Mengunjungi Candi Budha Tertua di Jogja [Telusur Candi 3: Candi Tara/Kalasan]


Banyak orang selalu menyebut Borobudur saat membicarakan bangunan candi Budha. Padahal, ada banyak candi bercorak Budha yang terdapat di Jogja, salah satu yang berkaitan erat dengan Borobudur adalah Candi Tara. Candi yang terletak di Kalibening, Kalasan ini dibangun oleh konseptor yang sama dengan Borobudur, yaitu Rakai Panangkaran. Karena letaknya di daerah Kalasan, maka candi ini lebih dikenal dengan nama Candi Kalasan.

IMG_2670
candi tara

Selesai dibangun pada tahun 778 M, Candi Tara menjadi candi Budha tertua di Jogja. Candi yang berdiri tak jauh dari Jalan Jogja Solo ini dibangun sebagai penghargaan atas perkawinan Pancapana dari Dinasti Sanjaya dengan Dyah Pramudya Wardhani dari Dinasti Syailendra. Selain sebagai hadiah perkawinan, candi itu juga merupakan tanggapan usulan para raja untuk membangun satu lagi bangunan suci bagi Dewi Tara dan biara bagi para pendeta.

Bangunan candi Tara berbentuk dasar bujur sangkar dengan setiap sisi berukuran 45 meter dan tinggi 34 meter. Bangunan candi secara vertikal terdiri dari tiga bagian, yaitu kaki candi, tubuh candi dan atap candi. Bagian kaki candi adalah sebuah bangunan yang berdiri di alas batu berbentuk bujur sangkar dan sebuah batu lebar. Pada bagian itu terdapat tangga dengan hiasan di ujungnya

bagian samping candi tara
bagian samping candi tara

Di sekeliling candi terdapat stupa-stupa dengan tinggi sekitar 4,6 m berjumlah 52 buah. Meski stupa-stupa itu tak lagi utuh karena bagiannya sudah tak mungkin dirangkai utuh, anda masih bisa menikmatinya. Pada halaman Candi terdapat beberapa pepohonan besar yang rindang, sehingga suasananya terasa amat sejuk. Mengunjungi candi yang sejarah berdirinya diketahui berdasarkan Prasasti Candi yang berhuruf Panagari ini, ketika saya membaca sejarahnya, saya semakin mengakui kehebatan Rakai Panangkaran yang bahkan sempat membangun bangunan suci di Thailand.

Untuk menemukan lokasi Candi Kalasan tidaklah sulit. Dari jalan raya Jogja – Solo, kurang lebih 14 km timur Jogja, bangunan candi di selatan jalan pasti sudah terlihat. Hanya perlu masuk gang kurang lebih 50 m, kita sudah memasuki kompleks candi yang secara administratif masuk dalam wilayah Dusun Kalibening, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Jogja.

Candi ini juga menjadi bukti bahwa pada masa lalu telah ada upaya untuk merukunkan pemeluk agama satu dengan yang lain. Terbukti, Panangkaran yang beragama Hindu membangun Candi Tara atas usulan para pendeta Budha dan dipersembahkan bagi Pancapana yang juga beragama Budha.

HTM : Dewasa Rp 2.000

anak-anak Rp 1.000

Advertisements

One thought on “Mengunjungi Candi Budha Tertua di Jogja [Telusur Candi 3: Candi Tara/Kalasan]”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s