Menginap di Apartemen, Alternatif Selain Hotel


Kebanyakan orang pertama kali mempertimbangkan masalah harga ketika memilih akomodasi saat berlibur di luar negeri. Untuk para pelancong tunggal, tentu saja pilihannya akan jatuh pada penginapan berbentuk asrama (dorm), atau hostel murah meriah. Harga dihitung per orang per malam. Namun, solusi seperti ini tentu tidak berlaku bagi keluarga yang membawa anak.

Di depan bangunan apartemen kami di Amsterdam
Di depan bangunan apartemen kami di Amsterdam

Sebagian besar orang akan langsung memilih hotel, kami pun dulu demikian. Tetapi, menurut kami, menyewa apartemen justru lebih menyenangkan. Bermula ketika berlibur ke Tokyo dan Kyoto, dilanjutkan saat di Paris dan Amsterdam, kini pun kami tinggal di apartemen di Stavanger – sebuah kota minyak di Norwegia.

Menyewa apartemen jangka pendek seperti ini pasti ada plus minusnya. Mari kita bahas pelan-pelan:

1. Apartemen belum tentu lebih murah daripada hotel, tapi belum tentu juga lebih mahal. Contohnya, menyewa apartemen di Tokyo lebih murah daripada hotel-hotel di kota megapolitan tersebut. Namun, di Kyoto, tarif apartemen dan apart hotel lebih mahal daripada kamar hotel. Di Stavanger, apartemen lebih murah daripada hotel dengan luas yang jauh lebih besar (kamar hotel bintang 3-4 seluas 15-20 meter persegi minimal Rp 2 juta semalam, apartemen dengan harga yang sama bisa dapat 2-3 kamar tidur).

2. Kebanyakan apartemen lebih luas dari kamar hotel. Hanya di Amsterdam kami mendapat apartemen yang ukurannya seluas kamar hotel bintang 2 atau 3 – terasa lebih sempit karena ada bagian dapurnya.

3. Menginap di apartemen membuat Anda lebih merasakan kehidupan penduduk lokal. Tinggal di hotel lebih merasa seperti turis.

4. Keuntungan lainnya adalah lebih private, tidak melulu ada yang ketok pintu untuk menanyakan laundry atau membersihkan kamar dsb. Kelemahannya adalah tidak ada housekeeping sehingga Anda harus membersihkan apartemen sendiri.

Peralatan masak seperti ini jadi faktor penting memilih akomodasi
Peralatan masak seperti ini jadi faktor penting memilih akomodasi

5. Kelebihan yang paling penting bagi saya adalah bisa memasak sendiri. Apartemen di luar negeri biasanya sudah fully furnished dengan fully equipped kitchen. Traveler kere seperti kami cocok dengan yang seperti ini. Isi dapur standar: kompor (bisa listrik, induksi, atau gas), kadang ada oven, sebagian besar ada microwave, ketel listrik, coffee maker, tempat cuci piring, dan perkakas memasak (panci, wajan, dsb), perkakas makan (gelas, piring, mangkok dsb). Yang biasanya saya bawa hanya rice cooker kecil – dari kota-kota yang pernah kami kunjungi hanya apartemen di Tokyo yang menyediakan penanak nasi. Dari Indonesia biasaya saya membawa berbagai bumbu (rawon, kari, nasi goreng, sop, soto dll), beras (bisa beli sih), sardin, abon, indomie. Jauh lebih irit daripada harus makan di restoran setiap saat. Cocok juga bagi Anda yang harus mengkonsumsi makanan halal.

6. Selain itu kebanyakan (tapi tidak semua) apartemen menyediakan mesin cuci (dengan atau tanpa pengering). Di hotel, bila Anda harus me-laundry baju tentu sangat mahal. Bila tinggal di hotel saya harus mencuci dengan tangan – yang tentu saja ga bersih banget – dan mencantol-cantolkan baju basah di saentero kamar mandi dan kamar hotel. Di apartemen, hal seperti ini lebih mudah.

7. Apartemen di luar negeri biasanya juga dilengkapi dengan internet yang cepat (yah, setara dengan First Media saya di rumah), sementara di hotel free wifi cenderung lebih lemot.

8. Apartemen biasanya juga menyediakan sofa bed sehingga bisa dihuni lebih dari 2 orang. Peralatan elektronik lain yang ada adalah TV (dengan atau tanpa TV kabel), sering juga ada DVD player dan tape, kulkas pasti ada, AC/heater (super penting di musim dingin), dan kadang bahkan ada dishwasher.

Lalu bagaimana cara memesan apartemen?

1. Anda dapat memulai dari situs seperti Trip Advisor, di sisi sebelah kanan hotel biasanya ada B&B, Specialty Lodging, dan Vacation Rental. Anda klik Vacation Rental dan akan menemukan banyak pilihan apartemen di kota tujuan Anda. Di Agoda, Booking.com, dan sebagainya pun ada pilihan apartemen. Lain dengan hotel ketika Anda dapat memesan langsung dengan konfirmasi, ketika memesan apartemen Anda akan berhubungan dengan si pemilik atau agennya. Belum tentu mereka yang Anda hubungi langsung membalas. Memang agak ruwet, jangan cuma kontak satu apartemen, langsung banyak sekaligus.

Gereja St Sulpice hanya beberapa langkah dari apartemen kami di Paris
Gereja St Sulpice hanya beberapa langkah dari apartemen kami di Paris

2. Cari melalui website penyewaan apartemen lokal. Anda dapat mengoogle misalnya “paris apartment rental” nanti akan muncul berbagai situs seperti: http://www.paris-residences.com, http://www.parisapartment.com dan banyak lainnya. Keunggulan dari situs seperti ini adalah mereka hanya mengurus tidak terlalu banyak apartemen, sehingga memudahkan Anda menentukan pilihan. Anda tinggal cari apartemen di lingkungan yang Anda inginkan, misalnya di Paris di sekitar St Germain de Pres, atau Quartier Latin.

3. Cari apartemen langsung dari pemilik. Bisa mencoba melalui VRBO.com (vacation rental by owner), atau airBnB.com. Tarifnya bis lebih murah karena langsung dengan pemilik. Sekali lagi, hubungi langsung beberapa oran g karena tidak semuanya langsung membalas.

Apa saja yang harus diperhatikan?

1. Lokasi. Pastikan apakah lokasinya dekat dengan tempat wisata, stasiun/terminal, supermarket. Sebenarnya paling enak mendapat apartemen di tengah kota, namun harganya lebih mahal. Ketika di Tokyo kami memilih apartemen di pinggir kota, beberapa stasiun dari Shibuya dan Shinjuku. Walaupun jauh dari pusat kota, apartemen tersebut hanya 200 meter dari stasiun kereta.

2. Perhatikan apa saja fasilitas yang ditawarkan oleh apartemen. Tanyakan kepada pemilik bila Anda kurang yakin.

3. Tarif sewa apartemen berbeda-beda, syarat dan ketentuannya pun berbeda. Misalnya sewa untuk sehari $100, sewa untuk seminggu bisa jadi cuma $500. Ada pula yang menerapkan pajak sekian persen, atau biaya cleaning sekian dolar. Perhatikan total biaya saat memesan dan bandingkan.

4. Banyak apartemen yang menerapkan minimal tinggal, kebanyakan 3 malam. Namun banyak juga yang bisa harian.

Bangunan apartemen kami di Stavanger, Norwegia
Bangunan apartemen kami di Stavanger, Norwegia

5. Pembayaran. Ada berbagai cara pembayaran, tergantung pemilik/manager apartemen. Misalnya melalui kartu kredit, paypal, transfer, atau bahkan tunai. Sistem pembayarannya pun berbeda-beda, ada yang minta 100% sebelum kedatangan, 10% di muka dan sisanya dibayar ketika serah terima kunci, dan sebagainya.

6. Kunci. Biasanya pemilik atau wakil pihak apartemen akan menunggu di unit untuk bertemu dengan Anda. Di sana ia akan menyerahkan kunci, menjelaskan tentang tata tertib, di mana membuang sampah (penting!), cara kerja masing-masing peralatan elektronik, nama dan password internet, dan sebagainya. Anda harus membayar kekurangan pembayaran pada saat itu. Hanya di Amsterdam kami harus ambil kunci di kantor pengelola apartemen.

7. Check in biasanya sekitar pukul 13.00 hingga 15.00, bisa lebih awal bila tidak ada penghuni sebelumnya. Check out sekitar pukul 11.00. Waktu check in dan check out lebih fleksibel bila Anda menyewa langsung dari pemilik. Kebanyakan pengelola menyuruh kita meninggalkan kunci di dalam apartemen (bila pintu depan mengunci otomatis), atau di dalam kotak surat (bila pintu depan masih harus dikunci secara manual). Di Tokyo, si pengelola apartemen menemui kami di unit.

Menginap di apartemen membuat kita merasakan kehidupan lokal, misalnya di Jepang, kami jadi tahu harus memilah-milah sampah dalam berbagai tempat. Di Norwegia, Belanda, Perancis puns ampah harus dipilah tapi tidak seheboh di Jepang. Untuk rasa air minum keran Belanda masih juaranya!

Selamat berwisata tanpa menjadi turis!

Advertisements

37 thoughts on “Menginap di Apartemen, Alternatif Selain Hotel”

    1. ini dalam konteks wisata ya, jadi sewa apartemennya juga jangka pendek, walau banyak provider yang juga memfasilitasi sewa jangka panjang dengan harga bulanan. So far sih aku ga pernah dapet masalah, tapi baru nyoba di beberapa kota Tokyo, Kyoto, Amsterdam, Paris, sama Stavanger. Biasanya di testimoni ada komen tentang ownernya. kalo lewat airbnb lebih kelihatan lagi profil si owner. begitu. tapi dari semua landlord apartemen di dunia ini yg paling baik itu aku, makane ono sing ngemplang. kurang ajjjjjjjjjj! *curcol ngoyak2 tenant tidak bertanggung jawab

      Like

      1. Waktu itu mepeeet bgt cuma beberapa hari sblm brgkat jadi game pke airbnb atau vrbo (ga langsung konfirmasi). Pake shortstay, mereka kynya afiliasi sama booking.com

        Like

      2. Okay, thank you Mba! Aku lagi mau ngurus itinerary backpacking buat honeymoon ke Paris nih, websitenya sangat membantu!!! ^^

        Cheers,

        Dip

        Like

      3. ah romantisnya…. Kalau ada lagi yg mau ditanya monggo lho. Apart cari yg di 5 atau 6 arrondissement aja. Gmpg ke mana2

        Like

  1. mba olen saya mau tanya kalo apart yang di tokyo..nama apartment dan harganya berapa ya per hari? saya rencana mau kesana bulan febuari akhir…kalau boleh info alamatnya dan cara menghubunginya bagaimana ya untuk memesan

    Like

    1. Saya lupa tepatnya. Kalo tokyo emang mahal sih, di atas 1 juta tapi enak krn bisa masak dan ada mesin cuci juga. Paling enak lwt airbnb. Atau cari di tripadvisor bagian vacation rental. Saya dulu lewat liveinasia.com

      Like

  2. Mba Olen, boleh minta info nya tempat menginap waktu di Amsterdam dan Paris? bulan Mei nanti saya berencana ke 2 kota tsb membawa anak saya yg berumur 1,5 thn. Blog mba Olen sangat membantu saya dalam mempersiapkan rencana pergi nanti, apalagi setelah membaca kalau lebih baik menginap di apartemen saja 🙂

    Like

  3. Assallammualaikum Wr Wb
    Boleh ngobrol soal apartemen di Jepang, itu max penghuninya boleh brapa orang ya ?
    trus lokasi paling enak dimana, tujuan saya ke Jepang mau ke Tokyo n Kyoto
    mohon infonyanya
    Wass Wr Wb

    Like

    1. Untuk tokyo lokasi plg enak asakusa, shinjuku, shibuya. Tapi kalau kena mahal cari tempat lain gapapa asal dekat dengan stasiun. Untuk max penghuni apartemen tergantung apartemennya. Yg kami tempati dulu tipe studio

      Like

      1. Mbak mau tanya, kalau sewa apartement di shinjuku flexinn stay, misal aturannya max 2 org, kalau kita 3 org mereka akan tahu atau tidak ya? Kl hotel2 di indo kan biasanya cuek mau diisi 3 atau 4 org asal gak ketauan, hehe.. Mohon petunjuk mbak.

        Like

      2. Kalo apartemen mending ngaku aja soalnya biasanya mrk akan temui kita. Dan pas check out juga bisa ketahuan. Kadang ada yg sediain tatami juga lho buat extra. Aku sih nganjurinnya bilang di depan. Klo hotel besar lebih bisa diakalin

        Like

  4. mbak..mau tanya ada rekomendasi apartment di Hongkong kah?

    mau pergi berempat brg orang tua..jd kalau di hotel musti sewa 2 kamar dgn harga yg amit2..:(

    mohon saran dan petunjuknya

    Like

    1. Saran saya book via airbnb, akan ketemu langsung dengan pemilik. Cari yg bisa buat 4 orang. Pilihannya macam2 kok, klo lokasi agak pinggir ya lebih murah.

      Like

  5. halo mb Olen.. mb waktu di amsterdam n paris apartemennya dimana ya? minngu depan ini aku mau ke amsterdam lanjut paris sm keluarga tp blm milih stay dimana, tp kayaknya apartemen oke stlh baca blognya mb olen..:)

    Like

    1. Aku pake short-stay.com mbak, coba digoogle ya. Mereka punya di byk kota eropa. Sbnrnya pake airbnb lebih enak tp klo minggu dpn rasanua mepet bgt. Di paris aku pakai citycosy.com. ada byk web rental apt kok

      Like

  6. mbak oleeeen…salam kenal, websitenya bagus banget, selalu enjoy menikmati tiap coretanmu. Mau nanya klo di amsterdam kemaren ada rekom nginep dimana ? uda sempet liat-liat airBnB.com utk apartemen, per malamnya lumayan mahal jg yah dan banyak yg tersedia lebih dr 2 tempat tidur. padahal butuhnya cuman 1 aja, bapak-ibu-bayi 1,5th. Rencana si klo jadi bakal ke amsterdam bulan Mei sekitar semingguan..
    any advice ? thx b4
    love, Ika from Surabaya

    Like

  7. Wah, informasi nya sgt membantu. Tapi klo boleh, sy mau minta rekomendasi apartemen di korsel. biasanya di korsel hitungan sewa per kamar atau per orang ya?makasi ya. Ditunggu loh reply nya.erna . Jakarta

    Like

  8. Setuju banget, pilihan apartment paling cocok untuk family travel terutama yang anak2nya masih kecil/balita….. pengalaman abis nginep di apartment, trus pindah ke hotel, sengsara deh nggak bisa masak, nggak bisa nyuci, wifi terbatas dan lemot, si mbok langsung mutung, hahaha. Thanks tipsnya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s