17 Wisata Gratis di Kuala Lumpur, Malaysia


KL memang sudah menjadi tujuan wisata favorit bagi banyak orang Indonesia. Banyaknya penerbangan murah dari berbagai kota di Indonesia adalah pemicu utama, di samping banyaknya pilihan wisata dan kemiripan budaya serta bahasa yang menjadikan kota ini ramah bagi banyak wisatawan Indonesia. Asyiknya lagi, kota ini juga menawarkan banyak tujuan wisata gratis yang layak Anda kunjungi. Berikut pilihannya :

Petronas Twin Tower alias Menara Berkembar Petronas, ikon utama kota KL
Petronas Twin Tower alias Menara Berkembar Petronas, ikon utama kota KL

1. Petronas Twin Towers – KLCC

Belum lengkap kunjungan ke KL tanpa kunjungan ke menara kembar tertinggi di dunia yang sekaligus kantor pusat perusahaan minyak Malaysia, Petronas. Pada umumnya, para turis akan berfoto dengan latar menara kembar dan berkunjung ke galeri petronas di lantai basement, di dekat pintu masuk ke jembatan udara / skybridge.

Bertiga di depan Petronas Twin Towers
Bertiga di depan Petronas Twin Towers

Pada malam hari, menara ini lebih indah dengan tatanan lampu yang megah, dan pastinya halaman depan menara ini penuh sesak para turis dari berbagai negara. Tentu saja, kalau masuk ke skybridge Anda harus membayar, tapi kalau hanya berkunjung ke galerinya, gratis. Disini, Anda juga bisa mengunjungi mal paling ramai di KL yaitu Suria KLCC dan menikmati atraksi air mancur sembari menghirup kesegaran udara hutan kota di taman KLCC. Taman ini juga menyediakan jogging track lengkap dengan pancuran air siap minum. Ada juga playground yang cukup luas, cocok untuk Anda yang membawa anak-anak. KLCC bisa dijangkau dengan kereta LRT Kelana Jaya Line dan berhenti di stasiun KLCC.

  1. Menara KL
Menara KL alias KL tower dari bawah
Menara KL alias KL tower dari bawah

Ikon selanjutnya adalah Menara KL. Seperti halnya menara kembar Petronas, untuk naik ke atas tentu Anda harus membayar, namun kalau sekedar berfoto di tamannya dengan latar menara KL tentu bebas biaya. Sering kali ada even di halaman Menara KL yang terbuka untuk umum, dan pastinya gratis. Menara KL bisa ditempuh dengan LRT Kelana Jaya Line dan turun di stasiun Dang Wangi, lalu berjalan kaki selama 15 menit. Bisa juga dengan monorel dan turun di stasiun Bukit Nanas, dilanjutkan berjalan kaki selama 10 menit.

  1. Bukit Bintang
Salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Bukit Bintang, KL
Salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Bukit Bintang, KL

Ini adalah pusat jual beli papan atas di KL. Kalau mau cari tas seharga motor atau mobil, disinilah tempatnya. Tentu saja, kalau mau beli barang-barang eksklusif pasti tidak gratis, yang ada malah bikin bangkrut, tapi Anda bisa menikmati suasana trotoar dan mall-mall yang menyenangkan di sini. Banyak turis yang datang ke sini hanya sekedar jalan-jalan dan foto-foto tanpa membeli suatu barang. Bukit Bintang bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari KLCC selama 15 menit atau naik monorel tujuan stasiun Bukit Bintang.

  1. Jalan Alor

Di malam hari, jangan lewatkan pusat kuliner jalanan paling happening di Jalan Alor, masih di sekitar Bukit Bintang. Ulasan lebih lengkap bisa dilihat di sini. Kulinernya sih gak ada yang gratis, tapi Anda pasti akan terkesan dengan kemeriahan suasana di sana. Mayoritas penjual di sini adalah etnis Cina Malaysia dan kebanyakan makanan yang dijual non Halal. Tapi, tetap ada warung halal kok di sini, biasanya yang penjualnya orang Melayu.

  1. Masjid Jamek
Masjid Jamek, masjid tua berarsitektur klasik nan cantik
Masjid Jamek, masjid tua berarsitektur klasik nan cantik

Salah satu masjid kuno di KL dengan arsitektur unik ini selalu menarik menjadi obyek foto. Saat saya sholat di sini, imam masjid ini ternyata buta, namun suaranya sangat indah. Oya, jangan lupa gunakan pakaian yang sopan kalau mau berkunjung ke masjid ini, kalau tidak Anda tidak diperbolehkan masuk ke dalam kompleks masjid. Masjid ini juga ditutup untuk umum saat waktu sholat. Tapi kalau Anda muslim, sempatkan sekalian sholat di masjid legendaris ini. Masjid ini terletak persis di seberang stasiun LRT Masjid Jamek yang menjadi stasiun pertukaran laluan Kelana Jaya dan laluan Ampang.

  1. Jalan Masjid India
Jalan Masjid India, pusat belanja tekstil kaki lima yang murah meriah
Jalan Masjid India, pusat belanja tekstil kaki lima yang murah meriah

Setelah keluar dari Stasiun Masjid Jamek, Anda juga bisa berkunjung ke Jalan Masjid India. Jalan ini terletak persis di sebelah Stasiun Masjid Jamek. Lokasi ini seperti pusat lapak produk tekstil murah, souvenir, dan barang-barang imitasi alias KW. Ada berbagai tudung alias kerudung, baju muslim, maupun kaos-kaos bertema KL dan Malaysia. Semua dengan harga murah, tentu harus dengan tawar-menawar. Kalau hanya sekedar menikmati suasana pasar yang hangat, Anda tak perlu keluar sepeser pun di sini.

  1. Dataran Merdeka – KL City Gallery
Miniatur kota KL di dalam KL city gallery, Dataran Merdeka
Miniatur kota KL di dalam KL city gallery, Dataran Merdeka

Tempat ini merupakan lapangan luas dengan tiang bendera tertinggi se-Asia Tenggara. Dataran merdeka merupakan pusat pemerintahan KL pada masa pendudukan Inggris, tak heran banyak bangunan-bangunan tua peninggalan Inggris yang masih terjaga dengan baik. Diantara bangunan-bangunan tersebut adalah Bangunan Sultan Abdul Samad, Katedral St Mary the Virgin, dan Perpustakaan Kuala Lumpur. Disebut Dataran Merdeka karena tempat ini merupakan lokasi deklarasi kemerdekaan Malaysia. Yang paling menarik di sini  sebenarnya adalah KL City Gallery, yang di dalamnya terdapat foto-foto sejarah KL dan miniature kota KL. Tapi untuk melihat miniature kota KL, Anda harus membayar tiket RM 5 yang diganti dengan voucher belanja bernilai RM 5 juga. Jadi sebenarnya biaya masuknya gratis, hanya saja Anda “dipaksa” membeli souvenir minimal senilai RM 5. Jangan khawatir, ada kok souvenir yang harganya RM 5 atau kurang.

I Love KL logo, jangan lewatkan foto selfie di sini
I Love KL logo, jangan lewatkan foto selfie di sini

Yang juga tak boleh dilewatkan adalah tulisan I Love KL di depan KL City Gallery, yang menjadi ikon foto wajib kalau berkunjung ke KL. Pada saat akhir pekan dan musim liburan, Anda harus bersabar mengantri foto di ikon ini. Dataran Merdeka bisa dijangkau dengan LRT Kelana Jaya Line dan turun di stasiun Masjid Jamek, dilanjutkan jalan kaki 10 menit.

  1. Masjid Negara
Menara Masjid Negara, masjid milik pemerintah yang berarsitektur modern
Menara Masjid Negara, masjid milik pemerintah yang berarsitektur modern

Sesuai namanya, masjid ini adalah masjid milik pemerintah, atau biasanya disebut kerajaan. Arsitekturnya beraliran modern, banyak sudut-sudut tajam di atapnya, membuatnya beda dengan kebanyakan masjid di Malaysia. Masjid ini juga terbuka untuk turis, namun mereka diwajibkan mengenakan jubah bila tidak menutup aurat. Karena letaknya yang dekat dengan Dataran Merdeka, hanya sekitar 10 menit jalan kaki, masjid ini selalu ramai pengunjung. Anda juga bisa menuju masjid ini dengan bis GoKL.

  1. Stesen Kuala Lumpur – Ibu Pejabat KTM Berhad
Stesen Kuala Lumpur, berarsitektur stasiun eropa di masanya
Stesen Kuala Lumpur, berarsitektur stasiun eropa di masanya

Sebagai bangunan peninggalan Inggris, arsitektur stesen – stasiun dalam Bahasa Malaysia – ini mengikuti arsitektur stasiun kereta api pada masanya. Dari luar, bangunannya tampak klasik dan berwibawa, sementara bagian dalam mengingatkan saya akan Stasiun Tugu Yogyakarta dengan pilar-pilar besi yang bernuansa klasik.

Ibu Pejabat alias Kantor Pusat KTM Berhad, persis di seberang Stesen Kuala Lumpur
Ibu Pejabat alias Kantor Pusat KTM Berhad, persis di seberang Stesen Kuala Lumpur

Sementara itu, di seberang Stesen Kuala Lumpur terdapat Ibu Pejabat – kantor pusat dalam Bahasa Malaysia – KTM Berhad (Keretapi Tanah Melayu, PT KAI-nya Malaysia) yang tak kalah cantiknya. Ibu Pejabat KTM Berhad terletak di sebelah Masjid Negara. Stesen Kuala Lumpur juga bisa dijangkau dengan LRT laluan Kelana Jaya dan turun di stasiun Pasar Seni, dilanjutkan berjalan kaki melalui jembatan penyeberangan di atas Sungai Klang sejauh kira-kira 15 menit.

  1. Taman Tasik

Tempat ini bisa dibilang Kebun Raya Bogor-nya KL. Tak hanya berupa hutan kota saja yang berusia ratusan tahun, banyak museum-museum dan taman-taman tematik yang menarik di dalam Taman Tasik. Yang paling terkenal adalah Taman Burung KL, namun tentu saja tidak gratis. Salah satu yang paling menarik buat saya adalah Orchid Garden alias Taman Anggrek yang menyimpan banyak koleksi anggrek yang cantik, dan asyiknya biaya masuknya gratis.

Salah satu anggrek di Taman Anggrek, Taman Tasik
Salah satu anggrek di Taman Anggrek, Taman Tasik

Ada pula planetarium negara yang menyimpan berbagai obyekmenarik seperti jam matahari dan miniature bangunan kuno yang dibuat berdasarkan prinsip astronomi seperti Stonehenge yang terdapat di Inggris.

Jam Matahari di Planetarium Negara, Taman Tasik, KL
Jam Matahari di Planetarium Negara, Taman Tasik, KL

Ada pula museum yang didedikasikan untuk PM Malaysia yang pertama, Tun Abdul Razak. Pastinya, ada pula lokasi tanah lapang dan playground yang menjadi tempat rekreasi favorit keluarga Malaysia di KL. Anda berjalan kaki dari sini setelah Masjid Negara, maupun berjalan kaki selama 20 menit dari Dataran Merdeka.

  1. Pasar Seni

Kalau Anda berniat berburu souvenir, di sinilah tempatnya. Suvenirnya tentu tidak gratis, tapi meski Anda tidak berniat belanja souvenir, jangan lewatkan obyek yang satu ini. Anda akan dimanjakan dengan pemandangan kerajinan tangan yang unik-unik dan suasana pasar souvenir yang menyenangkan. Pasar ini mudah dijangkau dengan LRT laluan Kelana Jaya dan turun di stasiun Pasar Seni.

  1. Jalan Petaling

Terletak tak jauh dari Pasar Seni, hanya 5 menit jalan kaki, Jalan Petaling adalah kawasan Pecinan (China Town) yang menjadi rujukan bagi turis yang mencari souvenir dan berbagai barang KW. Di sini, hampir semua penjualnya adalah warga Cina Malaysia, namun umumnya mereka bisa bahasa Melayu maupun Inggris, disamping bahasa Mandarin atau Kanton. Layaknya pasar, Anda harus siap menawar untuk mendapatkan harga terbaik. Harga souvenir disini sedikit lebih murah dari Pasar Seni, namun tempatnya lebih padat dan ramai. Kalaupun tak berniat belanja, jangan lewatkan kemeriahan tempat ini, apalagi saat Tahun Baru Cina atau Imlek, dijamin sangat meriah.

  1. Kuil Sri Mahamariamman

Kuil ini adalah tempat peribadatan kaum India Hindu Tamil tertua di KL. Terletak di ujung Pecinan, tak jauh dari Pasar Seni dan Jalan Petaling, arsitektur kuil ini memang cantik dan unik, dihiasi patung-patung Dewa-dewa sesuai kepercayaan Hindu Tamil. Yang khas dari kuil ini adalah menara gapura setinggi 22 m yang disebut gopuram. Pada masa perayaan Thaipusam, para pemuja akan berjalan kaki dari kuil ini menuju kuil Batu Caves dengan membawa hiasan-hiasan megah dengan badan ditusuk-tusuk logam.

  1. Kuil Batu Caves
Ribuan orang memadati Batu Caves, sementara para pemuja menuju kuil di dalam gua melalui 272 anak tangga
Ribuan orang memadati Batu Caves, sementara para pemuja menuju kuil di dalam gua melalui 272 anak tangga

Ini adalah kuil Hindu Tamil yang paling terkenal di Malaysia, dimana terdapat patung Dewa Murugan setinggi 42 m yang berlapis emas dan menjadi patung Dewa Murugan tertinggi di dunia. Terletak di tebing batuan kapur, pengunjung harus menaiki anak tangga sebanyak 272 buah untuk mencapai tempat pemujaan. Pada saat festival Thaipusam, area kuil ini menjadi sangat ramai bagaikan di India. Para pemuja akan datang diiringi musik dan tarian persembahan kepada para dewa. Kuil ini mudah dicapai dengan KTM Komuter dari KL Sentral dan turun di stasiun Batu Caves, persis di sebelah kuil.

  1. Brickfield, KL Sentral

Awal mulanya, brickfield adalah kampung pembuat batu bata. Namun kini, brickfield identik dengan Little India. Di sini, Anda akan merasakan nuansa seperti di India. Bau kari yang tajam mudah tercium dan musik-musik khas India akan terdengar mengiringi langkah kaki Anda. Anda cukup berjalan kaki selama 10 menit dari stasiun KL sentral yang menjadi stasiun pusat (transportation hub) dari segala moda transportasi di KL.

  1. LRT (Light Rapid Transport) dan Monorail
Suasana dalam LRT Kelana Jaya Line, KL
Suasana dalam LRT Kelana Jaya Line, KL

LRT dan monorail adalah sarana transportasi andalan public KL yang sekaligus cara terbaik untuk melihat KL lebih dekat. Lho, apa beneran gratis? Enggak sih, Anda harus tetap bayar kalau naik kereta LRT maupun monorail. Tapi, ada trik khusus kalau Anda ingin berkeliling naik LRT / monorail tanpa keluar stasiun. Sekedar info saja, baik LRT maupun monorail, menerapkan system token untuk pembayaran, jadi selama Anda tidak keluar dari stasiun, Anda tidak dikenakan biaya. Nah, jadi kalau Anda ingin merasakan naik LRT sekaligus melihat keindahan kota KL, Anda tinggal naik dan turun LRT di stasiun yang sama, cukup beli token untuk jarak satu stasiun saja. Misalnya Anda naik dari KLCC, cukup beli token ke Ampang, harganya hanya RM 0.70 alias sekitar Rp 2500. Lebih murah dari ongkos naik metromini. Oya, ada 2 line LRT di KL, yaitu Kelana Jaya Line (Kelana Jaya-Gombak) dan Ampang Line (Sentul Timur – Ampang / Sri Petaling). Yang paling menarik adalah Kelana Jaya Line karena kereta ini otomatis tanpa masinis dan rutenya ada yang berupa jalan layang (elevated) dan bawah tanah (underground). Kalau Anda naik dari KLCC, Anda bisa naik sampai Gombak, kemudian ikut kereta arah sebaliknya (kadang kala keretanya sama) sampai Kelana Jaya, lalu ikut kereta sebaliknya lagi, baru turun di KLCC lagi. Lebih asyik kalau berdiri di tempat masinis sembari menikmati keindahan kota KL. Oya, kalau mau naik dua line sekaligus juga bisa, Anda cukup turun di stasiun Masjid Jamek, lalu berpindah kereta tanpa perlu keluar dari stasiun, tidak perlu membayar lagi alias gratis. Namun kalau pindah ke monorail, Anda harus keluar dari stasiun Dang Wangi atau KL Sentral dan membayar lagi untuk naik monorail. Triknya sama kalau mau naik monorail, cukup beli token untuk jarak satu stasiun, lalu naik sampai stasiun akhir dan ikut kereta sebaliknya, lalu turun di stasiun yang sama dengan saat naik. Oya, kalau Anda ingin menikmati kereta ini, sebaiknya hindari jam sibuk yaitu jam 07.30-09.00 dan 17.00-18.30

  1. GoKL bus
Bus GoKL yang tengah berhenti di halte KLCC
Bus GoKL yang tengah berhenti di halte KLCC

Berbeda dengan LRT atau monorail, bus ini memang benar-benar gratis. Ada 4 rute yang saling bersinggungan dan melewati obyek wisata menarik di pusat kota KL, termasuk KLCC, KL tower, dan Bukit Bintang. Walaupun gratis, namun Anda harus menunggu di halte-halte tertentu yang terdapat tanda GoKL. Dengan kata lain, bus ini hanya berhenti di halte tersebut, tidak bisa berhenti di sembarang tempat. Karena gratis, jangan heran kalau bus ini selalu penuh, terutama pada jam-jam sibuk, karena bus ini juga menjadi andalan warga KL yang kantornya tidak terjangkau kereta.

Liburan ke KL bawa anak-anak? Cek tulisan ini:

10 Wisata untuk Anak di Kuala Lumpur

Mau tahu wisata-wisata gratis di negara-negara lain?

10 Wisata Gratis di Tokyo

10 Wisata Gratis di Hanoi dan Ho Chi Minh City

8 Tempat Wisata Gratis di Melbourne

 

 

 

 

 

Advertisements

76 thoughts on “17 Wisata Gratis di Kuala Lumpur, Malaysia”

  1. Setuju sama yang Nomor 7 (Dataran Merdeka – KL City Gallery). KL City Gallery -nya keren banget, cocok buat yang cuma transit sehari di Kuala Lumpur tapi males jalan jauh-jauh 🙂

    Salam,
    adinugraha84.blogspot.com

    Like

    1. gegara pengen masuk KL City Gallery rela nunggu 10 menit sampai pintunya dibuka, meski dah nahan diri nggak pake lama di dalam karena mau ngejar pesawat pulang; tetap aja keasikan. alhasil ketinggalan pesawat tp puassssss 😉

      Like

      1. Eh,salah mas,klo naik monorail dr KL sentral k medan tuanku, blh g klo beli token 1 stasiun aja? Hehehe tp turunnya di medan tuanku

        Like

      2. KL sentral nggak ada monorail. Dan token harus sesuai stasiun klo ga ntar pintunya ga bisa buka paa mau keluar

        Like

  2. menarik infonya, mas
    kebetulan akhir bulan ini (6 hr) mau kesana tapi sama ibu (>60 th tp masih aktif jalan)
    kira2 ada rekomendasi tempat (seputaran KL ato Malaysia scr umum) yang sesuai dengan umur beliau, selain tempat2 diatas tentunya?

    Like

  3. mantap,,,terima kasih tulisannya sangat bermanfaat, In Sya Allah tahun depan mau coba backpackeran kaya gini,,,,,
    berani kali yaaaaaa,,,???

    Like

  4. Haduh Mas, Mbak, jadi kangen ke KL lagi
    Dulu aku nginep di hostel tepat di samping kuil Hindu itu. Hostel ala kadarnya (memang murah sih) tapi deket kemana-mana.
    Kalo ke Petaling beli minuman Air Mata Kucing. Segeeer…
    Cuman yg agak risih itu kalo ketemu orang-orang Indiahe. Kebanyakan dari mereka itu genit.

    Like

  5. Mas, saya akhir bulan dpn rencananya mau jalan2 ke malay trus lanjut spore. Tp masih bingung dr malay k sporenya itu naik apa n drmn? ada saran g mas?

    Like

  6. Aku akhir bln depan rencana mau backpackeran k malay lanjut spore. Tp masih bingung naik apa n drmn berangkatnya. Ada saran mas? takut nyasar 😦

    Like

    1. dari KL ke singapore plg gampang naik bis… plg banyak dari Terminal Bersepadu Selatan (TBS), dari pusat kota ke TBS bisa naek LRT. Atau bisa juga naik bis dari depan Corus hotel di KLCC, seberang restoran Ali Maju

      Like

  7. Mba olen saya mau k malay 4hari3malam dari kamis 7april sampe minggu 10april 2016, tujuan saya muter2 kl,genting,batu caves sama melaka. Urutan yg bagus mending kemana dulu ya mba? Trs klo di malaka mending nginep dihotel yg lokasi’y dmn? Supaya deket ke terminal/tempat wisata maupun ke rivercruise’y dgn berjalan kaki tanpa naik beca/taxi.. Thanks in advance..

    Like

    1. Kalo sampai kl ga kemaleman, langsung ambil bus klia/klia2 to melaka. Nginep disekitar jonker walk. Coba ubek blog ini byk artikel ttg melaka dan ada rekom hostel. Nanti dri melaka sentral naik bus ke tbs. Lanjut ke kereta ke kl sentral. Antara batu caves, gentng, disesuaikan aja semua2 deket.

      Like

  8. Hallo mas, salam kenal.
    Saya jg ada rencana tahun dpn bulan February berkunjung ke spore lanjut KL. Kalau di KL penginapan yg paling recommend dimana? Yg dekat kalo kita mau ke Batu caves, Petronas twin tower, KL towers, Istana negara, masjid negara….

    Sy rencananya solo-backpacker tapi siapa tahu di blog ini ada yg mau ikut barengan, biar ga jadi solo-nya hehe

    Like

  9. Hallo mas, salam kenal.
    Saya jg ada rencana tahun dpn bulan February berkunjung ke spore lanjut KL. Kalau di KL penginapan yg paling recommend dimana? Yg dekat kalo kita mau ke Batu caves, Petronas twin tower, KL towers, Istana negara, masjid negara…

    Like

  10. bukit bintang mal nya gak mahal juga mas, tunggu season2 diskon spt tahun baru, barangnya beda sama jakarta dan harga nya juga. mal nya mewahtapi gak semua nya mahal2 banget. saya tuker uang ringgit juga kurs nya lebih bagus malah di mal nya

    Like

  11. Saya bulan mei nnti rencana mw back packeran sma temen2. Baca di sini ngebantu bgt. Moga rencana k KLnya beneran jadi dan lancar. Makash artikelnya

    Like

  12. mau nanya nih, di JB sentral kira kira ada tempat penitipan barang ga ya? soalnya pengennya sih dari sin pagi terus jalan-jalan di Johor Baru sambil nunggu kereta malem. Kan ga enak juga kalo bawa2 backpack. hehehe

    terus pesen tiket kereta malem yg ada bed nya itu kudu bayar pake cc apa ada cara biar bayar on the spot? atau kudu langsung beli on the spot pas mau berangkat dr stasiun ya? maaf nanyanya banyak >_<

    Like

    1. Ada luggage storage dekat starbucks. Bisa lewat web ktmb.com.my atau easibook pake cc. Sekarang kayanya udah ga bisa via email lagi. On the spot bisa tapi hampir mustahil dpt sleeper krn selalu penuh.

      Like

  13. Kalau jalan2 ke Malaysia lagi kamu sewa mobil.. lebih best jalan2 bagi saya k.l is boring.. kamu pergi la hulu Langat byk waterfall, Cameron highland, tambun lost wolrd or penang via plus highway.. kamu boleh contact saya utk share tmpt enak dan dikunjungi warga tempatan.. & u feel truly Malaysia influent if u travel by car..

    Like

  14. mbak saya rencana mau keliling KL, Melaka, Penang. Kira2 urutan yg paling bagus dr KL lanjut ke man ya mbak? saya rencana liburan dr tgl 9-14 bln ini.

    Like

  15. salam kenal mbak olenka, kenal mbak dari buku2 traveling yg saya beli
    salah satunya tentang vietnam, soalnya mau ke vietnam bulan ini. dari 17 wisata KL gratis yg belum saya coba Batu Caves dan Sri Mariamman Temple krn gak suka wisata kuil2 an maunya yg bisa nongki2 manja hehehe

    Like

      1. Hahahahaha #JLEBBBB. Buku terbaruku ransel mini keliling dunia (bentang 2016). Bentar lagi krluar panduan australia (elex media)

        Like

      2. udah sering lihat dipromosiin di socmed buku ransel mini keliling dunia, nanti beli di gramedia mbak belum sempat saja ke sana ditambah temen pernah upfate status buku ransel mini itu stoknya masih kosong di gramedia

        Like

  16. Sewaan kereta beserta driver di malaysia..bisa kemana sahaja..kuala lumpur dan semua daerah di malaysia.juga bisa jemput dan hantar di airport..

    Nissan almera 4penumpang
    Toyota innova 6penumpang
    Kia pregio 10penumpang
    Toyota hiace 14penumpang
    Toyota estima 7penumpang
    Toyota alphard 7penumpang

    azran
    Whatsapp/call
    0179402240

    Like

  17. Salam kenal Mbak Olen, infonya sangat bermanfaat.
    saya rencananya bulan depan mau ke KL sendirian, dan ini rencana jalan-jalan keluar negeri pertama kali. kira2 jalan-jalan di sana sendiri buat cewe aman ga Mbak?
    Terimakasih.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s