Indahnya Borobudur dari Punthuk Setumbu


Saya yakin banyak orang yang sudah pernah ke Candi Borobudur. Menikmati indahnya mahakarya nenek moyang tersebut dari dekat, beramai-ramai naik ke stupa teratas, memang seru dilakukan. Namun bagi pecinta fotografi, ada beberapa lokasi yang dapat didatangi untuk memotret Borobudur dari kejauhan. Dua tempat yang menjadi favorit para pengejar matahari terbit Borobudur adalah Punthuk Setumbu di Magelang dan Puncak Suroloyo di Kabupaten Kulonprogo.

Siluet Borobudur dari Punthuk Setumbu
Siluet Borobudur dari Punthuk Setumbu

Perjalanan pertama kami ke Suroloyo gagal total karena hujan deras sehingga Borobudur tidak terlihat sama sekali. Ke Punthuk Setumbu pekan kemarin lebih sukses, walaupun Puput dengan cucupnya lupa membawa kamera SLR kebanggaannya (padahal lensa Canon 70-200-nya dibawa dari Jakarta!). Akhirnya kami harus ikhlas hanya mengambil gambar dengan dua kamera saku.

Berkat informasi dari teman-teman Liburan Jogja (@LiburanJogja), kami tidak kesasar menuju ke Punthuk Setumbu. Dari arah Hotel Manohara lurus mengikuti jalan hingga ke sebuah perempatan, kemudian belok ke kanan. Sempat mampir dulu di warung dekat perempatan untuk membeli ransum karena Oliq sedang ekstra bladog.

Stupa Borobudur mengintip dari balik pepohonan
Stupa Borobudur mengintip dari balik pepohonan

Kami mengikuti jalan terus hingga ada tanda untuk membelok ke kanan. Jalannya menanjak cukup tajam, dengan dua lajur semen (bukan aspal keseluruhan). Yah, apesnya kalau ketemu mobil lain salah satu harus ngalah. Kami semakin menanjak hingga tiba di tempat parkir yang kosong melompong. Lha gimana nggak kosong, wong orang lain datengnya jam 4 pagi buat liat sunrise, kita baru sampai jam 9 pagi!

Beberapa pemuda pengelola lokasi wisata ini mendatangi. “Wah, sami sampun mandap, Mas,” kata salah satunya, memberitahu bahwa pengunjung lain sudah pada pulang. Tiket masuk per orang Rp 15 ribu, dan parkir mobil 5 ribu.

Ternyata dari tempat parkir ini kami masih harus mendaki bukit kira-kira 400 meter, jalan tanah yang sudah dipahat untuk memudahkan pengunjung. Walaupun sudah lumayan, kalau habis hujan pasti sangat licin. Lumayanlah 400 meter mendaki sambil menggendong Oliq.

Oliq diuncalke Papa Krewel
Oliq diuncalke Papa Krewel

Tibalah kami di puncak. Di sana terdapat gubug kecil untuk berteduh serta sebuah gardu pandang sangat sederhana. Dan Borobudur kelihatan!!! Di sini barulah kami sadar kesalahan fatal tidak bawa kamera bagus. Well, kamera saku kami bagus tapi lensanya tidak cukup panjang untuk men-zoom Borobudur (kamera saku lensa panjang saya ketinggalan di kereta Thalys di Amsterdam, dan ilang!). Ya sudahlah, kata Puput, berarti memang lain kali harus ke sini lagi nginep bawa kamera terbagus dan datang pas matahari terbit.

Puput, Oliq, dan Pak Muhaimin
Puput, Oliq, dan Pak Muhaimin

Ada seorang bapak yang datang, tampaknya penunggu tempat ini. Pak Muhaimin namanya. Belia banyak cerita tentang lokasi ini dan pengunjung-pengunjung yang sudah ditemuinya. “Foto sampun tekan Amerika, Inggris, Perancis, wong difotoni terus,” katanya sambil melinting tembakau. Bau rokok tingwe (linting dewe) tercium khas.

Pak Muhaimin ini dulunya menanami tanah yang sekarang dijadikan lokasi memotret Borobudur ini. Katanya, banyak yang datang dan mendirikan tenda demi pemandangan matahari terbit. Banyak juga yang gagal karena cuaca buruk.

Langitnya tidak jauh berbeda dengan foto yang saya ambil di Champs Elysees Paris
Langitnya tidak jauh berbeda dengan foto yang saya ambil di Champs Elysees Paris

Dari sini, Borobudur terlihat cukup jelas, walau kecil. Kebetulan cuaca saat itu cukup bersahabat. Yah, karena datangnya memang kesiangan, jadi posisi mataharinya mengganggu pencahayaan foto. Apalagi pakai kamera saku saja.

Walaupun tidak sempurna, kami puas dengan lokasi Punthuk Setumbu ini, dan pasti akan ke sana lagi dengan peralatan perang yang lebih lengkap!

Advertisements

6 thoughts on “Indahnya Borobudur dari Punthuk Setumbu”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s