Beyond Kuala Lumpur: 7 Towns to Visit


“Yah, ada promo tiket murah tapi ke KL lagi, KL lagi. Bosen!” Atau dikirim kantor dinas di Kuala Lumpur, mau extend tapi galau mau ke mana? Atau harus transit 1-2 hari tapi enggan tinggal di KL? Toh berapa kali pun dikunjungi Menara Petronas tetap ada 2, belum nambah lagi, Jalan Petaling masih tetap ada di Chinatown, dan patung di depan Batu Caves tetap saja Dewa Murugan, tidak berubah jadi Dewa Budjana apalagi Dewa 19.

Ribuan orang memadati Batu Caves, sementara para pemuja menuju kuil di dalam gua melalui 272 anak tangga
Ribuan orang memadati Batu Caves, sementara para pemuja menuju kuil di dalam gua melalui 272 anak tangga

Punya waktu 1-3 hari cukup untuk kabur dari keramaian KL tapi bingung mau ke mana? Lanjutkan bacanya.

Saya pilihkan beberapa kota yang asyik didatangi dan jaraknya hanya kurang dari 3 jam perjalanan. naik mobil lho ya, bukan jalan kaki, kecuali kalau kamu Flash Gordon.

  1. Genting Highlands
Uti bersama skyway Genting Highlands
Uti bersama skyway Genting Highlands

Aaaaaaaak bosaaaan (terdengar teriakan dari kamar sebelah) Ini buat kalian yang memang belum pernah ke sana, boleh deh coba. Jaraknya dekat saja dari KL, hanya 1 jam naik bus Go Genting dari Puduraya atau 40 menit dari Stasiun LRT Gombak. Yang paling saya suka di sini ya cuma skywaynya karena panjang , walaupun untuk pemandangan saya tetap lebih suka cable car di Langkawi. Saya tidak rekomendasikan menginap di sini karena hotel-hotel mahal dan udah tua-tua. Kecuali kalau kamu mau berjudi. Eh tapi kata Bang Rhoma, berjudi itu haram.

  1. Melaka

4melaka smallMelaka masih jadi kota favorit saya. Negara bagian Melaka ini sangat bisa melestarikan kota tuanya yang merupakan Situs Warisan Dunia versi UNESCO. Kamu bisa naik bus dari TBS (Terminal Bersepadu Selatan) ke Melaka Sentral, 1,5-2 jam perjalanan, ongkos RM 13-15 sekali jalan. Ada apa di Melaka? Aduh, banyaaak. Kota yang kehidupannya berada di sekeliling Sungai Melaka ini menyimpan warisan kebudayaan Belanja, Portugis, dan Spanyol. Belum lagi ditambah kebudayaan lokal Melayu, Cina, dan India. Ada Christ Church, Kuil Cheng Hoon, Masjid Kapitan Keling, Benteng A Fomosa, Stadhuys. Kalau malam tinggal jalan-jalan di Jonkers Walk yang penuh pedagang makanan enak-enak plus pernak-pernik lucu dan juga barang seni. Ada juga Menara Taming Sari, yang bisa berputar 360 derajat saat di puncak. Kamu tinggal duduk manis aja foto-foto, nggak perlu ngider-ngider kaya cacing kepanasan.

  1. Ipoh

Ipoh ini terkenal banget dengan white coffee-nya. Baru di sini saya doyan Nescafe, ya yang versi Ipoh White Coffee itu (iklan, bo!). Ipoh letaknya di utara Kuala Lumpur, sekitar 2-2,5 jam perjalanan naik mobil. Jaraknya sekitar 200 km. Ya ya ya…kalau di sini jaraknya kelihatan jauh tapi sampainya cepet, maklum nggak ada macet dan jalannya juga bagus. Jalur menuju Ipoh ini menyusuri North-South Expressway alias Lebuhraya Utara-Selatan. Kalau mau ke Penang jalan darat, lewat rute yang sama. Kamu bisa naik bus dari KL, ada juga kereta api. Beberapa highlights wisata Ipoh adalah Stasiun Kereta Api, Balaikota, Kellie’s Castle (buat yang suka National Treasures nih), Gua Tempurung, Kuil Sam Poh Tong, Kuil Ling Sen Tong. Yang bawa anak boleh diajak ke The Lost World of Tambun. Jangan lupa mampir makan mie Ipoh, ya! PS: Saya belum nemu kebun kopi di Ipoh.

  1. Cameron Highlands

wpid-dsc_0367.jpgInggris Mini di Malaysia, karena bangunan-bangunan di sini bergaya Tudor. Cameron Highlands ini terkenal tempat perkebunan teh terbesar, yaitu merk Boh dan Cameron Valley. Mirip-mirip Ciwidey dan Puncak. Tapi jujur menurut saya lebih bagus, soalnya perkebunan tehnya lebih luas, jauh dari pemukiman penduduk dan pemandangannya lebih bersih. Hawanya juga dingin kalau sore dan pagi. Cameron Highlands juga terkenal sebagai penghasil stroberi (banyaaaaaaaak banget, enggak kaya di Ciwidey yang cuma seuprit), bunga (ada lavender dan rose garden cantik banget), sayur-sayuran (tomat ceri sebungkus besar cuma RM 1). Kalau sore ada beberapa pasar seru di Tanah Rata dan Brinchang. Cameron Highlands bisa dicapai lewat Ipoh atau jalan alternatif, sekitar 2,5-3 jam perjalanan. Sekali lagi, naik mobil, bukan jalan kaki kecuali kamu Flash Gordon. Apalagi kalau kamu Gordon Ramsay.

  1. Port Dickson

wpid-dsc_0016.jpgHahahahha, ini semacam Anyer-nya orang-orang KL. Port Dickson ini pantai sekitar 90 km dari KL (1,5 jam perjalanan). Letaknya di Negeri Sembilan, dan jangan berani-berani kemari kalau di (ehm) Riau lagi banyak kebakaran hutan. Eh Gubernur Riau apa kabar? Kembali ke Port Dickson, kota ini kondisi pariwisatanya campur banget, antara resor-resor mewah dengan water chalet-nya yang semalam bisa seharga USD 200-300, dengan bangunan-bangunan calon hotel yang mangkrak. Ataupun bangunan bekas hotel yang diabaikan begitu saja.Port Dickson ini jadi semacam weekend getawaynya orang KL, jadi hotel semahal apapun juga penuh kalau weekend. Kami menginap di hotel syariah (iya bener syariah, kolam renangnya aja dipisah cowok cewek) yang berada di Kompleks Baitulhilal. Tanpa sadar arti kompleksnya, kami datang. Ternyata ada semacam museum astronomi yang merupakan tempat melihat hilal.

  1. Putrajaya

Sebenarnya banyak bangunan bagus di sini…cuma…cuma…setiap kali ke sini saya ingat kenangan buruk mengurus visa NST.

  1. Janda Baik

Letaknya tidak jauh dari Genting Highlands, tapi kata Puput besok coba ke sini kalau namanya udah ganti jadi Janda Bahenol.

Advertisements

20 thoughts on “Beyond Kuala Lumpur: 7 Towns to Visit”

  1. klo ke kellie’s castle dari KL Sentral kalo boleh tahu kereta apinya pake rute yang menuju mana? klo dengan bus pakai yang bus no brp? mohon info

    Like

  2. Jadi bener ya kota Janda Baik itu ada? Namanya unik dan menarik untuk ditelisik, semoga jandanya muda-muda *langsung berdoa*

    Toss buat Melaka! Sama. Aku juga suka kota itu, Btw itu ada typo yang agak mengganggu kak, “kebudayaan belanja” ,,, budaya belanja itu benar-benar mengganggu lho, apalagi kalau pas kepengen eh dompetnya kosong. Atau gak jadi beli tapi kebayang-bayang mulu sama barang yang ditaksir. Iya khaaan? 😀

    Ah pengen ke Ipoh, penasaran. Soalnya dulu pas nyari-nyari info sekilas, kesannya kotanya kecil dan susah cari makanan halal. Tapi beberapa hari lalu nemu blog nya blogger Malaysia yang mereview makan-makan di Ipoh. Ternyata menarik. Jadi pengen ke sana 🙂

    Cameron Highlands itu keren ya ternyata? kirain gak sebagus puncak. Mau juga ah … *mulai banyak maunya*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s