Category Archives: The Netherlands

Pipis Itu Mahal?


Siapa sih yang lebih kenal toilet umum dibandingkan dengan para traveler?

Toilet itu bisa jadi hal remeh yang paling penting, apalagi kalau sedang kebelet. Bayar mahal pun mau. Eh belum tentu dink!

Lha kalau di Indonesia kan bayar toilet umum antara 1000-2000 rupiah per pipis (pipis besar bisa lebih mahal – tapi mosok pada ngaku?), bagaimana dengan di luar negeri?

Toilet umum di luar negeri ada yang bayar ada yang tidak. Tarifnya juga bervariasi. Bentuk dan fasilitasnya apalagi. Sekilas pengalaman kami dengan masalah public toilet di beberapa negara.

Penampakan salah satu toilet di Bandara Haneda Tokyo
Penampakan salah satu toilet di Bandara Haneda Tokyo

Juaranya tentu saja Jepang! Toilet-toilet umum di Jepang, menurut pengalaman kami di Tokyo dan Kyoto, semuanya gratistis. Kebanyakan bersih, terutama yang ada di bandara. Sempet pipis di kompleks Kuil Kiyomizu-dera di Tokyo dan sangaaaaaat bersih. Padahal kalau toilet umum di bandara Indonesia saja banyak yg kotor walau mbak-mas janitornya bebersih 10 menit sekali. Apalagi di lokasi wisata.

Nah toilet umum di Jepang ini selain gratis, bersih, juga canggih. Banyak yang tidak menggunakan kenop konvensional, melainkan tombol-tombol terpadu yg ada dalam satu papan. Beberapa kali saya menggunakan toilet disable (curang ya, karena harus mengganti popok Oliq), fasilitasnya lebih canggih lagi. Kadang ada kasurnya juga. Nah lo.

Continue reading Pipis Itu Mahal?

Mengurus Visa Schengen


Pernah ada yang tanya pada saya, Schengen itu negara di mana? Nah saya juga jadi bingung jawabnya, penjelasan singkatnya demikian: Wilayah Schengen meliputi 22 negara anggota Uni Eropa dan 4 negara anggota Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) yang bersepakat untuk menghapuskan pemeriksaan paspor dan imigrasi di perbatasan mereka sesama negara Schengen. Dengan demikian, negara-negara ini menerapkan kebijakan satu visa. Lebih lengkapnya mengenai wilayah Schengen dan negara-negara anggotanya dapat dibaca di Wikipedia.

Singkat kata, bila kita ingin pergi ke Belanda, kita tidak akan melamar visa Belanda, melainkan visa Schengen di Kedubes Belanda. Demikian juga bila akan ke Perancis, Italia, dan sebagainya (Catatan: Inggris tidak termasuk!). Dan dengan satu visa itu kita dapat pergi ke beberapa negara Schengen sekaligus, tanpa passport control kalau lewat jalan darat.

Museum Louvre di Paris
Museum Louvre di Paris

Continue reading Mengurus Visa Schengen

Mencari Pakaian Musim Dingin di Jakarta


Anda hendak ke negara empat musim saat musim dingin atau mungkin musim gugur? Tentu seperangkat pakaian musim dingin sangat diperlukan, apalagi bagi kita yang biasa tinggal di negara beriklim tropis. Pakaian musim dingin yang dibeli di Indonesia cukup mahal, walaupun barang-barang yang tidak bermerk. Apalagi kalau Anda memilih membeli barang bermerk, seperti di Zara, Mark and Spencer dan sebagainya — saya kurang tau maklum traveler kere!

Kupluk beli di Pasaraya, jaket Mango di FO Bandung
Kupluk beli di Pasaraya, jaket Mango di FO Bandung, kupluk+gloves Oliq pinjeman, jaket Oliq Zara Baby, Celana Oliq Kathmandu, kostum Puput ga penting utk dibahas

Artikel ini bukan bermaksud mengiklankan toko tertentu, melainkan hanya berbagi informasi bagi yang memerlukan karena saya pun sempat kesulitan mencari barang-barang seperti ini.

Continue reading Mencari Pakaian Musim Dingin di Jakarta

Menginap di Apartemen, Alternatif Selain Hotel


Kebanyakan orang pertama kali mempertimbangkan masalah harga ketika memilih akomodasi saat berlibur di luar negeri. Untuk para pelancong tunggal, tentu saja pilihannya akan jatuh pada penginapan berbentuk asrama (dorm), atau hostel murah meriah. Harga dihitung per orang per malam. Namun, solusi seperti ini tentu tidak berlaku bagi keluarga yang membawa anak.

Di depan bangunan apartemen kami di Amsterdam
Di depan bangunan apartemen kami di Amsterdam

Continue reading Menginap di Apartemen, Alternatif Selain Hotel

Penitipan bagasi di Amsterdam Centraal Station, Belanda


Anda pasti pernah menjumpai situasi ketika Anda sudah harus check out dari penginapan sementara penerbangan Anda masih malam hari. Kalau Anda memperpanjang masa menginap hingga malam, mungkin Anda akan terkena biaya penuh, biasanya ketentuan ini berlaku kalau Anda memperpanjang hingga pukul 18.00. Kalau Anda ingin jalan-jalan dulu sebelum ke bandara, mungkin Anda merasa repot dengan koper besar yang harus dibawa-bawa kemana-mana. Mungkin kalau Anda menginap di hotel, Anda bisa menitipkan koper di resepsionis hotel. Namun ini berarti Anda harus kembali ke hotel lagi untuk mengambil koper yang kadang kala agak merepotkan jika hotel Anda berlokasi jauh dari bandara atau lokasi jalan-jalan. Apalagi jikalau Anda menginap di apartemen atau homestay, Anda tidak akan menemukan fasilitas ini. Lalu, apakah Anda harus menambah biaya untuk memperpanjang penginapan atau harus repot menenteng koper besar kesana kemari?

Ruangan loker di Amsterdam Centraal Station, Belanda
Ruangan loker di Amsterdam Centraal Station, Belanda

Continue reading Penitipan bagasi di Amsterdam Centraal Station, Belanda