Pok Tunggal, Menelusuri Pantai Baru di Jogja


Kesibukan kuliah yang padat di akhir semester ini membuat saya dan teman-teman kampus  sejenak ingin melepaskan kejenuhan akibat tugas kuliah yang menggunung. Kami sepakat untuk pergi ke pantai. Tujuan kami kali ini adalah pantai Pok Tunggal, pantai ini terletak di kabupaten Gunung Kidul dan memang masih terbilang baru dan menurut beberapa akun twitter wisata di Jogja, pantai ini memang cukup bagus dan rekomended untuk dikunjungi.

Dengan berbekal nasi padang, kami  bersepuluh berangkat dari kampus (Fisip UPN  Jogja) dengan berboncengan motor pukul 8.30 WIB, dengan harapan perjalanan tidak akan sampai 2 jam. Perjalanan adem anyem saja sampai tiba di pintu loket kawasan pantai karst gunung kidul. Perlu diketahui, pantai Pok Tunggal ini terletak di sebelah pantai Indrayanti (urutannya adalah pantai sundak – Indrayanti – Pok Tunggal). Sampai di kawasan Indrayanti ternyata terjadi kemacetan yang cukup panjang, segala macam kendaraan tumplek blek di situ mulai dari Bus, Mobil, Motor bahkan sepeda. Kendaraan-kendaraan tersebut sibuk mencari parkir untuk wisata di pantai Indrayanti, yang saat ini memang sedang ngeboom.

pantai Pok Tunggal
pantai Pok Tunggal

kemacetannya memang sangat parah apalagi mengingat kami pergi di hari sabtu. Beberapa teman perempuan yang tidak terbiasa traveling meminta memutuskan untuk putar balik saja dan ke sundak. Namun putar balik pun juga susah karena kami terlanjur terjebak ditengah-tengah kemacetan. Akhirnya 1 orang teman turun dan mencarikan jalan di sela-sela bis besar. Akhirnya setelah cukup sabar kami berhasil lolos dari kemacetan.

Berbeda dengan jalan utama yang sudah diaspal, ternyata jalan menuju Pantai Pok Tunggal masih cukup terjal dan berbatu juga belum terlalu lebar (masih bisa dilalui mobil namun bis tidak bisa). di sini kami harus berkendara dengan berhati-hati agar tidak tergelincir dan nyungsep di semak-semak. sebenarnya jaraknya dari jalan utama ke pantai tidak terlalu jauh, namun karena jalan kurang bagus maka kami mengemudi dengan pelan-pelan.

Setelah laut mulai terlihat muka-muka berminyak dan lelah berubah menjadi sumringah. Ternyata memang benar, Pantai Pok Tunggal cukup setimpal dengan perjalanan yang kita lalui. Seperti Indrayanti, para penduduk sekitar juga menyewakan payung-payung serta tikar. Sewa 1 payung plus 1 tikar adalah Rp 20.000, jika anda tega pada mbah-mbah yang menyewakan maka anda dapat menawarnya 😀

Pok Tunggal cenderung masih bersih, pemandangannya memang tidak jauh berbeda dengan Indrayanti dan Sundak yang berada di sebelahnya, namun menurut saya pantai ini memiliki keunggulan dibanding Indrayanti dan Sundak. Pertama, Pok Tunggal tidak seperti Sundak yang di pasirnya banyak karang, pasir di Pok Tunggal sangat halus dan jarang sekali ditemui karang.  Kedua, Pok Tunggal memiliki bibir pantai yang lebar, tidak seperti Indrayanti yang memiliki bibir pantai sangat sempit sehingga membuat tidak leluasa dalam bermain air.

kurang lengkap jika ke pantai tidak bermain pasir
kurang lengkap jika ke pantai tidak bermain pasir

Selain itu, jika anda tidak lelah anda dapat mendaki bukit di sana untuk melihat pemandangan pantai dari atas. Jalanan menanjak menuju puncak bukit dihiasai dengan gubuk-gubuk peristirahatan. Gubuk-gubuk tersebut di tata rapi sampai di puncak bukit. Disana juga sudah terdapat banyak warung-warung makan dan kelapa muda untuk menemani anda bersantai dibawah payung warna-warni.

Advertisements

14 thoughts on “Pok Tunggal, Menelusuri Pantai Baru di Jogja”

  1. mohon info, jika saya dari apa harus ke yogja dulu atau bisa lewat blitar atau madiun ?….
    jika dari yogja, rutenya leawti mana saja ?
    thank you

    Like

    1. Kalau dari Jawa Timur bisa lewat Pacitan-Wonogiri-Gunungkidul, cuma mungkin jalannya kurang bagus. Saran saya sih mending ke Jogja aja dulu biar santai, barus etelah itu ke Gunungkidul karena di GK pantai yang bagus ga cuma Pok Tunggal. Ada Indrayanti, Kukup, Siung, sekitar 40-an pantai. Ada juga cave tubing di Gua Pindul dan Kalisuci.

      Kalau dari Jogja, langsung ke jalan Jogja-Wonosari teru saja bisa lewat Jalan Baron, kalau sudah melewati Baron, di sepanjang jalan banyak tanda-tanda ke pantai-pantai kecil, tinggal pilih yang mana saja monggo.
      Alternatif lainnya adalah dari Jl baron ke arah Pantai Siung, ketemunya sama dengan jalan rute pertama tadi.

      Like

  2. Welcome to Gunungkidul….semoga bisa di kembangkan lagi denagn fasilitas2 penunjang yang laen.MARI KITA JAGA ALAM KITA agar Alam bisa bersahabat denagn Kita.

    Like

    1. Iya bener. Tapi kalo aku lebih seneng lewat yg arah pantai siung, lebih deket. Dan nanti samainya pok tunggal duluan sebelum indrayanti. bayar masuk hanya donasi seikhlasnya. sewa payung+tikar atau gazebo 20rb.

      Like

    2. Ada 2 jalur kalo mau ke Pok Tunggal. Yang umum dipakai lewat jalur ke arah pantai Baron/Kukup trus nyusuri pantai ke arah timur sampai ketemu Indrayanti, baru sampai Pok Tunggal. Tapi jalur ini biasanya ramai, apalagi pas musim liburan. Lebih enak lewat jalur ke arah Pantai Siung. Jadi dari Wonosari ke selatan lewat Jalan Pantai Baron sampai ada pertigaan, kalo lurus ke Baron/Kukup kalo kiri ke Siung/Wediombo, ambil ke arah kiri, lurus terus sampai ada pertigaan kalo lurus ke Siung/Wediombo kalo kanan ke Pok Tunggal / Indrayanti, nah ambil yang ke kanan…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s