Camera review : kamera saku (pocket camera) waterproof di bawah 2 juta rupiah


Sebelum saya bahas kamera terbaik dalam kategori ini, ada baiknya kita berkenalan dengan jenis kamera ini terlebih dahulu. Sesuai namanya, waterproof artinya tahan air, dalam hal ini maksudnya kamera bisa berfungsi normal meskipun dicelupkan dalam air. Tentu saja, ada batasan kedalamannya, pada umumnya di kelas ini hingga 5 m di bawah permukaan air, lebih dari cukup untuk memotret sembari snorkeling.

Nikon Coolpix AW100, salah satu kamera tahan air / goncangan / debu dengan banyak pilihan warna
Nikon Coolpix AW100, salah satu kamera tahan air / goncangan / debu dengan banyak pilihan warna

Bedakan dengan istilah “splashproof” atau tahan percikan air, yang maknanya hanya tahan dengan percikan air saja, namun tidak bisa disemprot apalagi dicelupkan. Selain waterproof, kamera jenis ini juga shockproof (tahan goncangan jika dijatuhkan dari ketinggian tertentu, umumnya 1,5 m dari permukaan tanah), dustproof (tahan debu), dan coldproof (tahan udara dingin, bisa sampai -10 C). Kadang kamera jenis ini juga disebut all weather alias segala cuaca. Tapi ingat, kamera ini tidak bisa untuk diving alias menyelam, karena kamera ini akan rusak bila dibawa ke kedalaman 30 m. Anda perlu membeli underwater casing jika memang perlu memotret sembari menyelam.

Ciri khas kamera ini adalah bodinya yang lebih kokoh dengan sil karet yang menutupi semua rongga atau port, seperti port usb, slot batere, dan slot memory card. Selain itu, kamera jenis ini memiliki mekanisme zoom optik yang unik, yaitu tidak ada bagian yang menjulur keluar dari bodi meskipun di-zoom maksimal. Lensa akan bergerak secara menyamping di dalam bodi, sehingga tidak terlihat dari luar. Tentu saja ini untuk mempertahankan bodi kedap air yang menjadi keunggulan utama kamera ini.

Namun ada beberapa kelemahan bawaan kamera waterproof. Pertama, zoom yang unik mengakibatkan diameter lensa yang terbatas sehingga bukaan maksimalnya relatif kecil. Kedua, meskipun berpredikat waterproof, kamera ini tidak “saltproof” alias tidak tahan garam. Ini adalah kesalahanpahaman yang kerap dilakukan orang kebanyakan. Karena beranggapan kameranya tahan air, begitu selesai digunakan untuk memotret dalam air laut, kamera tidak dicuci dulu sebelum disimpan. Akibatnya, garam yang tertinggal di kamera akan merusak sil karet yang kemudian merusak rangkaian elektronik dalam kamera. Kalau sudah begini, biaya perbaikannya bisa jadi hampir sama dengan beli baru. Yang benar setelah digunakan di air laut, kamera harus disemprot atau dicelupkan dalam air tawar bersih hingga garam yang menempel bisa larut.

Selain itu, kamera waterproof jelas lebih mahal dibanding kamera saku biasa yang sekelas. Dulu, kamera jenis ini harganya lebih dari 3 juta rupiah dan modelnya sedikit. Untungnya, kini hampir semua produsen kamera besar mengeluarkan kamera waterproof dan harganya sudah turun hingga di bawah 2 juta rupiah. Berikut rekomendasi kamera waterproof yang layak dicermati.

1. Pentax WG-10

Pentax WG-10 waterproof / shockproof / dustproof pocket camera
Pentax WG-10 waterproof / shockproof / dustproof / coldproof pocket camera

Ini adalah rekomendasi pertama di kelas waterproof di bawah 2 juta. Kamera ini tahan air hingga 10 m, dua kali lebih dalam dibanding pesaingnya. Selain tahan dingin hingga -10 C, tahan banting hingga 1,5 m, kamera ini juga tahan beban (crushproof menurut pentax) hingga 100 kg. Artinya kamera ini tetap berfungsi baik meskipun diinjak beban seberat 100 kg. Spesifikasinya adalah sensor CCD 14 megapiksel dengan lensa 28-140 mm (5x zoom) dan bukaan f/3.5 – f/5.5 . Sensornya memiliki ISO hingga 6400, tertinggi di kelasnya. Dipadukan dengan fitur SR (shake reduction) dengan metode sensor shift yang berguna mengurangi getaran, gambar yang dihasilkan akan tetap tajam meskipun dalam kondisi cahaya redup. Fitur paling unik adalah adanya 5 lampu LED di sekeliling barrel lensa yang berguna menerangi obyek dalam pemotreten mode makro. Ini sangat berguna ketika Anda ingin memotret hewan-hewan kecil yang sering bersembunyi di balik karang ketika cahaya yang masuk ke dalam air laut tidak terlalu terang. Selain itu, ada pula fitur self portrait assist, sangat cocok bagi Anda yang gemar narsis memotret diri sendiri. Namun menurut saya, bentuk kamera ini agak aneh, tapi ini tentu sangat relatif, bisa jadi Anda justru lebih suka dengan bentuknya. Dengan segala kelebihannya, kamera ini hanya dihargai Rp 1.900.000 , paling murah dibanding kompetitornya.

2. Fujifilm Finepix XP50

Fujifilm Finepix XP50, waterproof / shockproof / dustproof pocket camera
Fujifilm Finepix XP50, waterproof / shockproof / dustproof / freezeproof pocket camera

Rekomendasi selanjutnya adalah kamera besutan fujifilm. Kamera ini tahan air hingga kedalaman 5 m, tahan banting dari ketinggian 1,5 m, tahan debu, dan tahan dingin hingga -10 C. Spesifikasinya adalah sensor CCD 14 megapiksel plus lensa 28-140 mm (5x zoom), bukaan f/3.9 – f/5.5, dengan ISO hingga 3200. Fitur anti getar juga menggunakan metode sensor shift. Kamera ini memiliki kelebihan utama dalam merekam video hingga kualitas full HD (1080p), tertinggi dibanding kompetitornya yang hanya 720p. Keunikan kamera ini adalah adanya fasilitas untuk tagging foto dan video yang akan terunggah (upload) otomatis ke facebook begitu Anda menghubungkan kamera dengan komputer, cocok bagi Anda yang maniak dengan media sosial. Banderol kamera ini adalah Rp 2.099.000 , sedikit di atas batas psikologis 2 juta, tapi saya yakin harganya akan turun dalam waktu dekat.

3. Panasonic Lumix DMC FT20

Panasonic Lumix DMC-FT20, waterproof / shockproof / dustproof pocket camera
Panasonic Lumix DMC-FT20, waterproof / shockproof / dustproof pocket camera

Ini adalah rekomendasi berikutnya. Ketangguhannya sama dengan kamera Fujifilm XP50. Lensanya paling lebar dibanding pesaingnya, hingga 25 mm, namun zoom optiknya hanya 4x dengan bukaan f/3.9 – f/5.7 , sementara sensornya adalah CMOS 16 megapiksel dengan ISO hingga 1600, namun bisa ditingkatkan hingga 6400 di mode hi sensitivity. Keunggulan utamanya adalah fitur anti getar yang disebut Mega OIS (Optical Image Stabilization). Sesuai namanya, fitur ini disematkan pada lensa sehingga hasilnya lebih baik dibanding metode sensor shift. Kamera ini juga punya fungsi tagging gambar untuk diunggah di media sosial, mirip dengan Fujifilm XP50. Bentuk kamera ini cenderung simpel, namun tetap menyiratkan ketangguhan. Harga kamera ini adalah Rp 1.970.000 .

Kalau Anda tidak keberatan dengan harga 2 juta lebih, pilihan lain adalah Nikon Coolpix AW100. Secara umum, spesifikasi tidak jauh berbeda dengan kamera di atas, dengan kelebihan utama adanya fitur GPS. Keuntungannya, Anda bisa melakukan “geotagging” di gambar yang Anda potret, sangat cocok bagi petualang aktif dengan daya jelajah tinggi. Selain itu, pilihan warnanya cukup banyak, termasuk warna hijau loreng khas militer. Harganya Rp 2.300.000 , cocok untuk Anda yang memang “beragama” Nikon.

Harga kamera di atas berasal dari http://www.jpckemang.com pada tanggal 12 Agustus 2013 saat kurs 1 USD = Rp 10.200 . Tentu saja, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Tulisan lain tentang kamera saku di bawah 2 juta rupiah bisa dilihat di sini , sementara kamera saku di bawah 1,5 juta rupiah juga bisa ditengok di sini .

Advertisements

45 thoughts on “Camera review : kamera saku (pocket camera) waterproof di bawah 2 juta rupiah”

    1. Wah aku gak berani rekomen kalo di Semarang soalnya blm pernah beli kamera di sana… saranku coba camera.co.id dia bisa kirim ke seluruh indonesia, gak usah kuatir ini toko udah terbukti aman dan reputasinya jelas…

      Like

    1. ya sama aja, kamera waterproof sebenarnya sama aja ama kamera digital biasa, hanya casingnya dibuat lebih kedap air/debu… kalo emg cari kamera segala medan, cocok ni kamera waterproof, apalagi skr banyak yg bagus2

      Like

    1. hampir sama sih… nikon menang GPS dan hi speed photo sampe 240 fps, sementara olympus menang ISO lebih tinggi dan lebih kompak… kalo aku lebih rekomen Nikon AW100

      Like

  1. Terimakasih mas reviewnya, kalau merk sony ada yg recommend gk mas untk camera underwater? kalau pentax wg3 nyari dimana y di jakarta?

    Like

    1. ada, Sony TX30 tapi harganya mahal, hampir 4 juta… coba aja di bursa kamera profesional di benhil / ambasador, jpc kemang, atau toko camzone

      Like

  2. Mau tanya kamera pentax wg2 dibandingkan nikkon aw110 sama olmpus tg2 bagusan mana?
    Truz itu katanya bisa menahan beban itu lcdnya kuat gak nahan beban? Takute lcdnya gak kuat itu ntar. Trims.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s