Ziarah ke Makam Napoleon


Yang namanya makam, biasanya serem, apalagi makam di Indonesia. Langsung saja terbayang pocongan, genderuwo, ndas glundungan, sundul bolong, dan kolega-koleganya. Bunga-bunga kamboja berserakan menebarkan bau harum yang membuat bulu kudu merinding.

Bangunan utama Les Invalides
Bangunan utama Les Invalides

Itu semua tidak ada di makam Napolen Bonaparte (1769-1821), pahlawan sekaligus sosok paling diagungkan di Perancis. Makam ini berada di sebuah kompleks yang biasa disebut Les Invalides – L’hotel National des Invalides (Tempat Tinggal Kaum Invalid). Kompleks besar ini terdiri dari beberapa makam, rumah sakit, museum, juga rumah jompo untuk veteran perang. Fungsi yang terakhir tersebut yang membuat tempat ini dinamai Les Invalides.

Menembus udara dingin Paris, kami berjalan dari Menara Eiffel ke Les Invalides. Agak nyasar karena peta yang kami pegang membingungkan. Hanya mengandalkan kubah besar berwarna keemasan yang kami lihat dari kejauhan.

Sampai di Les Invalides, kami langsung masuk ke Musee de l’armee atau Museum Angkatan Bersenjata. Kalau tidak salah harga tiketnya 10 euro, Oliq masih gratis. Lumayan sekali bisa menghangatkan diri. Tempatnya juga sangat stroller-friendly. Koleksi museum ini sangat lengkap, bahkan baju zirah Jepang Cina pun ada.

Kebetulan waktu ke sini ada acara pernikahan, lengkap dengan kereta kuda dan terompet khas kerajaan. Kami takjub aja melihat para tamu perempuan yang pakai baju seksi padahal suhunya masih satu digit.

Sarkofagus jasad Napoleon Bonaparte
Sarkofagus jasad Napoleon Bonaparte

Makam Napoleon berada di bagian depan kompleks. Pengunjung masuk melalui alat pendeteksi metal. Bangunan inilah yang memiliki kubah besar berwarna emas yang terlihat dari kejauhan. Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1670 atas perintah Louis XIV, sebagai tempat perawatan korban dan tempat tinggal veteran perang.

Alegori De La Fosse di balik kubah, tepat di atas sarkofagus Napoleon
Alegori De La Fosse di balik kubah, tepat di atas sarkofagus Napoleon

Awalnya Napoleon dikuburkan di Saint Helena, namun atas perintah Raja Louis-Phillippe, sisa jasadnya dibawa ke Les Invalides.

Selain Napoleon, di sini juga dimakamkan anaknya Napoleon II, serta saudara-saudaranya. Ada juga beberapa jenderal perang Napolen. Selain itu ada sebuah ruangan yang menjadi penyimpanan jasad banyak pahlawan perang Perancis. Ada juga yang khusus menyimpang jantung para pejuang Perancis, sementara jasad mereka dikuburkan di tempat lain.

Simbok dan Oliq
Simbok dan Oliq

Kuburan yang ini cantik sekali, sama sekali tidak mengerikan. Eh kalau disebut kuburan mungkin nggak tepat karena nggak dikubur. Makam lah.

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Ziarah ke Makam Napoleon”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s