Stonehenge a la Sleman


Empat tahun yang lalu visa UK kami ditolak. Eh, maksudnya visa Puput, sementara visa saya dan Oliq yang hanya dependennya malah digranted. Ajaib to? Intinya kami gagal ke Inggris. Gagal juga pergi ke Wiltshire untuk lihat Stonehenge.

“Rasah gelo, Stonehenge ki cuilik kok,” kata teman saya yang pernah sekolah di Inggris. Biarpun katanya kecil, pengen lihat dengan mata kepala sendiri, kan?


Empat tahun berlalu nasib masih menjauhkan  kami dari Inggris. Lha kok ndilalahnya ada teman upload foto replika Stonehenge di Sleman. Dari penampakannya di foto kok lumayan. Sekadar buat foto-foto narsis.


Akhirnya suatu Minggu kami niatkan ke sana, melewati Jalan Kaliurang yang macet — fenomena jamak di Jogja kala akhir pekan panjang.



Stonehenge ini berada satu kompleks dengan The Lost World Castle yang pernah bermasalah dengan izinnya waktu itu. Sekarang sih sudah buka lagi dan masih diskon 75%.


Letaknya di Cangkringan. Kalau dari Jalan Kaliurang terus ke utara sampai Pakem baru belok ke kanan (sementara yang terus adalah menuju Kaliurang). Jalannya cukup mudah, hanya mengikuti jalan raya saja. Baru ketika sampai di Kamp Balerese, jalannya berubah jadi berbatu, rusak akibat erupsi Merapi 2015 lalu.


Kalau bingung tinggal setel GPS atau ikuti tour-tour dengan jeep yang banyak menuju ke sana. Saya baru tahu juga ternyata lokasinya tidak jauh dari Kopi Merapi yang pernah kami kunjungi.


Stonehenge Cangkringan ini sebenarnya hanya serpihan kecil dibanding kastil yang lebih terkenal. Banyak wisatawan yang bahkan tidak mampir dan langsung menuju kastil. Mungkin mereka juga tidak tahu ada spot yang lumayan instagrammable di sini.


Kami berhenti. Ongkos masuknya 7.000 per dewasa, gratis untuk anak-anak. Ternyata replikanya lebih baik lho dibanding ekspektasi saya. Lebih besar dan luas, asyik buat foto dengan anak-anak karena berrumput.


Oliq yang tertidur di mobil tadinya ogah-ogahan keluar. Ola yang baru bangun tidur juga minta gendong terus. Begitu sudah “panas” langsung pada berlarian minta foto dengan berbagai pose.

“Atung besal, atung besal,” kata Ola, patung besar. Dia memang sedang terobsesi dengan patung. Kalian jangan lantas menghakimi Simbok mengenalkan paganisme, ya.


Oliq sudah lari-larian dan memanjat batu-batu besar.


Replika Stonehenge ini sepertinya terbuat dari batu sisa letusan yang kemudian diperhalus dengan semen. Batu-batu besar yang berserak.dibiarkan otentik.

Rumput hijau dengan pemandangan hijau di belakang tampak seolah-olah kami benar berada di pedesaan Inggris. Siap menyambut bola Quidditch yang tiba-tiba melayang.


Cukup asyik karena tidak terlalu ramai jadi masih cukup mudah berfoto tanpa terlalu banyak photobomb.


Di pinggir ada beberapa warung berjualan minuman dan snack yang harganya lebih mahal dari di Indomaret. Tak apa kan keluar uang sedikit demi masyarakat sekitar yang mencari peruntungan?


Gerimis menitik dan terpaksa kami menyudahi sesi foto. Berlanjut ke kastil diiringi hujan yang semakin deras.

Pemanasan dulu di Stonehenge Cangkringan sebelum benar-benar ke Inggris.


DISCLAIMER: Status perizinan dan keselamatan (karena terletak di dalam kawasan berbahaya yang sebenarnya sudah tidak boleh dihuni) belum saya ketemukan lewat hasil Googling.

Advertisements

8 thoughts on “Stonehenge a la Sleman”

  1. Waaah kalian yg udh kemana2 msh ngalamin visa ditolak mba, eh suamimu mksdnya.. Duuuh aku jd ikutan jiper kalo mau apply nanti hahahaha…

    Kayaknya bolehlah, kalo mudik solo aku mampir ke sleman.. Mau foto ala2 stonehenge :p

    Like

    1. Itu kaya ada miskomunikasi gitu. Karena yg kasih reference perusahaan yg ga based di UK, padahal dia ngadain acara di UK. Jadi referencenya ga dianggep. Tapi anehnya aku malah granted padahal kan satu paket semua dokumennya. Nyesel dia ga apply tourist visa aja

      Like

  2. Nyahaha bener mbak anak2 suka terobsesi sama patung.. Anakku jg soale, segala patung seneng.. 😀 Cakep fotonya, miriiiip sama stonehenge.. Happy bgt semuanya, apalagi klo di stonehenge beneran yah.. Semogaaa OliqOla nanti bisa ke yg aslinyaa yaa..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s