Backpackologists go to Paris


Pertama kami sampai di Bandara Charles de Gaulle, yang pertama saya katakan adalah, “Bokongku njarem!” Setelah penerbangan panjang hampir 14 jam langsung dari Singapura — sambil mangku Boliq — pantat emang jadi kebas. Apalagi bagi yang pantatnya tepos. Sekian dulu pembicaraan mengenai pantat.

eiffel

Jadilah kami terdampar di bandara karena apartemen yang disewa baru available jam 12. Setelah membrukutkan diri dengan wintercoat dan tetek bengeknya, kami ribet cari transport umum ke apartemen yang letaknya di sekitar 6e arrondisement, di dekat St Germain de Pres. Ternyata harus naik RER (kereta suburb) pindah ke Metro (subway/kereta bawah tanah).

Walaupun sudah hampir memasuki musim semi Paris ini masih dingiiiiiiiiiiiiiiiin banget. Apalagi kalau mulai gerimis dan berangin. Mati deh!

Sehubungan kami baru akan kembali ke Jakarta tanggal 10 Februari, minta maaf dulu kalau ada komen-komen yang belum terbalas. Internet sih ada, cuma balik dari jalan-jalan udah terlalu lemes untuk buka laptop. Akan banyak banget cerita dan tips tentang Paris, dan insya Allah Amsterdam.

Au revoir!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s