Kompas Gramedia Travelling Book Fair : Konsultasi Travelling bersama Olenka Priyadarsani


Hari Jumat, 30 Nopember 2012, menjadi hari spesial bagi kami, backpackology.me, karena istri saya sekaligus kontributor utama, Olenka Priyadarsani, memiliki kesempatan menjadi konsultan travelling untuk Phuket, Vietnam, dan Jepang, ditambah tips travelling bersama anak. Ya, acara ini diadakan sebagai ajang promosi dan penjualan buku-buku wisata terbitan Elex Media selaku anak perusahaan dari Kompas Gramedia. Karena ini merupakan acara pertama dan bisa dibilang sebagai uji coba, acara ini diadakan di kantor pusat Kompas Gramedia di Jalan Palmerah.

travelling book fair1

Meskipun hanya diadakan di kantor, antusiame pengunjung cukup tinggi, terbukti dari banyaknya transaksi pembelian buku-buku wisata dan animo para pembeli untuk bertatap muka langsung dengan pengarang buku. Pada kesempatan ini pihak penerbit memang mengundang beberapa penulis untuk datang sebagai konsultan travelling, yaitu Olenka Priyadarsani (Wisata Hemat Phuket dan Backpacking Vietnam), Hairun Fahrudin (Dubai Stop Over, Backpacking Vietnam dan Kamboja, Backpacking Thailand), dan Budi Sulis (Kuala Lumpur, Singapore, dan Hongkong).

Kesempatan bertemu langsung dengan penulis menjadi momen yang tidak disia-siakan oleh kalangan penggemar travelling. Banyak pengunjung yang datang ke Olen dan bertanya tentang Phuket, Vietnam, maupun Jepang. Meskipun buku tentang Jepang masih dalam angan-angan, pertanyaan tentang Jepang menjadi topik favorit, mulai dari obyek wisata, sistem transportasi, hingga yang paling penting biaya hidup maupun bepergian kesana. Jepang memang terkenal sebagai negara dengan biaya hidup paling tinggi sedunia, jadi para pelancong harus pintar-pintar menyiasati biaya yang tinggi tanpa mengorbankan banyak hal yang menjadi kenikmatan berwisata.

Selain Jepang, Phuket juga menjadi obyek wisata favorit yang banyak ditanyakan. Sejak adanya penerbangan langsung dari Jakarta ke Phuket, pulau ini menjelma menjadi dambaan para pelancong Indonesia. Selain obyek wisata, banyak pertanyaan ditujukan mengenai cara bepergian keliling phuket, makanan halal, dan rekomendasi tempat tinggal. Tentu saja semua dijawab dengan senang hati, walaupun semuanya sudah ditulis lengkap di buku Wisata Hemat Phuket. Buku ini sendiri sudah lama terbit dan masih banyak dicari karena ulasan yang lengkap dan mudah diikuti.

Buku yang baru terbit, Backpacking Vietnam, juga banyak dicari oleh kalangan backpacker. Negara ini juga menjadi buruan penggemar wisata di Indonesia karena menyimpang banyak potensi wisata sejarah, budaya, dan alam. Perang Vietnam yang sangat terkenal menyisakan banyak memori yang sangat menarik maupun memilukan. Wisata penyusuran Halong Bay dengan perahu kayu juga menjadi tujuan utama karena lokasi yang sangat indah dan berkesan mistis. Kami pun melewatkan honeymoon dengan berwisata ke obyek ini.

Jadi tunggu apa lagi, jika Anda memang ingin berwisata ke Phuket maupun Vietnam, buku-buku terbitan Elex Media ini layak menjadi pegangan Anda. Segera datang ke toko buku Gramedia atau toko buku terdekat lainnya. Selamat berwisata.

Advertisements

3 thoughts on “Kompas Gramedia Travelling Book Fair : Konsultasi Travelling bersama Olenka Priyadarsani”

  1. Sy ingin berbagi cerita sekaligus peringatan kepada tmn2 yg ingin berwisata ke Ho Chi Minh City vietnam,di salah 1 foto dlm buku Olenka Backpacking Vietnam nampak 2tukang becak (cyclo). Mereka msh beroperasi smp skrg dan telah memeras kami. Awalnya kami hanya ingin pergi ke BenThan Market dan disepakati ongks 15.000 dong ternyata mereka membawa kami berputar2 menunjukan ini itu dan tau2 meminta uang 1.500.000 dong (800rb) sebagai jasa sewa becak 1jam!!Mereka memanfaatkan posisi kami yg hendak ke airport hingga suami tdk mau memperpanjang masalah dan membayarnya. Dari awal sy sdh curiga apalg 2tukang becak ini tdk mau difoto. Ternyata tampang 2org ini ada di buku Olenka – Backpacking Vietnam. Sy harap Mba Olenka dpt memposting pic kembali agar tmn2 kita dpt mengenali muka para pemeras ini dan berhati2,terimakasih

    Like

    1. Persis sama ya mbak orangnya? Memang tukang cyclo vietnam bahaya banget. Scam di vietnam sangat gawat. Turut beeduka mbak. Nanti coba saya cari foto aslinya. Iti udah lama th 2007 sepertinya

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s