Transportasi dari Bandara Paris Charles de Gaulle (CDG) ke pusat kota Paris


Ini adalah pengalaman terbaru saya menaiki kereta dari bandara Paris Charles de Gaulle (CDG) ke pusat kota Paris, lebih tepatnya Rue des Canetes. Sekilas memang tidak ada yang istimewa dalam perjalanan ini, tapi ternyata ada hal-hal yang perlu diketahui khususnya bagi Anda yang baru pertama kali tiba di Paris.

Bienvenue en France, Charles de Gaule, Paris
Bienvenue en France, Charles de Gaulle, Paris

Seperti halnya bandara-bandara kota besar lainnya, Paris CDG juga sangat besar sehingga membingungkan bagi Anda yang baru pertama kali datang. Begitu keluar dari pesawat, Anda akan berjalan di lorong-lorong panjang yang dihiasi foto-foto kuno dan ucapan “Bienvenue en France” atau selamat datang di Prancis. Anda akan dibantu travelator alias “lantai berjalan”. Bagi Anda yang belum familiar, travelator dibuat agar kecepatan jalan kaki lebih cepat. Jadi Anda harus tetap berjalan di travelator, jangan hanya diam. Kalau hanya berdiri dan diam, kecepatan Anda sama saja dengan kecepatan jalan kaki normal. Setelah melewati lorong-lorong dan memasuki ruangan, Anda akan disambut pemeriksaan imigrasi. Pada umumnya, loket imigrasi dibagi atas foreigner alias orang asing dan lokal alias penduduk negara tersebut. Namun di sini, loket dibagi atas pemegang paspor Schengen / Uni Eropa dan semua paspor. Bagi Anda yang bukan penduduk Uni Eropa, tentu Anda harus mengambil antrian di loket semua paspor. Di sini pemeriksaan relatif cepat, hanya dilihat visa Schengen dan masa berlakunya, tidak ditanya macam-macam. Seteleh melewati pemeriksaan imigrasi, langkah berikutnya adalah mengambil bagasi. Anda harus melihat papan pengumuman yang menjelaskan posisi antrian bagasi pesawat Anda. Karena ada banyak sekali conveyor belt tempat antrian bagasi, pastikan jangan sampai salah mengantri, perhatikan baik-baik kode penerbangan, maskapai, dan asal kota yang tertera di papan pengumuman dekat conveyor belt.

Conveyor belt tempat pengambilan bagasi, lengkap dengan papan nomer dan kode penerbangan, Charles de Gaulle, Paris
Conveyor belt tempat pengambilan bagasi, lengkap dengan papan nomer dan kode penerbangan, Charles de Gaulle, Paris

Oya, hal yang menarik adalah munculnya tulisan peringatan yang kira-kira isinya memperingatkan penumpang jangan menggunakan jasa orang-orang yang menawarkan taxi karena taxi resmi hanya tersedia di pintu keluar no.11.

Setelah pengambilan bagasi, Anda akan melewati pintu scanner yang sepertinya memeriksa bawaan Anda secara otomatis. Jadi Anda tidak akan diperiksa secara manual lagi. Ini sangat menyenangkan bagi turis karena pemeriksaan bagasi seringkali menjadi hal yang mengesalkan dan membuang-buang waktu.

Setelah melewati pemeriksaan bagasi otomatis, Anda akan menuju pintu keluar. Nah disini biasanya kebingungan dimulai. Bagi Anda yang hendak menuju Paris dengan kereta, ikuti saja petunjuk RER. Anda akan naik lift, lalu keluar, berganti lift, kemudian turun dan keluar menuju stasiun kereta.

Papan petunjuk moda transportasi, dari Paris Charles de Gaulle gunakan kereta RER B
Papan petunjuk moda transportasi, dari Paris Charles de Gaulle gunakan kereta RER B

Disini kebingungan saya dimulai. Ada banyak mesin penjual tiket atau ticket vending machine, tapi saya tak menemukan loket penjualan manual. Saya coba melihat petunjuk mesin tiket, ternyata mesin ini hanya melayani penjualan dengan koin saja.

Mesin tiket alias vending machine yang melayani penjualan tiket RER dari bandara Charles de Gaulle ke pusat kota Paris
Mesin tiket alias vending machine yang melayani penjualan tiket RER dari bandara Charles de Gaulle ke pusat kota Paris

Nah, kalau uang Anda berupa kertas semua, Anda bisa menukar uang di mesin penukaran uang, tapi mesin ini hanya melayani pecahan uang kertas 10 atau 20 euro saja. Kalau pecahan uang Anda lebih dari itu, artinya Anda harus membeli tiket di loket manual atau membeli sesuatu dan berharap mendapat kembalian berupa pecahan 10 atau 20 euro.

Mesin tukar uang kertas ke koin, maksimal 20 euro, Charles de Gaulle, Paris
Mesin tukar uang kertas ke koin, maksimal 20 euro, Charles de Gaulle, Paris

Setelah saya bertanya ke loket informasi, ternyata loket penjualan ada di pojokan dengan papan petunjuk yang didominasi warna hijau. Setelah saya datangi, ternyata antrian lumayan panjang. Setelah menunggu setengah jam lebih, akhirnya saya dapat tiket RER B menuju Paris dengan harga 9,5 Euro per orang. Tiketnya hanya berupa kertas kecil namun agak tebal. Setelah mendapat tiket, kami menuju peron kereta dengan melewati pintu otomatis. Anda tinggal memasukkan tiket, lalu tiket akan keluar lagi dan pintu akan terbuka. Simpan tiket baik-baik, karena masih diperlukan untuk keluar peron di stasiun tujuan. Setelah sampai di peron, ternyata ada 2 jalur kereta, jadi perhatikan baik-baik tujuan Anda.

Loket penjualan tiket kereta yang melayani penjualan secara manual, Charles de Gaulle, Paris
Loket penjualan tiket kereta yang melayani penjualan secara manual, Charles de Gaulle, Paris

Kali ini saya menuju Chatelet-Les Halles di arah menuju Massy-Palaiseau. Setelah menunggu kira-kira 15 menit, kereta saya datang. Bentuknya tidak terlalu bagus, mirip kereta bisnis di Indonesia. Tak perlu menunggu lama, kereta langsung berangkat. Kami hanya berhenti di beberapa stasiun besar dan akhirnya tiba di Chatelet-Les Halles dalam waktu setengah jam.

Suasana dalam kereta RER B yang menghubungkan Charles de Gaulle dengan pusat kota Paris, mirip kereta bisnis di Indonesia
Suasana dalam kereta RER B yang menghubungkan Charles de Gaulle dengan pusat kota Paris, mirip kereta bisnis di Indonesia

Dari sini, kami tak perlu berganti stasiun, cukup berpindah jalur menuju jalur Metro M4. Tiket RER B yang dibeli di bandara ternyata bisa digunakan untuk menaiki metro, jadi kami tak perlu beli tiket lagi. Kami naik Metro M4 menuju Saint-Germain des Pres di arah menuju Porte d’Orleans. Metro ini sangat cepat dan nyaman, sehingga selalu penuh penumpang apalagi di jam-jam sibuk. Hanya perlu 6 menit untuk tiba di stasiun Saint-Germain des Pres. Setelah keluar kereta, kami mencari-cari lift karena membawa kereta bayi alias stroller dan koper besar. Namun ternyata kami tidak beruntung, stasiun ini tidak menyediakan lift dan eskalator, jadi terpaksa kami bawa stroller dan koper menaiki tangga. Akhirnya setelah bersusah payah, kami berhasil keluar di Boulevard Saint Germain, lalu berjalan kaki ke Rue des Canettes. Alhamdulillah, kami bisa menginjakkan kaki di kota Paris dengan selamat.

Advertisements

2 thoughts on “Transportasi dari Bandara Paris Charles de Gaulle (CDG) ke pusat kota Paris”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s