Buku kami: Backpacking Keliling Malaysia (Elex Media)


Semakin hari Malaysia tampak semakin menempatkan diri dalam peta pariwisata dunia. Negeri jiran ini memang memiliki beberapa keuntungan, antara lain topografi alam yang indah, paduan antara pantai berpasir putih dan hujan hutan tropis nan hijau.

Pulau-pulau seperti Penang, Langkawi, Perhentian, dan Sipadan menjadi tujuan wisata turis asing, termasuk para turis dari Indonesia. Selain wisata pantai, Gunung Kinabalu yang berada di Malaysia Timur juga menjadi tujuan bagi para petualang. Negara Bagian Sabah menawarkan berbagai aktivitas ekstrem seperti mendaki gunung, menyelam, serta arung jeram.

Sementara itu Kuala Lumpur sebagai ibukota negara tetap menjadi tujuan utama wisatawan karena beberapa faktor. Salah satunya adalah adanya Menara Kembar Petronas yang masih menjadi menara kembar tertinggi di dunia. Selain itu, Kuala Lumpur juga menjadi lokasi wisata belanja.

Kini, kota metropolitan ini juga menjadi kota penghubung dengan banyaknya frekuensi penerbangan dari berbagai negara. Selain itu, Malaysia juga menjadi wadah perpaduan tiga budaya yang sangat kental, yaitu Melayu, China, dan India. Masing-masing budaya mampu mempengaruhi kekayaan kuliner negara ini. Masing-masing wilayah memiliki kekhasan kulinernya, yang kebanyakan cocok dengan lidah orang Indonesia.

Tampaknya Malaysia mampu menarik minat wisatawan dari Indonesia. Adanya penerbangan murah membuat masyarakat Indonesia makin mudah berwisata ke Negeri Jiran ini. Bahkan, banyak rute penerbangan langsung menuju Kuala Lumpur dari kota-kota di Indonesia, tanpa melalui Jakarta.

Buku ini menulis lengkap panduan berwisata ke Kuala Lumpur, Penang, Langkawi, Genting, Kota Kinabalu, dan Pulau Sipadan. Pada masing-masing bagian terdapat rekomendasi destinasi wisata, akomodasi murah termasuk yang berbentuk dorm, serta lokasi-lokasi untuk mencari makanan murah. Selain itu, buku ini juga sangat tepat bagi Anda yang ingin mendaki Gunung Kinabalu, menyelam di Kota Kinabalu, Langkawi, maupun Sipadan, serta berbagai aktivitas petualangan lainnya.

Panduan Malaysia ini dilengkapi berbagai peta berwarna dan petunjuk transportasi di masing-masing kota. Selain itu, ada pula berbagai kiat agar wisata Anda ke Malaysia tetap mengesankan walaupun dengan anggaran yang terbatas.

Editor’s Note

Panduan backpacking praktis dan aplikatif ke KL, Genting Highlands, Penang, Langkawi, Kota Kinabalu. Disertai informasi detail tentang akomodasi, tempat makan murah meriah, belanja oleh-oleh murah meriah, transportasi, dan peta berwarna. penulis adalah pencinta traveling.

Advertisements

8 thoughts on “Buku kami: Backpacking Keliling Malaysia (Elex Media)”

  1. yang membedakan pariwisata indonesia edngan negara lain sebenarnya apa mbak?menurut mbak pariwisata di indonesia khususnya alamnya termasuk indah atau tidak dibandingkan negara-negara lain?

    Like

  2. saya selalu menyempatkan diri ketika traveling untuk bertanya kepada turis yang saya kenal di jalan apa yang mereka suka dari Malaysia, dan juga Indonesia tentunya. Mereka yang daya jelajahnya tinggi, datang dari negara-negara eropa dan dari Amerika ternyata memang lebih betah di Malaysia. Mereka bahkan pernah saya temui sudah di Kuala Lumpur selama satu bulan. Dari apa yang saya korek lebih jauh, ternyata memang infrastruktur lebih mereka cari. Dengan lamanya rentang waktu mereka bepergian (ada yg 4 bulan hingga 2 tahun di perjalanan) membutuhkan infrastruktur dan itu membuat budget perjalanan menjadi lebih murah. Banyak yang bilang memang negara kita ini mahal walaupun banyaknya spot yang ingin mereka kunjungi tetapi tingginya biaya hidup disini membuat mereka ngga bisa lama2 di Indonesia.

    Saya salut sama Malaysia yang sudah mengatur regulasi harga sehingga setiap spot menjadi layak untuk dikunjungi. Tingginya kemauan Malaysia memenuhi fasilitas untuk turis ternyata memang perlu ya. Bahkan tanpa promosi-pun si turis2 dari negeri jauh itu sudah tau kemana akan pergi. Hanya saja ternyata rasa aman mereka juga tergantung pada budgeting dan realitas di lapangan…Kapan ya Indonesia bisa seperti itu? tanpa cerita terkena kemplangan orang, atau kena tipu, atau juga bahkan kepentog orang jahat di Jalan…

    Hehe…maaf jadi panajng lebar

    Like

    1. Makasih mas atas komentar panjang lebarnya. Memang demikian. Secara natural Indonesia jelas lebih unggul, tapi Malaysia menang di infrastruktur, terutama transportasi publik. Sebenarnya banyak juga backpacker yg berbulan2 di Indonesia tapi biasanya mereka yg hardcore. Kalau keluarga jelas pilih Malaysia. selain itu KL adalah hub jadi lebih mudah dan murah dijangkau dari negara2 para wisatawan tsb

      Like

  3. saya berminat membeli buku ini. sulit bagi saya utk menemukan buku ini pada toko2 buku di kota saya (padang). bisakah saya membelinya via online langsung dengan anda disini ?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s