All posts by olenkapriyadarsani

I have nomad toes. They are itchy if I stay at home.

Membuat MPASI Homemade dan Sehat Saat Travelling


Salah satu hal yang paling membuat ibu-ibu malas membawa bayi traveling adalah masalah makanannya. Apalagi kalau anaknya picky eater seperti Oliq dan Ola. Duh kebayang repotnya. Masa iya tiap kali anak hanya makan makanan instan?

Saya bukan anti makanan instan sih, cuma sebisa mungkin dihindari. Kalaupun instan saya lebih memilih puree yang ada dalam botol, bukan bubur seduh yang sudah mengalami proses kimia berkali-kali. Dan puree botolan ini kalau di Indonesia harganya maaaaak, bikin kantong jebol, pun tidak mudah didapatkan.

Karena itu, dulu, zaman Oliq masih bayi, saya rela membawa rice cooker kecil dan kompor listrik, beserta peralatan lain, misalnya saringan, parutan, dan tumbukan. Perlengkapan memasak MPASI anak saja bisa setengah koper sendiri. Rela saya, demi agar Oliq makan masakan homemade.

Pernah nih, baru satu hari di Norwegia, kompor listrik mati total. Rasanya pengen garuk-garuk es di jalanan. Hiks.

Banyak teman saya yang enggan membawa bayinya traveling, juga karena masalah ini. MPASI. Bikin MPASI di rumah saja repot apalagi di hotel, di kota asing, atau bahkan di negara antah berantah. Akhirnya, mereka menunda acara jalan-jalan hingga anak sudah bisa makan table food.

Bahan-bahan mentah sehat untuk makanan bayi
Bahan-bahan mentah sehat untuk makanan bayi

Saya jujur enggak sanggup kalau harus menunggu anak besar. Dulu, booking tiket sudah sejak hamil, jadi ketika anak lahir langsung beli tambahan tiket untuk bayi. Repot ya repot sajalah, yang penting tetap jalan-jalan haha. Continue reading Membuat MPASI Homemade dan Sehat Saat Travelling

Candi Ijo Tidak Lagi Syahdu, Tapi Hidup


Seorang ibu berusaha mengendalikan mobilnya, menuju ke parkiran. Juru parkir heboh mengganjal ban belakang mobil dengan batu besar. Maklum saja, tanjakannya terjal, sementara mobil mengantre masuk ke lokasi parkir. Sepanjang jalan pun berjajar mobil parkir, semua diganjal batu.

Dulu Candi Ijo tak begini. Empat tahun silam kami datang ke candi ini. Sepi, hanya sekelompok (yang sepertinya) mahasiswa dan sepasang muda-mudi yang bergaya pre-wed. Waktu itu masuknya gratis, ada box donasi, hanya wajib lapor penjaganya dan menulis buku tamu.

Sekarang ramai sampai susah mau dapat foto bagus
Sekarang ramai sampai susah mau dapat foto bagus

Syahdu. Hening. Sepi. Hanya kicau burung dan sesekali suara pesawat terbang dari dan ke Adisutjipto.

Baca: Terminal B Bandara Adisutjipto Continue reading Candi Ijo Tidak Lagi Syahdu, Tapi Hidup

The Harvest, Toko Kue Favorit Sekarang Ada di Jogja


Dulu, duluuuu, jaman saya masih kerja dan tinggal di Jakarta, yang namanya makan kue The Harvest bisa dibilang tiap minggu. Kerja di kantor di Menara Thamrin, sepertinya tiap minggu ada saja yang ulang tahun. Selalu kue yang dibagikan beli di The Harvest outlet depan Sarinah yang tinggal jalan kaki dari kantor.

Chocolate Devil
Chocolate Devil

Strawberry Cheesecake, Peanut Butter Cake, Tiramisu, Triple Chocolate Cake, Devil Chocolate Cake, Red Velvet Cake, dan cheesecake yang toppingnya assorted fruit itu pernah coba semua. Ha juaraaak to aku? Belum lagi cookiesnya. Sebenarnya saya nggak ngefans banget sama cake-cake-an dan roti-rotian, maklum lidah ndeso. Tapi entah kenapa saya suka cake The Harvest, terutama yang enggak cokelat. Kalau cokelat saya beberapa suap aja udah nyerah.

Dulu, pas hamil Oliq saya sering beli Red Velvet yang potongan. Dari segala macam kue sejenis, memang dari The Harvest yang paling enak, lembut, tasty tapi light. Enggak eneg. Sumpah, waktu itu sampai maksa-maksa Puput mampir di outlet Senopati demi satu potong kue. Continue reading The Harvest, Toko Kue Favorit Sekarang Ada di Jogja

Malapetaka di Bukit Panguk


In the far away land, the mountains were overarching. The hills started shutting us in, the trees and rocks about us seemed shadowy and dim. Mordor was in sight, beware! Rupamu, Mbok, ndadak macak JRR Tolkien barang. Mordar-mordor. nDlingo kaliii!

Ini cerita kesialan kami seharian ini menambah daftar kesialan saat traveling, melibatkan wafer, ban pecah, kunci mobil yang terjebak di bagasi, dan  kepala dinosaurus. Entah mana yang lebih sial, yang ini atau saat Oliq midak telek kirik di Paris.panguk4

***

Alkisah ketika Puput datang kemarin dia bercerita, “Besok kita ke Bukit Panguk yuk, kemarin aku lihat di Lion Mag, bagus.” Iya, maskapai kesayangan Puput adalah Lion Air. Dia mah anaknya gitu, antimainstream. *istrinya minta diendorse*

Awalnya kami berangkat menuju Bukit Panguk kemarin, tapi karena ini, anu, dan itu, baru keluar rumah selepas asar, nyaris jam 4 sore. Jogja itu, saudara sebangsa dan setanah air, kalau malam Minggu, byuuuuuh macetnya kaya Ragunan-Mampang jam 7 pagi. Gencet-gencetan. Alhasil kami baru sampai di Ring Road Timur hampir jam 5-an. Karena sungguh sangat mustahil, kami ambil alternatif yang lebih feasible: Hutan Pinus Mangunan. Continue reading Malapetaka di Bukit Panguk

Liburan Keluarga Sukses dan Ceria dengan 7 Tips Ini


“Ada temenku kapok, Mbok, liburan bawa anak. Repot banget katanya, padahal cuma ke Singapura,” ujar kawan saya suatu hari.

Liburan dengan anak, bagi keluarga yang sama sekali belum pernah bepergian, bagaikan tantangan besar. Ngurus anak di rumah aja repot, apalagi traveling?! Gila kali ya bule-bule itu bawa anak ke mana-mana. Mungkin itu pikiran semua orang.

Kekhawatiran terhadap anak itulah yang banyak membuat keluarga memutuskan untuk menunda liburan (jauh) hingga anak-anak mereka ‘sudah agak besar’. Sudah agak besar itu relatif, tergantung keluarga masing-masing. Ada yang artinya umur satu tahun, karena sudah bisa makan table food sehingga tidak terlalu repot mempersiapkan makanan pendamping ASI. Ada pula yang memilih usia sekitar 2 tahun karena anak sudah lebih lancar berkomunikasi dengan orangtuanya, dapat menyampaikan keinginannya. Atau, ada juga yang lebih suka menunda hingga anak usia SD sehingga bisa gendong ransel sendiri hahaha.

Nggemblok bayi dan nggandeng balita
Nggemblok bayi dan nggandeng balita

Kenapa sebagian orang cemas ketika akan liburan dengan anak? Biasanya takut anak rewel di jalan (terutama di pesawat), yang lain adalah khawatir anak sakit. Continue reading Liburan Keluarga Sukses dan Ceria dengan 7 Tips Ini