juga sadar bahwa kalau hari biasa hanya Subuh yang bisa jamaah di masjid. Isya (sekarang jatuh jam 17.45) pun masih di kantor. Continue reading Pengalaman Mencari Rumah Sewa di Inggris

Advertisements

Perjuangan Mencari Sekolah di Inggris


….dan ternyata mencari sekolah di Inggris tidak semudah yang saya bayangkan huhuhu. Penuh jalan berliku sampai membuat saya agak stres. Sempat membuat saya mimbik-mimbik kalau ada yang tanya Oliq sudah sekolah belum. Dan karena setiap hari ada yang tanya, aku melampiaskannya dengan makan Indomie pakai sawi, telur, dan cabe rawit. Dengan demikian salah satu pos besar pengeluaran di Inggris adalah stok Indomie. Sekian.

Second day

Sebenarnya kantornya Puput lewat agen relokasinya menyarankan sejak awal untuk memasukkan anak ke sekolah swasta. Ya, sekolah swasta dianggap lebih terbiasa dengan keluarga expat yang datang dan pergi, murid lebih sedikit, dan fasilitas lebih terjamin. Keamanan dan kenyamanan anak juga lebih diutamakan. Kurikulum lebih fleksibel.

Selain itu ada ekskul golf dan berkuda.

“Menko Aik numpak jaran koyo Prabowo wakakak,” kata Delin. Continue reading Perjuangan Mencari Sekolah di Inggris

Road Trip ke Stonehenge dan Tips Berpakaian Saat Musim Dingin


Setelah sebelumnya mengunjungi replika Stonehenge di Kaliurang, hari ini kami sukses ke tempat aslinya.

Stonehenge of UK

Oh kalian nungguin pengalaman sial? Nih takkasih duluan. Jadi setelah ke Stonehenge kami menuju ke Army Flying Museum di Salisbury. Kebayang dong anak-anak bakal seneng lihat pesawat. Akhirnya kami detour sekitar 26 mil. Menembuz pedesaan Inggris yang kuno banget. Rasanya udah gatel banget pengen turun dan motret. Sayang udah menjelang gelap dan gerimis. Bisa ditebak dong sampai sana gimana? Continue reading Road Trip ke Stonehenge dan Tips Berpakaian Saat Musim Dingin

Restoran Halal di London: Rasa Sayang vs Nusa Dua


Buat yang pernah dengar-dengar, yes, Nusa Dua itu restoran Indonesia yang dulunya milik Anniesa Hasibuan dan Andika Whatever. Kabarnya, setelah kasus First Travel mencuat restoran lumayan mewah itu disita. Sekarang, masih ada tulisan part of FT group di bagian depan, tapi menurut pelayannya sudah bukan milik FT lagi.

Nusa Dua
Rasa Sayang

Sementara itu, Rasa Sayang adalah restoran Singapura-Malaysia yang juga sering jadi jujugan turis Indonesia di London. Keduanya berlabel halal.

Rasa Sayang dan Nusa Dua ke Continue reading Restoran Halal di London: Rasa Sayang vs Nusa Dua

Kecegat Ratu di London


Perjalanan ke London ini tidak direncanakan sebelumnya, jadi memang tanpa persiapan yang matang. Ujug-ujug saja in the morning saya merasa daripada cuma glundang-glundung di rumah, mending jalan ke London.

Depan Buckingham Palace setelah Ratu lewat

Kami pergi naik kereta dari Crawley, tapi karena sedang ada perbaikan rel, digantikan dengan bus sampai stasiun berikutnya, Three Bridges. Kereta dari Crawley sampai ke Victoria Station itu termasuk national rail atau sepur antarkota. Tiket sehari adalah £11 untuk satu orang. Travelcard itu boleh digunakan untuk moda transportasi umum apa saja di London zona 1-6 dalam sehari.

Kereta yang membawa kami ke London seperti kereta antarkota biasa, bukan yang keren banget kaya kereta-kereta di Jepang ya. Di kereta ini penumpang bebas makan minum. Tahu gitu kan sedia kopi ya wekekek. Butuh waktu sekitar satu jam hingga sampai di London. Continue reading Kecegat Ratu di London