5 alasan kenapa kamu harus segera travelling setelah putus! 


Indonesia itu punya lebih dari 17.000 pulau dan kamu belom move on? Duh, mending semedi aja bareng si Buta dari Gua Hantu.
Nyebai emang kalau ada yang ngejek kita kayak gitu? Lau pikir move on gampang??? Lau pikir kenangan selama 2 tahun mudah dilupakan? Apalagi udah dijanjiin bakal dikawinin!

candid ala-ala

Cari pacar lagi, tapi kan nggak semua orang bisa cepet dapet pacar lagi. Opo meneh koyo aku, wis elek ireng lemu umbelen sisan.. Caranya menciptakan kenangan baru ya lewat traveling. Nggak perlu jalan2 jauh kayak Sun Gokong dan Biksu Tong yang ke Barat nyari kitab suci. Deket gapapa yang penting represing.

Continue reading 5 alasan kenapa kamu harus segera travelling setelah putus! 

Menghidupkan Kenangan di Kota Kembang


Bandung. Satu kata yang mungkin tidak berarti apa-apa buat memori saya. Yang teringat adalah deretan factory outlet dengan jalanan penuh sesak kendaraan mayoritas berplat B di akhir pekan. Bandung buat saya adalah kota tempat kami sering menghabiskan akhir pekan, rela bermacet di Cipularang, demi semalam tidur di hotel di Kota Kembang.

Bandung adalah tempat makanan enak dengan kafe-kafe berjajar di sepanjang Dago. Bandung adalah fashion capital dengan toko-toko busana sepanjang Setiabudi. Bandung adalah banyak hal, terutama tempat melepas kejenuhan ibukota.

Jalan Braga, antara seni, sejarah, dan memori
Jalan Braga, antara seni, sejarah, dan memori

Buat suami saya, Puput, Bandung lebih dari itu. “Kota sejuta kenangan,” katanya. Aiiih, kenangan sama siapa, coba? Dia memang menghabiskan sekitar 4,5 tahun menuntut ilmu di Bandung. Makanya, Bandung bagi Puput bukan cuma belanja, makan, dan nongkrong. Bandung bukan cuma Cihampelas dan Cibaduyut, alih-alih Bandung juga berarti gang-gang yang menggurita di Coblong dan warung-warung sederhana di Cipaku. Continue reading Menghidupkan Kenangan di Kota Kembang

Ke Jakarta Untuk Papa


Pergi dengan anak kecil dianggap merepotkan. Apalagi tanpa suami, tanpa eyang, pokoknya tanpa bala bantuan. Apalagi anak kecilnya dua, yang satu belum bisa jalan, masih nyusu. Apalagi waktu Lebaran.

Modyaro kowe, Mbok!

Sebenarnya jalan sendiri tanpa suami saya sudah mengalami beberapa kali. Biasanya rute Kuala Lumpur – Yogyakarta bersama Oliq. Sudah biasa. Pernah juga liburan berdua dengan Oliq waktu dia umur 2 tahun ke Lombok selama 4 hari saat kami masih tinggal di Jakarta. No big deal.

Nah kali kemarin, karena Puput tidak bisa pulang saat Lebaran, terpaksa saya dan anak-anak yang ke Jakarta. Sebenarnya males sih, yakin, bawa anak dua gitu loh. Tapi, nggak tega juga kalau Puput ga ketemu anak-anak sampai sebulan. Akhirnya terpaksa berangkat.

Dengan. Langkah. Berat. Continue reading Ke Jakarta Untuk Papa

Dari Seorang Istri Kepada Old Batavia Capsule Hotel


Suami saya hilang. Hilang tanpa kontak sekitar 15 jam tanggal 2 Juni lalu. Mau laporan orang hilang ke Polda Metro, kudu nunggu 2 x 24 jam. Waduh, keburu jadi bandeng. Sebenarnya misteri hilangnya Puput itu hal yang biasa. Dulu, jaman pacaran yang LDR dia hobi menghilang, biasanya kalau lagi marah sama saya. HP dimatiin, SMS ga dibales, WA belum njaman. Waktu sudah nikah pun sering menghilang, kalau pas di laut karena nggak ada sinyal. Kalau pas di kantor (sok-sokan) ada meeting. Lebih sering lagi karena batere tewas karena Puput orangnya embuh banget deh soal ngecharge HP atau beli yang baru karena HP hadiah lomba blog mobil nganu itu emang sudah wayahnya pensiun. Atau kadang menghilang saja begitu, telpon nyambung tapi ga diangkat, WA ga di-read, just because dia Puput. Puput yang Cucup.

image

Continue reading Dari Seorang Istri Kepada Old Batavia Capsule Hotel

Semua (Perempuan) Pernah Mengalami Pelecehan Seksual


Faktanya, laki-laki pun banyak yang mengalami pelecehan seksual. Namun, tidak dapat dipungkiri di dunia kita yang patriarkal ini perempuan lebih rentan menjadi objek seksual. Pelecehan yang seperti apa? Banyak macamnya, mulai dari siulan atau catcalls, digrepe-grepe di angkutan umum yang penuh sesak, verbal harrassment, hingga benar-benar perkosaan dengan penetrasi dan (sayangnya) masih banyak ragam lain yang bahkan lebih beringas.

Solo traveler dan gajah
Solo traveler dan gajah

Percaya tidak, mengalami pelecehan seksual walau dalam kategori ringan sedihnya/marahnya sama dengan kehilangan barang kesayangan, seringkali bahkan lebih lama jengkelnya. Kenapa sih tadi harus lewat jalan situ? Kenapa tadi nggak naik taksi aja sih? Dan banyak lagi kenapa-kenapa yang lain. Penyesalan. Menyesali hal yang kita lakukan. Padahal, korban tidak pernah salah. Pelecehan seksual bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, kepada siapa saja. Continue reading Semua (Perempuan) Pernah Mengalami Pelecehan Seksual

An Indonesian travelling family, currently lives in KL. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,017 other followers