Review: Pieces of Melbourne (Free E-Book)


Melbourne selalu dekat dengan hati saya, kebetulan dulu pernah tinggal di kota cantik nan nyaman ini selama 1,5 tahun. Ketika Tesya dari Tesyasblog mengatakan akan melaunching e-book tentang Melbourne, saya jadi ikut-ikutan excited!

tesyasblog pieces of melbourne cover

Walaupun pernah tinggal di Melbourne, saya sempat kembali ke sana pada Tahun Baru 2012 bersama Puput dan Oliq. Kalau dulu merasa sebagai orang yang tinggal di sana, kali itu kami adalah wisatawan.

Nah, kenapa memilih Melbourne? Australia adalah negara yang sangat menarik untuk dikunjungi dengan berbagai landmarknya. Selain itu jarak yang tidak terlalu jauh dari Indonesia pun membuat akses ke sana tidak terlalu sulit, minimal tiketnya tidak akan semahal ke Eropa atau ke Amerika Serikat. Dan selain Sydney, Melbourne adalah kota ‘wajib kunjung’.

Tesya dalam e-book ini fasih menjelaskan perjalanan yang ia lakoni bersama Rene, suaminya. Bertolak dari bandara Tullamarine, mereka pun menjelajah kota Melbourne dan sekitarnya. Perasaan saya sampai haru biru melihat foto-foto yang ditampilkan dalam e-book ini. Saya akrab betul dengan lorong-lorong Flinders Station (yang kadang-kadang pesing), sisi-sisi Yarra River, gang-gang kecil di CBD.

E-book ini juga mengilustrasikan perjalanan ke lokasi-lokasi wisata yang berada di negara bagian Victoria, seperti Great Ocean Road dan Phillip Island. Selain ada penjelasan tentang cara paling mudah ke sana (Anda tidak perlu browsing, Tesya sudah melakukannya untuk Anda!), ada juga rincian biaya. Hebat sekali, saya saja tidak pernah ingat harga-harga tiket yang dibayarkan.

Penggambaran tentang kota Melbourne (City) sendiri juga mendetail, membuat kita seolah-olah dibawa ke sana. Ada banyak rekomendasi tempat wisata yang bisa dikunjungi.

Tesya juga memberikan reviewnya tentang Greenhouse Backpacker, sebuah hostel yang mungkin dapat dijadikan pertimbangan bagi wisatawan dengan anggaran yang mepet. Maklum saja Australia sangat mahal, terutama kini ketika AUD mampu melebihi USD. Mewek deh kalau ingat uang kerja keras saya jadi pelayan waktu itu ditukar dengan kurs 1AUD = 7000 rupiah.

Lebih kerennya lagi, e-book ini juga memberikan ilustrasi tentang biaya tiket pesawat dari Indonesia ke Australia – dan itu penting karena ada banyak jalan menuju ke Oz. Ada pula proses dan tata cara pengajuan visa Australia.

Intinya, kalau punya rencana ke Melbourne, silakan download dan baca e-book Tesyasblog ini. GRATIS. Nah, bagi yang belum punya rencana ke sana, silakan baca juga, karena seperti kata Tesya “awalnya kami hanya mimpi mengunjungi Melbourne”.

Kunjungi Tesyasblog atau kontak Tesya di @tesyasblog

 

Advertisements

6 thoughts on “Review: Pieces of Melbourne (Free E-Book)”

  1. Thank you for the kind words… aku suka banget Melbourne, dan ebook ini kami persembahkan untuk temen-temen yang punya mimpi ke Melbourne seperti kami. Travel begins with a dream, right?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s