Sisi Kelam Lomba Blog


Judulnya fantastis ya? Dan ditulis oleh blogger yang selama hidupnya baru ikutan lomba blog paling 10-15 kali — dan banyakan kalahnya hahahah. Bukan sok idealis nggak mai dapat trip gratis atau gadget baru, bukan, cuma saya ini blogger pemalas. Sumpah. Kalau pas ada ide yang pas dan ada waktu ya ikutan, kalau males melanda ya udah jadi pengamat aja hehe. Dan emang kebanyakan malesnya sih.

Fenomena semarak lomba blog bukan hal yang baru, sudah beberapa tahun menghiasi jagad dunia maya Indonesia. Semua diuntungkan. Blogger jadi punya banyak kesempatan untuk menangin ini itu, mulai dari barang remeh temeh macam merchandise hingga trip melanglang buana hotel bintang tujuh all expenses covered.

image


Perusahaaan yang mengadakan pun lebih lagi untungnya. Hanya dengan modal hadiah sekian juta bisa dapat promosi gratis dari para peserta. Promosi di blog mereka, link, segala macam share di jejaring sosial yang dimiliki para peserta. Belum lagi kalau peserta diwajibkan memasukkan banner dengan link hidup, belum lagi harus follow berbagai akun media sosial perusahaan. Apalagi nih, ada juga yang minta tag minimal sekian teman-temanmu. Byuuuh. Ikut lomba blog atau ikut kuis kok lebih repot daripada ngunduh mantu.

Kok perusahaan/brand repot-repot bikin lomba? Karena biayanya murah. Dan bukankah di jaman sekarang ini promosi di media sosial lebih berpengaruh daripada di media konvensional?

Kedua belah pihak untung. Simbiosis mutualisma.

Baca: Semarak Lomba Blog, Siapa yang Untung?

Ternyata tidak semua yang hingar-bingar itu indah, cantik, dan mempesona. Kadang ada duri-duri tajamnya. Bahkan banyak jebakannya juga sehingga peserta jadi menghalalkan segala cara demi menang.

Sekarang-sekarang ini banyak lomba blog (dan lomba foto di FB dan IG misalnya) yang tidak hanya menilai tulisan atau foto saja, melainkan faktor ‘ketenaran’ tulisan dan foto itu. ‘Vote’, ‘Likes’, ‘Retweets’ jadi variabel penentu kemenangan selain kualitas tulisan/foto. Nggak masalah sih, cuma bagi saya kurang elok ketika peserta bukannya bersaing secara jurdil (eaaaa) tapi malah pesertanya beli ‘Likes’, misalnya. Buat yang belum mudeng, ternyata beli Likes, beli followers Twitter itu sudah praktek yang umum lho hehe.

Pernah ngalamin lomba yang nggak pernah diumumin pemenangnya? Ada lho ada! Ada juga lomba tulisan diadakan oleh penerbit. Ketika pengumuman, panitia memberitahu bahwa tidak ada pemenangnya karena semua karya yang masuk tidak memenuhi standar. Huuuuu. Entahlah apa ada klausul ‘setiap karya yang dikirimkan menjadi hak panitia’. Kalau benar demikian, lebih zonk lagi dong. Jadi kepikiran, apa ini strategi ‘mencuri’ ide-ide tulisan? Kalau benar OMG nista banget. Mungkin tidak sejauh itu juga sih.

Sesungguhnya yang paling pahit adalah ikut lomba yang ternyata pemenangnya sudah ditentukan sebelumnya. BIG NO NO. Mungkin tidak selalu semuanya sudah ditentukan. Katakanlah pemenangnya 5 orang, ternyata 3 orang sudah ditentukan sebelumnya dan tinggal 2 orang lagi yang diambil dari peserta murni (bukan peserta kongkalikong kaya kingkong). Dan hal itu tidak pernah diberitahukan sebelumnya. Peserta ya tahunya yang menang 5 orang. Bukankah itu menjadi seperti mengambil hak orang lain? Ingat, semakin banyak mengambil hak orang lain, semakin banyak pula pintu rejeki yang tertutup Lebih pahit lagi kalau dari 5 pemenang ternyata lima-limanya udah ditentukan sebelumnya. ZONK. Yang kasihan kalau peserta murni harus keluar modal agar tetap dapat peluang untuk menang, misalnya wajib datang ke event tertentu. Kan udah korban waktu, tenaga, dll cuma dikasih imbalan uang transport dan makan siang. Cape deeeh!

Biasanya kalau kejadian seperti itu akan banyak yang mengkritik di media sosial tapi diabaikan oleh penyelenggara. Kadang memang bukan brand yang curang karena mereka sudah menyerahkan event pada agency. Well nggak semua agency kaya gitu juga sih. Banyak yang jujur dan profesional.

Tapi ada juga yang bayar buzzer buat promosiin lomba dengan ‘imbalan’ buzzer akan dapat bagian sebagai pemenang tapi sayangnya dengan cara memotong hak pemenang yang sebenarnya. Ada lho yang bilang itu praktek lumrah. Tapi lumrah belum tentu benar, kan? Korupsi lumrah, pungli lumrah, ngemplang pajak lumrah. Mau jadi bangsa apa kita ini?

Ada lagi yang sangat menyebalkan bagi pemenang lomba: hadiahnya nggak dikirim. Benar lho ada — banyak. Udah seneng-seneng menang lomba hadiahnya ga juga datang, sampai harus berkali-kali mengirim email kepada panitia. Ada yang lantas dikirim ada yang sampai setahun lebih tetap nggak dikasih. Ya cuma satu kata: kebangetan.

Ada lagi nih lomba blog yang sudah berjalan beberapa waktu. Nah tidak lama sebelum deadline tiba-tiba panitia mengumumkan bahwa lombanya batal. Yaaah, kan kasihan yang udah nulis dan submit.

Tapi, jangan patah semangat, itu hanya sebagian kecil kok. Masih banyak lomba yang jujur, adil, dan juga profesional penyelenggaraannya. Yang memang ‘kelakuannya’ buruk, diblacklist saja, jangan diikuti kalau mereka melaksanakan event serupa.

Ayo berkompetisi secara sportif.

Silakan share kalau temen-temen punya pengalaman unik ikut lomba blog πŸ™‚

 

Advertisements

104 thoughts on “Sisi Kelam Lomba Blog”

  1. Mbok aku setujuh ama tulisan ini! Aku mah cm pengamat tapi tau lah banyak lomba yang serong sana serong sini..aku yang ngamatin aja kesel apalagi klo ikutan. Yikes, bikin malesss ikut! Pernah iseng ikutan lomba foto, trus katanya sih menang, hadiahnya cuma tumbler tp mosok ga dikirim, malah suruh ngambil ke officenya yg di Jakarta. Yaelah mak wong yo mung tumbler mosok kudu ke Jakarta…ra niat tenan.

    Like

    1. Yen misale yo gy, aku ning prancis ngono. Njuk hadiahe cowek karo munthu kudu njupuk nang londo. Wih langsung taklakoni. Ha nek ming tumbler yo emoh wekekek

      Like

  2. Mungkin memang benar, yang gratis selalu dicari, makanya kelakuan penyelenggara lomba kadang nyeleneh :hihi. Saya tipe orang yang jarang ikut lomba karena kadang bingung bagaimana menulis sesuatu menuruti kehendak orang lain selain saya si penulis :haha. Tapi saya setuju, masih banyak orang yang baik dan memang niat kalau menyelenggarakan lomba.

    Like

    1. Memang lebih baik pilah-pilah dan tidak berharap banyak. Tapi byk juga jawara lomba blog yg memang tulisannya bagus, foto bagus dan kelihatan banget usaha kerasnya. Makanya menang teruz.

      Liked by 1 person

  3. Pelajaran juga buat kita blogger untuk pilah2 dan ikutan lomba mana yang emang bener2 bisa menguntungkan semua pihak ya kak πŸ˜€

    Like

  4. Kalau lomba sih seringnya g ngeh kLau ada pemenang titipan
    Ikut lomba blog biasanya buat sekali menyelam minum capucino cincau
    #eh
    Maksdnya supaya postingan bertema gitu πŸ˜€
    Tapi bener juga merugikan klau pemenangnya sudah ditentukan ya ga adil.namanya

    Tapi kalau penerimaan pegawai saya pernah mengalami dan Sedih sekali 😦

    Like

  5. Bener loooohhhh aku itu bener benerrrrrr penasaran sama blogger yg jadi pemenang tapi sekaligus jadi bagian konspirasi lomba itu *oalah bahasaku nganeh meneh

    #PrayForNurani hwhw
    “Noooh nooooh ikutan lombanya, gue mah tinggal ongkang kaki, lha wong gue yang menang”

    Meh!

    Liked by 1 person

  6. Jadi inget rumpian kita di DM-DM Twitter 2 tahun lalu, Mbok.
    Yang penyelenggara awalnya ngumumin akan ada 50 finalis. Faktanya, mereka cuma ngambil 26 finalis, itu pun ga jelas blognya para finalis apa aja dan postingan mereka seperti apa.Usut punya usut, ternyata mereka semua blogger femes yang sering menang lomba *Oh, panteeeesss!* Dari situ, jadi ngebleklist si penyelenggara.

    Trus, tahun kedua pas mereka bikin lomba serupa, sudah males ikutan. Eh, ternyata ada 3 temanku yang ikutan, lolos jadi finalis, dan datang ke acara final. Di situ mereka ramai-ramai menelan pil pahit karena ternyata yang lolos nganu *sudahlah ya ga usah disebutin, sudah jadi rahasia umum*

    Liked by 1 person

    1. hallo mbak dian, kayaknya aku tahu yang ini, soalnya aku salah satu dari 26 itu weheeh, tapi aku bukan bolgger femes mbak, mungkin faktor bejan, emang sebagian besar kayaknya orang femes, tapi waktu itu emang belum kenal perbloggeran masih newbie.

      Like

      1. Berarti direvisi dikit ya mbak Suci >>>> dari 26 itu sebagian besar blogger femes :p Hehehehe

        Wah! Kalau faktor bejan, berarti aku ora bejo ya mbak ^_^
        Alhamdulillah enggak bejo untuk lomba yang ini, dan ketiban bejonya untuk lomba yang lain (yang alhamdulillah sportif jurinya)

        Like

      2. Ini lomba apa yg diomongin? Lomba yy bojoku menang ya padahal baru kali itu ikut lomba blog dan follower twitter cuma 38 doang. Bojoku bejo banget yaaa berarti sebejo dia mendapatkan aku.

        Like

      3. bukan yang itu, tapi yang sesudahnya lomba itu, dan sebelum lomba yang nganu

        Eh kalo mas Puput waktu itu sih lebih dari sekedar bejo mbak. Tulisan e apik jeh. Jadi layak lolos 5 besar dan menang πŸ˜†

        Like

      4. ada mbak. Yang isi tulisannya wikipedia banget, cuma bbrp paragraf, tapi lolos 50 besar tp ga lolos final hehehhe

        Like

    2. saya kyaknya tau mana yg dimaksud, sy lolos juga yg 26 org itu, tapi memang ga sesuai perjanjian harusnya yg menang 50 org. trus waktu pengumuman, di web kan tulisannya ada pemenang 6-10 dapat hp esia, pas diumumin cuman sampai juara 5.

      kalau analisa saya sih, mungkin karena acaranya besar, jadi acaranya kemungkinan dananya dikhawatirkan kurang, saya aja dapat tiket PP garuda makassar-jakarta, trus diinepin juga semalam di hotel.

      Like

  7. Hahahaha, nunut ngakak, Mbok. Secara pernah jadi bagian dari gerombolan sakit encok setelah nyusun tulisan sekian ribu karakter dan ternyata pemenangnya udah ditentuin sebelumnya. Wooohhh, tempe bongkrek bosoookkk ..

    Tapi ya sudahlah, apalah makna dari seorang blogger pemalas kaya saya ini, yang nulis cuma buat menuhin passion, sementara yang lain nulis demi sebongkah berlian. Hihihihi .. πŸ˜€

    Like

    1. Alhamdulillah sudah pernah menang lomba. Kalau jalan gratis memang milih enggak karena punya balita. Sekian dan matur tengkyuh πŸ˜‰

      Like

  8. Kasi contoh dong lomba apa aja yg casenya seperti yg kamu tulis…

    Saya sih sdh beberapa kli ikut lomba, ada yg menang ada yg kalah. Alhamdulillah sih gk pernah merasakan apa yg kamu tulis di atas. Mudah2an sih gk bakalan.. amit2

    Like

  9. Aku pernah tu mba ikut lomba blog tapi ngga diumumin pemenangnya, online shop terkenal loh yang ngadain, gedek aku -_- . tapi kemarin lihat lagi ke web mereka masih berani ngadain lomba dgan hadiah jutaan, padahal yg hadiahnya cuma ratus ribuan aja gk ada jelasnya hahaha :v .

    Like

  10. Kasi contoh dong lomba apa aja yg casenya seperti yg kamu tulis…

    Saya sih sdh beberapa kli ikut lomba, ada yg menang ada yg kalah. Alhamdulillah sih gk pernah merasakan apa yg kamu tulis di atas. Mudah2an sih gk bakalan.. amit2

    Like

  11. Dulu gregetan lihat lomba mobil-mobilan yang pemenangnya kok buzzer semua. La trus kok nemu lomba yang nulis nasi ama restoran waralaba wae iso menang lomba yang hadiahnya ke pulau seberang. Samting werong terong nih. Antara pinter yang dibayar jadi buzzer atau produk pembikin lomba yang mbayar. Ahsudahlah dunia yang iyaiyalah memang kudu terus dinyinyirin biar pembaca sadar dan bisa membedakan mana yang salah mana yang benar πŸ˜€

    Like

      1. Kalo ngga koloran gondal,mgandul. Laris mbok tulisannya…. Banyak yg silentbreader tuh, lalu bikin status… Nyinyir…. Ya kalo ngga mau dinyinyirin kembali ke jalan yang benar, jadi blogger baik baik. Jangan binal, suka ndremis…. *lalu aku dibenci semua blogger ndremis

        Liked by 1 person

  12. Arep ora komen kok gatel. Alhamdulillah pernah ngerasain beberapa yang simbok tulis.

    Berhubung aku anake suka penasaran, masih pengen menjajal lagi lain kesempatan. Ijik penasaran ceritane. Nek kalah meneh yowis marem πŸ˜€

    *ngemil lunpia udang*

    Like

  13. *ambil popcorn*
    *sampe obesitas*

    Aku yo ra nduwe gambaran yg mana itu yg lomba bermasalah atau ngga. Kecuali lomba yg 1 itu. Sudah terlalu menikmati jauhnya hiruk pikuk dunia travel blogger yg dramanya ngalahin Maria Cinta Yang Hilang dari penjuru barat negeri.

    Liked by 1 person

  14. hiks…
    smoga terhindar deh dr yg begituan..
    tp kalau sdh ketemu yg begitu en daku kagak tau bin kagak nyadar, ya udehlah, serahkan pada Allah Swt. aja, biar disikat sekalian..nyonyor nyonyor dah

    Like

  15. Hihi pernah denger yang kaya begini mbok, Yo emang ngga pantes ya kalo udah ketahuan buzzer dimenangin, skenarionya kurang oke ah hihihi. Oya aku juga agi nunggu hadiah tipi dari kuis nih lama banget belum dikirim2 hiks

    Like

  16. Aku pernahnya bukan ikut lomba blog sih yang digituin, tapi lomba bikin semacam travel plan, lucunya pemenangnya gak boleh dikenal sama jurinya, lha piye padahal aku kenal :))

    Terus pernah juga ikutan lomba bikin perjalanan impian, eh yang menang penyiar radio sama sosialita. Haha.

    Kalau lomba blog, ya kadang menang kadang kalah.

    Like

  17. kemarin ada juga yang nulis kayak ini mbak, tentang lomba yang ternyata yang menang si anu, tapi aku masih penasaran penyelanggara yang mana itu. Eh malah suruh kepo sendiri di medsos, he..

    Like

  18. Pokoknya ini tulisan “makjleb” banget πŸ˜€
    Ada juga yang lomba katanya pemenangnya di publish, eh taunya nggak dipublish, terus persyaratan maksimal 1000 kata kadang pemenangnya tulisannya 1300 kata dll. Entahlah πŸ˜€

    Aku juga ikutan kalo lagi mood nulis, atau postingan terakhir waktunya bareng dengan durasi waktu yang ditentukan πŸ˜€

    Like

  19. Ini kemarin sempat ada yang ngomongin dan aku bengong. Buta sama sekali. Aku ni anaknya agak kurang gaul sama dunia politik blogger-buzzer-agency-brand nih. Hiks. 😦

    Like

  20. mbok, aku pernah ikutan lomba yang nyelenggarain itu dari Bagian Pemerintah yang katanya mengayomi masyarakat. Diaturan gak jelas,, katanya cuma 2000karakter, dikit amat untuk sebuah “artikel”. kita tanyain ke admin apa bukan 2000 kalimat?,,eh nngak ada jawabn, terus kita udah ngikutin aturan yak,, Oke fix, 2000karakter. Weladalah, yang menang itu ya lebih dari 2000karakter, pengumuman telat, yang menang itu ternyata ya sekitaran metro jaya. wkwkwkw…

    Like

  21. Sekitar dua bulan yang lalu, ada salah satu perusahaan telekomunikasi mengadakan lomba blog untuk para usernya, tetapi info soal lomba tersebut baru disebarkan jam 9 pagi, dan lombanya ditutup jam 11 siang di hari yang sama.
    Saya lupa itu di hari apa, yang jelas weekdays, kan engga semua blogger itu full-time blogger πŸ˜€

    Like

  22. tarakdungcess banget ni postingan. hahahaa…

    pernah ngalamin juga gk mak, udah menang, disuruh ambil hadiah ke kantornya, hari dan jam sudah ditentukan…kita datang on time, eh orang di sana belagak gk kenal, nanya2 curiga sama kita, malah sampe ngomong, “Hadiah lomba apa ya?”
    pas bilang udah janjian sama si anu, si anunya lupa udah janjian sama kita buat nyerahin hadiah.
    nyakitin banget, pemenang lomba diperlakukan kayak org minta2. padahal kita ke sana mau ambil hak kita.

    Like

    1. Itu ada temen menang hadiah tumbler ga mau ngirim disuruh ambil di jakarta. Padahal orgnya di jogja. Lhaaa ga niat bener ngadain lombanya. Nagih via email sering ga mak, kan sering banget menang yak?

      Like

      1. jiahahahaaa, ngambil tumbler modal tiket pesawat :))))
        aku sering ikut lomba mak, tapi banyakan kalahnya hahahaa
        pernah juga nagih via email, tapi biasanya sih langsung direspon…

        Like

    1. Klo pengalamanku harusnya 2 mingguan cukup kali ya. Wah kurang tau berapa lama. Tapu klo udah sebulan lebih mending ditagih deh

      Like

  23. iyaaaaaa bangeeeeeeettttt…
    dan aku baru2 ini mengalaminya, mending ya kalau ada konfirmasi mau dikirim tanggal sekian atau apalah gitu…
    ini mah ga ada kabar berita, sampai akhirnya yang tadinya gak mau email karena takut dikira minta2 gitu ya aku email juga buat ngingetin…
    tapi ya Alhamdulillah dikirim juga, ini melupakan atau lupa sih ya sebenernya hehehe…
    ah entahlah, hanya mereka dan Tuhan yang tahu πŸ˜€

    Like

  24. setuju mbak.. trik marketing murah ini.. apalagi disuruh pasang banner macem-macem.. enak aja gratisan pasang widget produk beberapa hari.. yang iklan nggak jelas aja ada bayarannya.. malah bisa-bisa disuspend wordpress lha wong melanggar ToS.. makanya males ikut lomba beginian.. πŸ˜‰

    Like

  25. Reblogged this on kankkunk – blognya nbsusanto and commented:
    setuju! trik marketing murah ini.. apalagi disuruh pasang banner macem-macem.. enak aja gratisan pasang widget produk beberapa hari.. yang iklan nggak jelas aja ada bayarannya.. malah bisa-bisa disuspend wordpress lha wong melanggar ToS.. makanya males ikut lomba beginian.. πŸ˜‰

    Like

  26. Iya nih bener mbak. Saya juga pernah ikutan, sudah seneng banget karena semua juri komen dan memberi sanjungan atas tulisan saya, tapi alhasil kalah 😦 . Rasanya itu kayak diangkat ke lantai 10 terus dijatuhin ke lantai dasar. “Braakkk” nyesek banget.

    Like

  27. Ehehe ketemu banget artikel kyk gini yang lagi aku cari. Baru agak rajin nulis dari setahun yang lalu, pengen juga ikutan lomba pengen mencoba peruntungan spertinya ngeliat blogger femes ada yang dapet jalan2 gratis itu enak banget ya..rajin searching lomba tpi klo baca syaratnya harus promoin produk penyelenggara, cara nulis dan tema diatur itu aja udah bikin males dan bener ngelirik posting yang udah ada duluan..eh jiper sm blogger femes…hehehe..finally merasa klo jalan2 pake modal sendiri lebih juwara lah krn hasil banting tulang πŸ˜€

    Like

  28. Pernah ikutan satu dua lombs alhamdulillah menang semua dan benar2 gak ada masalah yang disebut diatas. Memang milihnya juga harus pakai perhitungan dan sesuai konten blog. Jadi benar-benar simbiosis mutualisme..

    Like

  29. Saya sendiri biasanya selektif memilih lomba. Yang pertama dari pemilihan topik (tidak keluar dari niche blog), yang kedua penyelenggara, yang ketiga peluang (sadar diri, hehe)

    Cuma kalo yang banyak2an Like atau Vote terus terang saya mundur.
    Alhamdulillah ikutan beberapa, ada juga yang menang.

    Masalah promo gratis ya kdg konsekuensi sih, ky dibilang tadi, simbiosis πŸ˜€

    Like

  30. aku dua kali jadi korban lomba blog di kanal yg sama. pertama ikutan lomba yg hadiahnya trip & uang 10 juta, setelah pengumuman ini –> (http://log.viva.co.id/news/read/459321-inilah-5-finalis-lomba-blog–neo-sumpah-pemuda-) nggak ada kabarnya lagi. boro2 10 juta, tripnya aja nggak jelas entah kapan.

    msh belum kapok, tahun berikutnya ikut lomba mobil2an, masuk jadi finalis dan terpilih sbg korban. bwahhaha..

    sampai sekarang msh ogah ikutan lomba di kanal itu lagi

    Like

  31. aku polos bgt apa ya…. baru tau ttg lomba yg udh ditentuin pemenangnya :D… tapi aku juga jrg mba ikut2 lomba , apalagi bnr tuh, yg syaratnya banyak bgttt, hrs tag temen2 lah, harus ini itu, hadeuuuhhh, biasanya ga aku ikutin πŸ˜€ dan aku tipe mau ikutin lomba kalo memang mood utk ikutan lg bagus :D.. walo hadiahnya WOW bgt sekalipun, kalo memang ga mood, ya aku ga ikut ;p..

    Like

  32. Yang KURANG AJAR itu biasanya yang menipu dan berkedok. Contohnya lomba seo yang berkedok lomba blog. Di pengumuman lombanya sih lomba blog, tapi penilaianya ternyata lomba seo. Korbanya ya pemburu lomba blog. Bukan hanya ndak bisa menang, tapi ndak di kasih kesempatan buat menang

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s