Caving, Tubing, Rafting di Goa Pindul dan Srigethuk bersama Bayi


Siapa bilang berolahraga “agak” ekstrem tidak bisa membawa balita? Bisa kok. Tentu saja aspek paling utama yang dipertimbangkan adalah keselamatan si anak. Yang ke dua, kalau orangtuanya ragu-ragu, batalkan saja.

Karena kami yakin, dengan gagah berani kami membawa Oliq yang pada saat itu berusia 7 bulan ke Air Terjun Srigethuk di Gunung Kidul. Pada hari Minggu kemarin, Oliq 13 bulan, untuk pertama kalinya kami mengajak Oliq tubing sekalian caving di Goa Pindul — juga di Gunung Kidul Yogyakarta.

Oliq dan Papa Krewel di atas rakit

Srigethuk

Air terjun Srigethuk ini merupakan lokasi wisata baru yang menjadi favorit warga Jogja dan sekitarnya. Saya pernah menulis tentang Srigethuk untuk Yahoo! Travel yang dapat dibaca di sini (link hilang akan saya update lagi). Karena permintaan khusus seorang kawan, Leonie, tulisan ini khusus membahas tentang tata cara dan tata krama (hayaaah) membawa anak balita di Srigethuk. Semoga dapat membantu Anda yang juga ingin membawa anak-anak ke lokasi-lokasi wisata tersebut.

Ada baiknya anda membawa gendongan yang cukup kuat bila anak belum berjalan. Daaaaaaaan…..ga bisa bawa stroller! Dari parkiran motor dan mobil pengunjung harus berjalan menuruni undakan sekitar 7-10 menit (kalau saya bisa 7 menit, suami saya jalannya kaya keong 10 menit). Tentu saja anak harus digendong/digandeng agar aman.

Ketika tiba di pinggir sungai, Anda akan melihat rakit seadanya (makeshift raft) yang akan mengangkut pengunjung ke air terjun. Nah di sini biasanya orangtua jadi ragu-ragu apa cukup aman untuk membawa anak kecil. Beberapa pengunjung yang datang pada saat kami ke sana memang akhirnya tidak jadi ke air terjun dan hanya menikmati suasana dari pinggir sungai ini. Ada juga suami istri yang pergi ke air terjun secara bergantian.

Tentu saja Papa Krewel sangat tidak ragu-ragu membawa Oliq dalam gendongan munyuk. Langkah pasti. Anehnya pada saat itu kami tidak diberi pelampung, padahal ada banyak pelampung tergantung di pinggir sungai. Lebih anehnya lagi, tidak kepikiran untuk meminta pelampung. Tolong, sodara-sodara, jangan ditiru!

Oliq dan mama di dekat air terjun utama

Kalau anda pikir rakit itu hal yang paling berbahaya bagi keselamatan anak anda, salah besar. Yang lebih tricky adalah ketika sampai di air terjun. Dari rakit wisatawan harus memanjat ke atas bebatuan yang dialiri air dari air terjun. Licin, iya, tapi menurut saya tidak sangat licin. Tapi sambil menggendong anak, jelas saya tidak berani. Tugas mulia tersebut saya serahkan pada suami saya yang pecinta alam, pendaki gunung, perenang, penyelam handal tersebut. Saya kan cuma ibu rumah tangga lemah lembut yang hobi memasak…..

Langkah gagah nan pasti Puput sukses mendarat di bebatuan tersebut. Sementara itu banyak pengunjung, yang tidak menggendong anak saja terpeleset. Nah, bila anda yakin, boleh ditiru. Bila tidak, lebih baik tetap berada di rakit karena dari situ pun pemandangan sangat indah dan Anda dapat puas mengambil gambar. Sayang sekali bila hanya diam di pinggir sungai tanpa melihat air terjun utama.

Lokasi, harga tiket, dan deskripsi tentang Srigethuk dapat dilihat di tulisan yang dimuat di Yahoo.

Goa Pindul

Goa ini terletak sekitar 60km dari Yogya. Atraksi yang ditawarkan di sini memang caving menggunakan ban. Jadi bisa dibilang caving sekaligus tubing. Ada dua pilihan jalur, yaitu tubing dan caving menyusuri Goa Pindul, dan tubing di udara terbuka di Sungai Oya tak jauh dari situ. Di sini saya hanya bisa bercerita tentang Pindul karena belum mencoba tubing di Oya — lain kali pasti ke sana!

Di pintu masuk goa

Bisa bawa balita? Sangat bisa. Bila anak sudah agak besar, ia bisa naik ke ban sendiri yang ukurannya lebih kecil. Untuk balita biasanya dipangku orangtuanya. Jelajah goa di sini membutuhkan waktu 45 menit. Airnya sangat tenang, dan masing-masing kelompok dibantu oleh satu pemandu yang menarik ban-ban kita.

Awalnya Oliq adem ayem saja, dia menikmati dipangku papanya menyusuri sungai yang tenang dengan pemandangan sekitar yang indah. Stalaktit dan stalakmit mengisi gua yang masih alami tersebut. Sebelum saya lupa, pemandu menjelaskan bahwa ada 3 hewan dilindungi di sini, yaitu burung sriti, burung walet, dan kelelawar.

Gua terdiri dari bagian terang, remang-remang, dan gelap. Nah di bagian gelap ini Oliq ketakutan dan nangis mbeker-mbeker. Baru ketika sampai di bagian yang agak terang ia jadi tenang lagi. Di sini semua pengunjung wajib mengenakan jaket pelampung, Untuk anak-anak pun ada ukuran kecil. Sayangnya untuk anak bayi tidak ada. Jadi orangtua yang memangku yang harus ekstra hati-hati. Menurut pengamatan saya, asal anak tidak polah luar biasa, acara tubing di Pindul ini cukup aman. Ban yang dipakai besar dan aman, arusnya pun hampir-hampir tidak ada.

Menjelang pintu keluar gua ada sebuah tempat yang dijadikan pijakan untuk melompat. Walau sempat mbeker-mbeker, acara tubing di Pindul ini sangat mengesankan. Lain kali pasti kami akan membawa Oliq tubing ke tempat lainnya.

Oh ya, harga untuk satu orang Rp. 30.000. Tas dan barang-barang berharga dapat dititipkan di bagian keamanan. Jangan lupa membawa kamera (Anda dapat meminta pemandu memotretkan), dan tentu saja baju ganti karena bagian pantat Anda akan basah. Di situ juga ada penjual kaos dan celana pendek.

Cerita tentang Goa Pindul, lokasi, harga, deskripsi, akan dituliskan secara lebih nggenah untuk Yahoo! Semoga Minggu ini dapat saya kirimkan pada sang editor. Terimakasih dan harap maklum.

cerita tentang air terjun Sri Gethuk dapat anda baca di sini

Advertisements

24 thoughts on “Caving, Tubing, Rafting di Goa Pindul dan Srigethuk bersama Bayi”

  1. Wahhh, tau gitu bareng 😉
    Kami ke srigethuk hari minggu kemarin, yang ternyata tergolong cerak untuk GNkidul.

    Apakah gunung oya ini adalah gunung bawah tanah, yang konon kabarnya cuman ada 2 didunia?

    Like

  2. Numpang nanya kak, kalo aku dari semarang bisa tolong diberitahu cara jalan ke gua pindulnya? aku liat sepertinya seru dan menarik jd pengen cobain.Terima kasih

    Like

    1. Kalau dari Semarang lewat Solo bisa langsung belok ke Piyungan (persis setelah Candi Prambanan). Ikuti jalan menuju ke Jalan Wonosari (Jl Jogja-Wonosari), jalannya naik belok2 tapi sangat mulus. Ikuti saja terus sampai masuk ke Wonosari (Wonosari itu ibukota Kab Gunungkidul). Sampai di Bundaran Siyono — yg ada air mancur di tengahnya — belok ke kiri ikuti jala utama. Cari Desa Bejiharjo. Di situ akan banyak tanda2 Pindul. Banyak juga plang yang menawarkan Antar Gratis ke Pindul (katanya anak2 yg mau mengantar itu kita ga usah kasih uang karena mereka akan dapet uang dari pengelola wisata tapi saya tidak tahu pasti ya).
      Kalo dari Semarang sekalian ke lokasi wisata lain di Gunungkidul banyak yg bagus misalnya Srigethuk, Pantai Siung dll. Ada di blog ini. Semoga membantu!

      Like

      1. Kalo dari semarang kurang lebih berapa lama y ? Terima kasih atas infonya. Nanti kalo dirasa ada masalah atau ga jelas, aku tanya-tanya lagi ya hehehehe

        Like

      2. Kalau dari Semarang tergantung Smg-yk-nya. Kalau dari jogja sekitar 1,5 jam, Mungkin total dari semarang 4,5-5jam kali ya. kalo butuh info cepet lewat twitter aja . thx

        Like

    1. Naik bus yang ke Wonosari dari terminal-terminal di Jogja. Tapi harus ditanyain dulu apa lewat desa Bejiharjo. kalau tidak berarti harus ke Terminal Wonosari dulu. Dari sana ganti bus yang ke Bejiharjo (jalan provinsi kok, dilewati bus besar). Nanti turun di gapura plengkung tulisannya wisata agropolitan bejiharjo. Di sana ada antar gratis ke goa pindul — remaja2 naik motor biasanya (katanya gratis tapi saya tidak tahu pasti). atau bisa juga ngojek dari wonosari. Paling gampang naik motor sendiri sih, ga terlalu jauh dan jalannya mulus kok

      Like

  3. berbekal info dari mba dan mas,peta,tekad dan motor sewaan dari jogja, akhirnya hari selasa kemaren saya berhasil mengunjungin Gua Pindul :).saya ambil paket gua pindul dan sungai oyo, dan untuk 2 paket ini hanya 60 ribu rupiah saja.

    matur suwun mas mba….:) it was amazing

    Like

    1. alhamdulillah bisa ke sana dan puas kan? Ada tempat tubing satu lagi, yaitu di Kalisuci tapi kami malah belum sempat ke sana. Next time kalau pas pulang ke Jogja lagi. pasti juga akan ditulis di blog ini. baca terus ya

      Like

      1. Mas kalo yg nganter2 itu beneran gratis po? Soalnya banyak temenku dari Jkt minat ke Pindul

        Like

      2. itu yang bayar pengelola mbak, diambil dari uang pengunjung, makanya pengunjung sulit nawar harga..biar lebih aman, dan bisa nego harga hub langsung nomer operator, biar dijemput di kota wonosari
        @ariffsulistyo ☎ 085741973511, ☎ 081227923007 pin 22ED27A3

        Like

      3. Oke siap. Aku selalu rekomendasike Goa Pindul buat temen-temenku lho. Suamiku malah sempat bawa satu kantor dari Jakarta ke sana beberapa bulan lalu. Semoga kasusnya segera beres nggih!

        Like

  4. Tubing dan Rafting sangat mengasyikan tanpa tersadari bahwa aktifitas ini menguras energy maka sebelum aktifitas anda mulai sebaiknya anda pesan makan di griya dahar Yu Marto yang berada di jalan kali oya, BBI/Perikanan ke utara 200meter
    harga paket relatif murah dari 15.000 s/d 20.000,- Nasi Merah/Putih Ikan/Ayam Bakar/Goreng Sambel Bawang Gebes/Sambel Goreng. Lalapan + Teh panas manis/nasgithel gula batu mantab atau berbagai kopi ada kopi kali oya banjir susu, kopi kali oya banjir coklat dsb Pesan sebelum rafting begitu selesai makanan sudah ready…. mantab mantab puol….. CP.0817272354 Belum ke pindul kalau belum ke Yu Marto

    Like

  5. Refresing dengan caving di goa pindul dan di lanjutkan body rafting di sungai oyo memang seru, jangan lupa bagi pengunjung yang ingin berwisata kesini membawa pakaian ganti, untuk kamera ataupun hp kami menyediakan plastik bening untuk membungkusnya agar tidak kena cipratan air.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s