Bagaimana Membiayai Liburan Keluarga


Takut nikah karena nanti susah untuk traveling lagi? Ah itu nggak kece deh! Ini zamannya family traveling. Masa di zaman yang serba nyaman ini masih takut traveling bareng pasangan dan anak-anak? Nikah,hamil, punya bayi atau balita, janagn dijadiin alasan untuk berhenti traveling.

Family travelling, siapa takut?
Family travelling, siapa takut?

Salah satu hal yang selalu jadi concern adalah masalah BIAYA. Duh, kayanya itu seperti mendung menggelayut yang membuat kita enggan meninggalkan rumah, meninggalkan zona nyaman kita ya?

Sebelum kita membahas masalah dana, pertama, kita luruskan dulu yuk makna traveling buat keluarga kamu. Kalau kamu memang punya merasa traveling itu penting dan jadi prioritas, insya Allah akan ada jalan. Nah, kalau dasarnya nggak niat, mau punya uang setenggok saja males bawa jalan-jalan anak-anak.

Buat saya, selama kebutuhan primer kita udah terpenuhi (sandang, papan, pangan, pendidikan anak, cicilan) plus investasi, sah-sah aja untuk family traveling. Syarat utamanya satu: NGGAK BOLEH HUTANG!

Three is better than alone
Three is better than alone

Tip pertama family traveling itu klise banget: nabung. Nabung 2 bulan bisa travel ke luar kota, 6 bulan mungkin ke luar pulau, 1 tahun bisa jadi ke luar negeri. Ini buat yg hanya punya penghasilan rutin ya. Dan kalau penghasilan rutinnya mencukupi, tiap bulan bisa disisihkan untuk pos traveling, pos tersebut tidak boleh diganggu gugat kecuali ada yang mahadarurat. Nah, kalau pas ada rejeki tambahan bisa dimasukkan ke pos traveling ini.

Kedua, family traveling bisa dibiayai dengan penghasilan ekstra: THR, bonus tahunan, usaha sampingan. Udah dpt THR? Jgn buat foya2, plan your trip!

Usaha sampingan buat family traveling apa aja? Mulai dari MLM, olshop jual jilbab, sampai ngeblog dan ikutan kontes kaya banyak emak2 itu.

Kami ga ada THR dan bonus, biaya family traveling dari investasi. Misalnya ada rumah susun yang disewain, kamar yang dikosin, seuprit saham di PT Gombal Gambul, main forex, dan sebagainya. Tentunya nggak semua hasil investasi itu dihabiskan untuk traveling.

Gunakan tabungan sejenis Tabungan Rencana agar menabungnya lebih konsisten dan terkawal. Tabungan ini biasanya memiliki jangka waktu 6 bulan dan kelipatannya. Pilih jangka waktu dan jumlah yang sesuai dengan tujuan. Gunakan automatic debit dari tabungan regulermu.

Biaya family traveling itu bisa dicicil kok. Misalnya Januari booking tiket, Februari booking hotel, Maret apply visa, berangkat April tinggal bawa uang sangu aja.

Kalau nikah kan biaya buat 2 org? Lah, (umumnya) yang cari duit kan 2 orang juga bukan? Suami istri kerja semua uang buat apa?

Repot family traveling kalo punya anak. Biaya bengkak. Well, kalo anaknya 4,5,6 emang rada susah sih, tapi kalo anak 1-2 bisa diatur lah.

Tiket family traveling mahal? Do as everybody else does. Cari tiket promo kalo perlu 6 bln-1th sebelumnya. Biaya tiket banyak karena ada anak? Family traveling paling enak itu kalo anak msh di bwh 2th, soalnya seat belum bayar. Kalau udah lebih dari 2th ya cari yg promo itu ya.

Cari tiket promo
Cari tiket promo

Hotel mahal? Utk yg bawa anak bisa cari family room di hostel, lebih murah daripada di hotel + extrabed. Alternatif akomodasi buat family traveling adalah sewa apartemen, bisa book lewat @airbnb_ID, enak bisa masak sendiri. Irit ongkos makan. Yang lebih baik ya nebeng gratisan di saudara atau teman, walau kadang sungkan nebeng kok sakkompi.

Cara lain irit family traveling adalah nebeng biztrip suami/istri. At least irit banget di hotel dan tiket pp 1 anggota keluarga, kan?

Buat yg banci kontes, sekarang ini lomba yg hadiahnya jalan2 banyak banget termasuk yg hadiahnya family traveling. Kalaupun hadiahnya cuma buat 1 atau 2 orang, lumayan tinggal belin tiket anak2. Ikut aja semuanya, siapa tau bejo!

“Traveling adalah hak setiap orang, termasuk anak-anak” -Backpackology

Advertisements

10 thoughts on “Bagaimana Membiayai Liburan Keluarga”

  1. tipsnya oke banget, Mak.

    Kalau saya emang pengennya liburan sama keluarga besar, makanya harus nabung extra neh. Mudah2an bisa liburan.

    Alhamdulillah kemarin bisa liburan bareng keluarga kecil gratisan. bener banget kata emak, sing penting niatnya dulu ^^

    Like

  2. Punya 3 anak kudu jadi ahli financial specialist travelling. Belum lagi dalam keluarga beda aliran. Ada aliran ransel, ada aliran tas. Pintar2 kolaborasi aja.
    Bungsuku udah mulai ketagihan. Ma, naik kereta lagi yuk kayak ke Jogja waktu itu.
    Setuju, nawaitu jadi nyawanya traveling. Apapun kendalanya kalo udah niat, ala ransel oke, ala tas no problem.
    Let’s go!

    Like

  3. Ada lagi cara lain, nunut bojone opo koncone yg lagi perjadin atau mission. Yg dinunuti kerja, bisa klayapan sendiri, yg penting bisa tidur si hotel berbintang ra ketang ngglongsor.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s