Eloknya Prambanan dari Kejauhan


Belakangan ini saya dan Puput sedang tergila-gila memotret candi, terutama dari kejauhan. Setelah (tidak terlalu) sukses dengan Borobudur dari Punthuk Setumbu, kami berambisi untuk memotret Prambanan.

Candi Prambanan terlihat dari Sumberwatu
Candi Prambanan terlihat dari Sumberwatu

Awalnya sih kebetulan saja, melengkapi telusur candi, kami berangkat ke Candi Barong, di bagian selatan Prambanan. Jalan masuknya tidak terlalu jauh, melewati kampung dan petak-petak sawah yang menghijau. Jalanan mendadak menyempit, mendaki, dan membelok ke kiri, pepohonan di sisi kanan kiri melengkung bagaikan kanopi.

Ternyata dari sini terlihat pemandangan Candi Prambanan yang luar biasa cantik. Pepohonan dan sawah hijau membingkai pemandangan candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut. “Pantesan banyak muda-mudi nongkrong di pinggir jalan,” pikir saya waktu itu. Setelah pulang dari Candi Barong kami sempat hampir berhenti untuk memotret Prambanan, sayangnya jalanan sempit sulit untuk memarkir mobil. “Kapan-kapan ke sini lagi, wong cedhak,” kata Puput.

Nah ternyata di sisi jalan ini ada sebuah restoran mewah dan resort-to-be (masih dibangun), tapi waktu itu kami bablas-bablas aja wong ga tau.

Akhirnya kemarin, ketika sepagian Jogja gerimis dan kami bingung mau ke mana teman di @LiburanJogja menyarankan untuk ke Sumberwatu Heritage ini. Restorannya bernama Abhayagiri. Di tengah rintik-rintik kami melaju menuju ke Desa Sumberwatu.

Ternyata pemandangan dari Restoran Abhayagiri memang luar biasa. Bukan hanya Prambanan, tetapi sebuah candi kecil bernama Sojiwan juga terlihat. Memang saat itu gerimis dan berkabut, jadi foto tidak sempurna, namun masih cukup bagus – terlihat agak misterius. Paduan antara sawah hijau, pohon-pohon kelapa, dan Candi Prambanan membuat pemandangan ini layak diabadikan.

Resort dikelilingi taman yang indah
Resort dikelilingi taman yang indah

Pak Anton dari Abhayagiri menjelaskan bahwa paling cocok berkunjung ke sini pada sore dan malam hari, terutama hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Saat itu pertunjukan sendratari Ramayana sedang digelar sehingga lampu-lampu Prambanan dinyalakan semua.

Restoran ini cocok bagi Anda yang ingin menjamu relasi, candle-lit dinner, atau bagi yang mau nembung pasangannya. Jangan seperti mantan pacar saya yang nembungnya ga cetho.

Tempat yang cocok untuk nembak gebetan
Tempat yang cocok untuk nembak gebetan

Lokasi dan menunya memang cocok untuk acara spesial, karena harganya juga agak tinggi untuk standar Jogja. Untuk standar Jakarta sih biasa saja.

Selesai makan kami diantar Mas Dandy keliling-keliling Sumberwatu Heritage ini. Restoran memang sudah buka sejak 2012, namun vila sedang dibangun dan baru akan dibuka tahun depan. Saya mengintip salah satu vilanya dan, “Saya mau banget deh nginep di sini.”

Surprisenya, ternyata di dalam kompleks Sumberwatu ada candi yang bernama Sumberwatu (juga). Candi ini tengah dipugar oleh pihak resort bersama dengan Dinas Purbakala. Nah, lengkap banget pokoke.

Buat yang tertarik ke sini, bisa follow twitter: @abhayagiri_food

iframe style=”width:100%; height:100%; border:none; margin:0; padding:0;” src=”http://log.viva.co.id/iframe&#8221; scrolling=”no”></iframe>

Advertisements

2 thoughts on “Eloknya Prambanan dari Kejauhan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s