Terios 7 Wonders : Menguak Kecantikan Pink Beach di Lombok Timur


Sore hari setelah berkunjung ke Desa Sade Rambitan dan menyerahkan bantuan buku ke ponpes, Sahabat Petualang segera bergegas menuju destinasi berikutnya. Sebenarnya pantai ini tidak masuk dalam agenda tetap Terios 7 Wonders Hidden Paradise, namun atas ajakan kawan Daihatsu Mataram, kami menjadi penasaran untuk menjelajahi keindahan Pink Beach atau Pantai Tangsi menurut penduduk lokal, yang konon sangat cantik namun tersembunyi. Rasanya cocok sekali dengan tema perjalanan kami, Hidden Paradise. Terletak di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, pantai ini juga disebut Barrack Coast atau Pantai Barak. Konon, ini bermula dari dijadikannya pantai ini sebagai barak militer tentara Jepang. Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Tanjung Ringgit, kira-kira 1 km sebelumnya.

Jalur menuju Pink Beach di Lombok Timur yang kering dan berdebu
Jalur menuju Pink Beach di Lombok Timur yang kering dan berdebu

Walaupun sebenarnya jarak tak terlalu jauh, kami butuh waktu sekitar 2 jam untuk mencapai pantai ini. Jalanan juga bervariasi, dari awalnya jalan aspal mulus hingga jalan tak beraspal yang kering dan berdebu. Menjelang pintu masuk pantai, mobil masih harus menuruni jalanan rusak yang cukup curam. Seorang kawan turun ke bawah terlebih dahulu untuk mengecek kondisi jalan dan akhirnya diputuskan untuk membawa 7 Terios kami turun mendekat ke pantai.

Turunan terjal menuju pantai yang masih berupa jalan rusak kembali menguji ketangguhan Terios
Turunan terjal menuju pantai yang masih berupa jalan rusak kembali menguji ketangguhan Terios

Sekali lagi, ketangguhan Daihatsu Terios kami teruji. Jalanan curam berbatu yang sebenarnya mulai diperbaiki, ternyata bukan hambatan bagi Terios. Suspensi yang kokoh namun tetap empuk dan ditunjang ground clearance yang tinggi membuat Terios mampu melahap jalan berbatu dengan lancar. Apalagi rem cakram berventilasi di roda depan sangat pakem menjaga laju mobil agar tidak meluncur bebas. Akhirnya kami tiba di bibir pantai dan langsung terpana menyaksikan keindahan pantai ini. Tak salah memang kalau pantai ini layak disebut hidden paradise.

Pink Beach Lombok Timur yang sangat menawan dan memanjakan mata
Pink Beach Lombok Timur yang sangat menawan dan memanjakan mata

Pantai ini sebenarnya masih terlihat berpasir putih seperti pantai umumnya, namun begitu pasirnya diamati lebih dekat, tampak ada butiran-butiran merah yang membuat warna pasir seolah-olah menjadi merah muda alias pink. Menurut orang lokal, pada jam-jam tertentu pantai akan terlihat sangat pink, namun tampaknya kami datang pada saat yang kurang tepat. Sebenarnya, butiran merah yang ada di pasir pantai berasal dari pecahan koral berwarna merah yang terdapat di pesisir pantai.

Pink beach berbentuk teluk dengan hamparan pasir sepanjang kira-kira 500 m yang diapit dua bukit karang. Ombaknya relatif tenang, cocok untuk bermain anak-anak. Seorang kawan blogger, Mumun, tak tahan lagi untuk tidak menceburkan diri meskipun sebenarnya matahari masih bersinar sangat terik. Jadilah dia satu-satunya Sahabat Petualang yang nyemplung ke laut sore itu. Sementara yang lain sibuk mengeksplorasi keindahan pantai dari bukit di sisi kanan.

Dua sejoli, Wira dan Uci, sibuk berpose demi kenangan indah berdua
Dua sejoli, Wira dan Uci, sibuk berpose demi kenangan indah berdua

Kami berjalan menuju ujung tebing di kanan, kira-kira cukup berjalan kaki selama 20 menit. Dari sini, pemandangan benar-benar spektakuler. Lautan biru, hamparan pasir, dan bukit karang menyatu dengan sempurna. Puas berfoto-foto disini, kami beralih menuju bukit di seberang kami. Terlihat cukup dekat, namun sebenarnya masih lumayan jauh kalau berjalan kaki, kira-kira 40 menit.

Sepanjang jalan kenangan terulang lagi di bukit Pink Beach Lombok Timur
Sepanjang jalan kenangan terulang lagi di bukit Pink Beach Lombok Timur

Rupanya saat kami asyik berfoto-foto di tebing karang, awak media malah asyik menjajal ketangguhan Terios dengan membawanya mendaki bukit di sisi kiri. Dengan hati-hati mobil lalu diparkir di atas bukit untuk keperluan photo session.

7 Terios sahabat petualang diparkir di bibir pantai untuk photo session
7 Terios sahabat petualang diparkir di bibir pantai untuk photo session

Ternyata insting Pak Endi selaku pimpro memang tajam. Sesi foto Terios di atas bukit dengan latar belakang lautan lepas sangat mantap, benar-benar menyiratkan ketangguhan Terios sebagai Sahabat Petualang. Saya pun tak mau ketinggalan mengabadikan momen langka ini.

Terios bergerak menuju bukit untuk photo session berikutnya
Terios bergerak menuju bukit untuk photo session berikutnya

Wisatawan lokal yang kebetulan berkunjung pun cukup terheran-heran, mungkin baru kali ini ada mobil yang diajak naik ke atas bukit. Pemandangan dari bukit ini pun tak kalah menakjubkan.

Kali ini 7 Terios berpose lagi di atas bukit Pink Beach Lombok Timur
Kali ini 7 Terios berpose lagi di atas bukit Pink Beach Lombok Timur

Apalagi tiba-tiba seorang kawan media, Uut, menawarkan diri untuk bertukar lensa lebar miliknya dengan lensa zoom saya. Walau hanya bermodalkan body Canon EOS 400D yang sudah tua, begitu dipadu dengan Tokina 11-16 mm f/2.8 milik Uut, hasilnya masih sangat memuaskan. View pantai yang lebar bisa ditangkap dengan sempurna, apalagi saat itu langit benar-benar biru.

Pemandangan lepas dari atas bukit Pink Beach Lombok Timur, sangat memanjakan mata
Pemandangan lepas dari atas bukit Pink Beach Lombok Timur, sangat memanjakan mata

Seandainya infrastruktur jalan dan petunjuknya sudah dibangun dengan baik, pastinya pantai ini akan semakin ramai dan bisa mengangkat taraf ekonomi masyarakat lokal. Saat kami datang di sini, sudah ada warung-warung penjual makanan dan minuman, namun masih sedikit dan kondisinya sepi. Semoga saja ke depannya hal ini bisa diperbaiki tanpa mengurangi keasrian pantai ini.

Foto silut dari bawah bukit, tak kalah menakjubkan dengan pantainya sendiri
Foto siluet dari bawah bukit, tak kalah menakjubkan dengan pantainya sendiri

Rasanya saya tak ingin cepat-cepat meninggalkan pantai ini. Namun lagi-lagi jadwal yang ketat memaksa kami untuk segera menuju pantai berikutnya. 7 Terios segera dibawa menuruni bukit untuk kemudian diajak mendaki jalanan terjal untuk kembali ke jalan awal. Tujuan selanjutnya adalah Pantai Selong Belanak yang tak kalah cantik.

Advertisements

27 thoughts on “Terios 7 Wonders : Menguak Kecantikan Pink Beach di Lombok Timur”

    1. emang udah diperbaiki, tapi kalo sedan msh gak berani turun… pernah ada honda jazz nekat turun, naiknya didorong hehehe… coba setahun lagi dateng, pasti dah bagus jalan turunnya…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s