Susur Pantai Balikpapan (Melawai-Kemala-Monpera-Manggar)


Kebetulan karena Papa Krewel sedang bertugas ke Balikpapan, Simbok dan Boliq mengekor saja. Toh kami belum pernah ke sini juga. Tujuan lainnya adalah membandingkan kepiting Balikpapan yang legendaris itu dengan kepiting Pantai Sadeng di Gunungkidul.

Walaupun sebenarnya pantai-pantai di sini tidak bisa dibandingkan dengan Derawan, kami dengan semangat 45 menyusurinya. Puput yang 5 tahun tinggal di Kaltim pun tampak bersemangat. Mungkin kisah cinta masa lalunya masih menggelayut. Halah opo iki!

Tentu besok-besok akan saya tulis reviewnya dengan lebih mendetail. Kali ini hanya ringkasannya saja.

Pantai Melawai

Pulau kecil di seberang Pantai Melawai
Pulau kecil di seberang Pantai Melawai

Ini pantainya sangat happening di Balikpapan. Mungkin karena letaknya yang tidak jauh dari kota. Dari Novotel tempat kami menginap, hanya butuh 10-15 menit naik angkot (Rp 3.000). Pantai ini berada sebelum “jalan minyak”, tak jauh dari Pelabuhan Semayang. Pantainya sih, emhhh, begitu aja. Tidak ada pasir pantai yang bisa dijelajahi. Kami hanya bisa inguk-inguk lewat pagar. Pantai ini ramai di sore hari karena banyak pedagang bakso, nasi goreng, rujak, dsb. Kebanyakan pedagang asal dari Jawa Timur atau Madura.

Pantai Kemala

Pantai Kemala milik Polri
Pantai Kemala milik Polri

Pantai ini sekitar 10 menit jalan kaki dari Melawai. Tampaknya ini pantai yang cukup elit, berada di belakang kompleks TNI (atau Polri ya?). Pantainya panjang dan berpasir halus. Cukup enak untuk bersantai dan bermain air. Di pinggir pantai terdapat pohon-pohon untuk berteduh. Harga tiket masuk adalah 1000 untuk pejalan kaki seperti kami. Di kawasan ini banyak restoran dan kafe. Anda jangan main-main di sini, dilarang membawa makanan dan minuman sendiri atau kena denda 500 ribu! Oh, teganya!

Pantai Monpera

Papa Krewel dan Boliq dan Patung Monpera
Papa Krewel dan Boliq dan Patung Monpera

Sepertinya artinya adalah Monumen Perjuangan Rakyat. Pantainya kecil dan tidak oke. Tidak ada pasirnya, airnya keruh. Oh ini yang milik TNI. Tapi di situ ada taman yang cukup lumayan buat duduk-duduk sambil makan rujak. Kami beruntung bertemu dengan ibu TNI yang disyuting  sedang nyanyi Gebyar-Gebyar diiringi jeritan Oliq. Harga rujak sepiring 10ribu.

Pantai Manggar

Gendongan di Pantai Manggar
Gendongan di Pantai Manggar

Ini pantai yang paling oke di Balikpapan kota. Naik taksi sekitar 78ribu dari hotel kami. Naik angkot no 7 warna ijo dari Balikpapan Permai. Pantainya panjang dengan pohon-pohon cemara udang di tepinya. Pasirnya lumayan halus. Sayangnya agak kotor. Di sini banyak permainan air, seperti banana boat. Kebetulan pas kami berkunjung langitnya sedang sangat biru. Jadilah kami asyik berfoto disaksikan oleh para pedagang.

Sekian cerita singkat tentang pantai-pantai di Balikpapan. Oh ya, satu hal yang pasti akan dilihat di pantai-pantai ini adalah kapal tanker pengangkut minyak serta tongkang-tongkang batubara. Yah begitulah. Peace!

Mohon untuk mencentang “notify me of follow-ups via email” bila menuliskan komentar atau pertanyaan sehingga Anda mengetahuinya ketika kami membalas. Terimakasih

Advertisements

14 thoughts on “Susur Pantai Balikpapan (Melawai-Kemala-Monpera-Manggar)”

  1. Jd inget jmn dulu waktu di blpp..Pantai monumen msh bersih n taman baru dibuat (th 87) manggar belum ada cemara lautnya,adanya pohon kelapa

    Like

  2. sekarang ada tambahan..pantai LamarU yang dikelola oleh swasta. Kalau diteruskan ke arah timur akan ketemu lagi dengan Pantai Ambalat (masuk wilayah Kutai Kertanegara)…

    Like

  3. sebenernya di pantai monpera ada pasirnya. mungkin kebetulan lagi pasang aja.
    thanks reviewnya, salam dari Balikpapan. 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s