Terios 7 Wonders : 7 Tips Berkendara Aman dalam Konvoi


Sebelum Ekspedisi Terios 7 Wonders Hidden Paradise, terus terang saya belum pernah melakukan roadtrip dalam konvoi seperti yang sering dilakukan komunitas otomotif. Paling banter hanya konvoi sepeda motor bersama teman-teman sekolah, itu pun hanya dalam jarak dekat. Nah, setelah melalui perjalanan panjang lebih dari 2000 km bersama Sahabat Petualang dari Desa Sawarna di ujung Jawa hingga Bima, Sumbawa, saya ingin berbagi tips-tips cara berkendara aman dalam rombongan alias konvoi.

1. Utamakan Keselamatan tiap Unit

Agar perjalanan konvoi bisa aman, tentunya setiap unit mobil harus berkendara secara aman. Ini adalah prinsip dasar dan tidak hanya berlaku dalam konvoi, namun juga saat berkendara sendirian. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi fisik pengemudi harus sehat, kondisi mobil juga harus prima, patuhi rambu-rambu lalu lintas, gunakan selalu sabuk keselamatan (safety belt) termasuk penumpang belakang, serta tidak mengangkat telepon genggam saat mengemudi. Pastikan juga semua surat-surat (SIM dan STNK) ada dan masih berlaku.

Cek kondisi mobil seperti yang dilakukan dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders di dealer resmi Astra Daihatsu Motor
Cek kondisi mobil seperti yang dilakukan dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders di dealer resmi Astra Daihatsu Motor

2. Jaga Jarak Aman

Jangan mentang-mentang Anda sedang dalam konvoi lalu jarak antar mobil menjadi sangat rapat. Ingat, jika terjadi apa-apa di mobil paling depan, kemungkinan bisa terjadi tabrak beruntun yang merugikan semuanya. Dalam teori defensive driving, jarak aman antar mobil adalah 2 detik. Jadi kalau Anda berkendara dalam kecepatan 60 km/jam, maka jarak aman adalah 60 km/jam dibagi 2 detik yaitu 0,0083 km atau 8 m. Cara praktis mengukur jarak dengan mobil di depan adalah menggunakan satu patokan, misalnya tiang listrik. Perhatikan mobil di depan, setelah dia melewati tiang listrik, hitung sampai Anda melewati tiang yang sama. Kalau kurang dari 2 detik, artinya Anda terlalu dekat. Memang, teori ini tidak selalu bisa dipraktekan karena kondisi lapangan bisa berbeda, namun setidaknya ini bisa menjadi panduan Anda dalam berkendara aman.

3. Rencanakan Rute Perjalanan Efisien

Ini sangat penting bagi Anda yang akan melalui perjalan panjang seperti yang dilakukan dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders ini. Sebisa mungkin gunakan rute yang paling cepat. Jika Anda berencana melalui jalur alternatif, pastikan kondisinya baik, karena banyak jalur ini yang kondisinya rusak. Perhatikan titik-titik istirahat seperti restoran, SPBU, dan masjid. Jika Anda melewati suatu obyek yang menarik, bisa juga dimasukkan dalam rencana perjalanan. Kini, Anda bisa dengan mudah merencanakan rute dari layanan peta online sepert google map dan bing map. Pantau juga situasi terkini melalui sosial media, terutama twitter.

Cek lokasi tempat istirahat seperti SPBU di sepanjang rute yang dilalui
Cek lokasi tempat istirahat seperti SPBU di sepanjang rute yang dilalui

4. Batasi Jam Kerja Sopir

Ini juga sering terabaikan jika Anda berencana menempuh perjalanan panjang dengan jadwal ketat seperti dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders. Idealnya, seorang sopir menyetir dalam waktu 8 jam sehari, maksimal 12 jam termasuk saat istirahat. Lebih dari itu, sopir cenderung lelah dan mengantuk sehingga potensi kecelakaan menjadi besar. Jika hanya ada satu sopir, maka pastikan Anda berhenti dan menginap di malam hari untuk memberi kesempatan beristirahat pada sopir. Jika memang jadwal sangat ketat, gunakan 2 sopir sehingga mereka bisa saling bergantian. Dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders, hal ini juga sempat terabaikan, terutama pada hari kedua saat menempuh perjalanan panjang dari Desa Sawarna ke Yogyakarta. Saat itu, saya sebagai navigator sudah melihat gejala kelelahan pada sopir mobil saya, Pak Sahruddin, ketika kami berhenti untuk istirahat makan malam sekitar jam 9 malam. Akhirnya saya mengambil alih kemudi dan Pak Sahruddin langsung tertidur lelap di jok belakang. Alhamdulillah, kami bisa selamat sampai tujuan sekitar pukul 12.00.

5. Jaga Batas Kecepatan

Hal ini sering terabaikan jika Anda berkendara dalam konvoi. Mentang-mentang banyak mobil, konvoi cenderung ngebut ugal-ugalan atau justru berjalan pelan-pelan untuk sekedar pamer alias show off. Di dalam tol, batas kecepatan adalah 60 – 100 km/jam, pastikan Anda dalam rentang kecepatan tersebut. Di jalan luar kota, batasi juga kecepatan di bawah 100 km/jam. Di dalam kota, Anda harus berjalan lebih pelan, tergantung kondisi keramaian.

Konvoi Ekspedisi Terios 7 Wonders melintasi medan berliku di Pulau Sumbawa
Konvoi Ekspedisi Terios 7 Wonders melintasi medan berliku di Pulau Sumbawa

6. Gunakan Alat Komunikasi

Dalam konvoi, hal ini sangat penting untuk mengetahui kondisi tiap mobil peserta. Alat terbaik adalah Handy Talkie alias HT. Idealnya, setiap mobil memiliki satu HT yang dipegang navigator, seperti yang kami lakukan dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders. Kalau hal ini tidak memungkinkan, pastikan HT ada di mobil terdepan (leader) dan mobil belakang (sweeper). Perhatikan juga jarak jangkauan HT, makin banyak mobil peserta berarti jangkauan HT juga harus makin jauh. Sebagai patokan, anggap saja jarak tiap mobil 100 m. Jika ada 7 mobil yang ikut, berarti idealnya pilih HT dengan jangkauan lebih dari 600 m. Pastikan juga Anda selalu mengisi batere HT setiap malam atau saat beristirahat.

7. Toleransi

Ini juga sering terabaikan dalam konvoi. Mentang-mentang banyak mobil dan banyak orang, konvoi seringkali menjadi raja jalanan. Ingat Bung, jalan bukan milik nenek moyang Anda, ada banyak pengguna jalan lain yang punya hak yang sama. Anda tak perlu memaksakan diri untuk terus selalu beriringan karena ini justru bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain dalam situasi ramai. Lebih baik berhenti di satu titik dan menunggu mobil lain jika banyak yang tertinggal daripada mengebut dan bermanuver menyalip hanya untuk mengejar ketertinggalan. Beri juga kesempatan pada kendaraan yang ingin mendahului, apalagi kalau ada pemadam kebakaran, ambulans, atau polisi. Jangan pula menerobos lampu merah hanya karena tidak ingin tertinggal dalam rangkaian.

Anda harus bertoleransi dengan kendaraan berkuda di Pulau Sumbawa dan sekitarnya
Anda harus bertoleransi dengan kendaraan berkuda di Pulau Sumbawa dan sekitarnya

Demikian 7 Tips yang saya rangkum setelah melalui perjalanan panjang dalam Ekspedisi Terios 7 Wonders. Meskipun harus saya akui, kami pun kadang masih mengabaikan tips-tips ini, setidaknya ini menjadi peringatan bagi kami sendiri maupun bagi orang lain agar menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas, khususnya dalam konvoi roadtrip.

Advertisements

2 thoughts on “Terios 7 Wonders : 7 Tips Berkendara Aman dalam Konvoi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s