Lotek Colombo Bu Bagyo, Harus Coba Kalau ke Jogja


Salah satu warung yang tidak pernah saya lewatkan kalau pulang ke Jogja adalah jajan lotek Bu Bagyo di seputaran Sagan. Ada yang belum tahu lotek? Kalau di Jakarta mirip dengan gado-gado gerobak (kalau di Jogja, gado-gado bumbu kacangnya matang, tidak perlu diulek, tinggal siram). Kalau di Jawa Barat mungkin mirip dengan rujak sayur.

image
Lotek Bu Bagyo

Harus diakui, khazanah per-salad-an Indonesia tidak kalah dengan dunia Barat. Bayangkan, salad dengan dressing bumbu kacang saja banyak ragamnya, antara lain.pecel (atau pecal), gado-gado, dan lotek ini. Serupa, tapi tidak sama persis.

Apa sih enaknya Lotek Bagyo sampai Simbok ngefans? Ehmm, perlu diluruskan bahwa yang ngefans bukan cuma Simbok tapi buanyaaaak orang lainnya. Nyatanya tempatnya tidak pernah sepi. Namun, walau ramai pengunjung, servisnya selalu memuaskan.

image
Staf pengulek lotek

Lotek ini termasuk makanan rakyat, isinya sayur-sayuran seperti bayam rebus, toge, kacang panjang, kubis, timun. Lauknya pun sungguh jelata: bakwan! Kurang ndeso opo, cobo? Satu porsi lotek Bagyo dengan bakwan dan kupat/nasi adalah 11 ribu. (Mohon diluruskan kalau harga sudah naik)

Murah kan?

“Lotek opo nganti 11 ewu koyo ngono, ning mbak e dalan serong kuwi ming 6 ewu!” kata Uti. Iyes, bro, sis, kalau di Jogja harga makanan apapun di atas 10 ribu itu hitungannya muahall.

Eaa, tapi Uti juga akhirnya paham kenapa mahal. Lha wong namanya sudah terkenal seantero Jogja, rasanya enak, dan porsinya naudzubillah — cocok buat yang habis ML 3x ngeblog 3 postingan sekaligus.

Lokasi warungnya strategis, tidak jauh dari mall Galeria. Tidak jauh juga dari Stasiun Lempuyangan. Tidak jauh dari Malioboro wong Halim dan Yofangga pernah jalan kaki sambil nenteng kresek isi tengkleng buat Simbok. Eh, itu sih mereka aja yang kurang gawean. Tapi bener bisa jalan kaki dari Galeria.

Kalau ke sana jangan pas makan siang karsna penuh sesak. Isinya mahasiswa semua. Lumayan sih isinya mahasiswa. Buat hiburan kalau bosen lihat pasangan.

image
Parkiran selalu penuh sesak, banyak yg bermobil juga

Ini nih alasan kenapa saya suka makan di Bagyo:

1. Loteknya enak, gado-gado enak tapi ga seenak lotek, Chinese foodnya juga enak banget. Favoritnya Delin: cap cay, ayam goreng mentega, cumi telur asin. Harganya seporsi cuma belasan ribu.

2. Harga terjangkau. Dan kalau kamu biasa tinggal di Jakarta atau kota besar lain, bisa dibilang harganya murah. Kalau kamu biasa tinggal di luar negeri muriiiiih bingits.

3. Loteknya customized. Jadi ga cuma bisa milih pedes atau nggak pedes tapi bisa bilang: lombok tujuh!

4. Walau ramai pelayanannya cepat karena staf pengulek loteknya banyak dan berjajar.

5. Antre cuma sekali. Ya, pelayanannya sangat efisien. Ibu yang jaga orderan pun sangat efisien. Jadi kita datang, pesan dengan cara tulis di kertas kecil yang disediakan. Misal: Simbok, 1 lotek kupat cabe 7, 1 lotek nasi cabe 3 bakwan dobel, 2 es jeruk. Langsung bayar di situ. Terus lanjut duduk manis (akan dicarikan tempatnya) atau duduk di bangku take away kalau bungkus. Seramai-ramainya nggak pernah nunggu lama banget. Nanti akan dipanggil: Simbooook! Itu pesanan kita udah beres dan karena udah bayar habis makan tinggal pulang.

6. Pesanan nggak pernah salah sepanjang saya pernah makan di situ.

7. Porsi banyak cocok buat anak kos-kosan atau yang punya perut karung.

8. Menu bervariasi, ada sate, es pisang ijo. Tapi tetep lotek juaranya.

9. Bakwannya krenyeskrenyes makanya banyak yang suka pesen bakwan dobel. Kalau Simbok biasa single aja karena porsi udah gila-gilaan.
10. Pelayanan pegawainya ramah dan efisien.

11. Lokasinya sentral, enak buat ketemuan.

image
Penampilan gado-gado

Lotek Bu Bagyo ini yang bikin kami mencipta istilah lotekdar bagi kalangan travel blogger karena kopdar udah terlalu mainstream.

Kok reviewnya positif semua? Ya enggak dong, ada drawbacksnya kok. Salah satunya adalah tempatnya yang sempit dan selalu ramai. Ga enak bawa anak, makanya saya bisanya ke sini tanpa Oliq dan Ola. Atau bungkus aja. Namanya juga warung, wajarlah tempatnya seadanya dan panas. Kalau mau tempat yang enak ya pakai standarnya The Emak Traveling Precils, nongkrongnya di Potato Head. Cuma habis 400 ribu kok. Dapet bonus diusir pula. *ngakak*

Nah di Bagyo walau ramai dan waiting list kita bisa santai cekikikan lama-lama. Ga ada yang bakal ngusir, paling nambah es teh manis aja. Seger tur tentrem.

Lotek Colombo Bu Bagyo punya beberapa cabang salah satunya di Terminal Condong Catur yang dekat banget rumah. Tapi, mbuh ya, saya tetep paling suka di headquarter-nya.

Advertisements

32 thoughts on “Lotek Colombo Bu Bagyo, Harus Coba Kalau ke Jogja”

  1. Makanan kalau sudah enak pelanggan mah datang sendiri ya Mbok. Iklannya cukup cetita dari mulut ke mulut atau blog ke blog seperti ini. Nama Colombo di depannya juga unik 🙂

    Like

  2. Wah, baru tau lotek jadi makanan yang cukup terkenal juga di Jogja. Di Jawa Barat, lotek ini juga ada, dan namanya pun lotek. Malah di Bandung banyak banget yang jual. Jadi penasaran rasa lotek di Jogja sana.. ML 3x dulu ya? 😂

    Like

    1. Lotek mah iya makanan jogja banget tapi kayanya agak beda sama bandung. Di bandung pakai kentang kan buat campuran bumbunya?

      Like

  3. Duuuhhhh kangen LOTEKDAR! *kirim sinyal ke peserta lotekdar*
    Asli lotek e Bu Bagyo iki enak, belum nemu lotek berbumbu kacang seenak iki, semoga nggak tersiar hossip warunge pake aji-aji sing bikin pelanggane kesengsem ya hahahaha.

    Like

    1. Ini di Sagan mbak, ya ga jauh banget sih dari Jl Colombo (yg deket Demangan kan?) Sekilo lah dari situ. Femes banget terutama buat para mahasiswa. Pernah ketemu ibu2 yg mau beli banyak buat dibawa ke semarang, coba. Sampai segitunya

      Like

  4. tak akoni lotek colombo bu bagyo cen uenak tenan mbok. marai kelingan ndek jaman aku kuliah mbiyen. walau nembe sekali makan ning sagan, tapi kebetulan mbiyen ning kantin kampus enek cabang e iki, favorit menu nek pas makan siang. tujumono. jaman semono durung nganti 10 ewu. 😀

    Like

  5. hahahah simbok bisaaa aja ngebandinginnya ama PH yg dibali itu ;D.. Ttadinya aku sdg ngantuk mbak, jd kebacanya lotek colombo bu baygon -__-..Ternyata bagyo ;p

    sebagai penyuka pedas banget dan sayur2an ijo, kyknya emg perlu aku coba lotek ini ^o^.. lgs kebayang pedesnya kalo cabe bisa kita pilih sendiri… eh, tpi kalo minta cabe 15 misalnya, harga naik ga mbok?

    Like

    1. Hooh encen enak isine mahasiswa kabeh wekeke berasa paling tuo nek maem ning kono. Iyo emg akeh sing ngertine lotek sagan

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s