[Enjoy Jakarta] Cuci mata di pasar-pasar unik Jakarta


Di Jakarta semuanya ada. Jakarta punya semuanya, mulai dari wisata Kota Tua, peninggalan perjuangan bangsa, hingga ragam kuliner dari seluruh pelosok nusantara. Untuk masalah belanja, ibukota memiliki segalanya. Berkeliling pusat perbelanjaan mewah adalah hal yang biasa dilakukan warga Jakarta ketika akhir pekan tiba. Sebenarnya masih banyak pusat-pusat transaksi yang jauh lebih menarik di seluruh penjuru ibukota.

Akhir pekan yang lalu saya memutuskan untuk melakukan wisata pasar. Tentu saja pasar-pasar yang saya kunjungi bukanlah pasar-pasar tradisional biasa. Barang-barang yang dijual pun lebih spesifik. Selain barang dagangan yang menarik, suasananya pun menyenangkan sangat cocok untuk cuci mata.

Pasar pertama yang saya kunjungi adalah Pasar Kue Subuh di bilangan Blok M, Jakarta Selatan. Disebut Pasar Kue Subuh karena pasar ini memang kebanyakan menjual kue-kue basah, dan buka saat Subuh hingga pukul 7 pagi. Terus terang itu adalah kali pertama saya pergi ke Pasar Kue Subuh setelah bertahun-tahun mengadu nasib di ibukota.

Suasana Pasar Kue Subuh di Blok M

Begitu tiba saya langsung terkesan dengan banyaknya ragam kue basah yang ditawarkan. Warna-warni kue tradisional hingga kue-kue modern yang sedang naik daun. Kue yang dijual di sini pun banyak yang merupakan jenis kue dari daerah lain di nusantara, misalnya panada dari Sulawesi Utara, pempek Palembang, hingga jajanan pasar khas Jawa Tengah.

Selain kue basah, di pasar ini ada beberapa penjual kue ulangtahun, lauk pauk serta masakan tradisional seperti gudeg dan ayam goreng Kalasan, soto mie. Ada juga penjual jamu gendong. Pasar Kue Subuh ini sering dijadikan rujuan bagi para pedagang kue eceran, selain karena variasi kue yang beranekaragam, juga karena harganya yang terjangkau.

Pasar Kue Subuh, cara menyenangkan untuk memulai akhir pekan.

Kunjungan saya berikutnya adalah Jl Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat. Apa sih yang menarik di sini? Di jalan Surabaya ini toko-toko terbagi menjadi dua. Di sini barat, deretan toko menjual barang antik. Anda bisa mendapatkan patung, jam dinding antik, kamera kuno, uang logam, berbagai jenis lampu antik, dan sebagainya. Toko-toko di sini menawarkan begitu banyak pilihan.

Beraneka ragam barang antik ditawarkan di Jl Surabaya

Setiap kali melalui Jalan Surabaya, saya selalu melihat ada beberapa orang asing sedang asyik bertransaksi dengan para pedagang. Alangkah sayangnya, potensi semacam ini kurang digali. Belum pernah saya membaca di buku-buku panduan wisata tentang Jl Surabaya ini. Andai lebih diperkenalkan mungkin akan berkembang dan semakin banyak didatangi turis, seperti misalnya War Souvenir Market di Ho Chi Minh City Vietnam.

Di sisi timur jalan ini terdapat pasar koper bekas. Di sini dijual berbagai jenis dan merk koper. Ini merupakan tempat yang tepat bagi Anda yang menginginkan koper bermerk dengan harga miring. Bekan bukan berarti barang sudah rusak dan jelek. Sebagian besar koper yang dijual dalam kondisi bagus. Harganya pun beragam, tergantung keaslian, kondisi, dan merk. Misalnya, sebuah koper merk terkenal yang dalam kondisi baru dijual lebih dari Rp 2 juta, yang bekas dengan kondisi bagus dapat diperoleh seharga Rp 750 ribu. Tentu saja tawar menawar adalah hal yang wajib dilakuan di sini.

Mencari koper dengan harga miring? Di sini tempatnya!

Pasar berikutnya mungkin akan membuat orang bergidik jijik: pasar toilet bekas di Jl Minangkabau. Jangan khawatir, semua toilet bekas yang ada di sini sudah dicuci bersih. Banyak yang sudah dicat ulang sehingga tampak seperti baru. Harganya pun miring, jelas lebih murah daripada toilet baru. Mungkin Anda tidak memerlukan toilet, tapi melihat-lihat di sini cukup menyenangkan lho!

Tidak jauh dari pasar toilet bekas, ada pasar sepeda di dekat Pasar Rumput Manggarai. Di sini dijual berbagai merk sepeda, ada yang baru, ada pula yang bekas. Sepeda-sepeda tersebut dibariskan di pinggir jalan untuk memudahkan calon pembeli memilih.

Ada sepeda balap, sepeda gunung, sepeda lipat, dan juga sepeda anak-anak. Selain itu, di sini juga banyak menjual keperluan bayi dan balita, seperti misalnya dorongan bayi  (stroller), skuter, maupun mobil-mobilan yang dapat ditumpangi.

Potensi wisata yang sangat besar ini alangkah baiknya bila didukung penuh oleh pemerintah dan pihak swasta. Dengan infrastruktur yang lebih baik, layanan transportasi publik yang nyaman, dijamin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang tidak lagi enggan untuk berkunjung ke Jakarta. Akan sangat membantu bila pihak yang berwenang untuk menggalakkan pariwisata DKI Jakarta, misalnya dengan cara memasang iklan di luar Jakarta. Sangat senang bila kita menyaksikan iklan “Wonderful Indonesia, Enjoy Jakarta” terpasang di London, Kuala Lumpur, Sydney, atau New York, misalnya.

Begitu banyak ragam wisata yang ditawarkan oleh ibukota. Tidak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk berwisata.

Nah, tunggu apa lagi? Enjoy Jakarta, waktunya lupa waktu!

Advertisements

3 thoughts on “[Enjoy Jakarta] Cuci mata di pasar-pasar unik Jakarta”

    1. sepertinya sudah lengkap. sudah ditweet dengan tagar dan mention @viva_log @jakartatourism, sudah like FB vivanews dan viva_log, banner, script oke, apa lagi ya

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s