Review Kayu Arum Resort, Salatiga


Liburan long weekend selalu saja membuat saya kebingungan. Kenapa? Bukankan lebih mudah merencanakan liburan pendek? Karena fokus saya hanya pada akomodasi. Cari hotel yang enak buat glundungan dan krunthelan namun tidak juga mencekik leher harganya.

Kayu Arum Resort

Kali ini, menyanggupi keinginan Puput yang sudah jutaan kali ia utarakan, kami akan pergi ke Boyolali. Terserah mampir mana saja, yang penting lewat Boyolali. Lewat belahan dada antara Merapi dan Merbabu. Melewati kenangan-kenangan masa mudanya ketika masih aktif mendaki gunung.

Boyolali. Continue reading Review Kayu Arum Resort, Salatiga

5 Hal yang Harus Segera Dilakukan Saat Masuk Kamar Hotel dengan Anak-Anak


Kalau mau menginap di hotel bersama anak-anak harus waspada sebelum repot sendiri kan?

  1. Sembunyikan semua isi minibar dan snack-snack berbayar yang dijembreng untuk menggoda iman. Sungguh, akan sangat menyakitkan bila anak terlanjut membuka plastik Lays Rasa Rumput Laut seharga Rp 20.000 atau mencucuk Teh Kotak seharga Rp 10.000. Akan lebih menggetarkan jiwa raga bila ternyata pada masing-masing barang sudah dilabeli hotel sehingga membeli barang yang sama di Indomaret tidak bisa dijadikan pilihan.

  2. Cabut colokan telpon sesegera mungkin jadi kalian tidak perlu menerima telpon berdering-dering waktu salat. Ternyata telpon balik yang bilang, “Ada yang bisa kami bantu?” Lalu minta maaf pada operator karena “telponnya dimainin anak saya.” Atau lebih parahnya kalau telponnya tersambung ke nomor antah berantah, misalnya Angola, dan kalian dicharge waktu check out di resepsionis. Baca cerita saya di The Alana Hotel Solo di sini.

  3. Kebahagiaan abadi makhluk milenial adalah bisa menemukan banyak colokan. Kamar hotel jaman sekarang bisa jadi menyediakan hingga 5-6 colokan dalam kamar plus 1 di toilet. Nah, pasti pernah kan ngonangi anak mencolokkan jarinya ke soket? Kalau saya segera menutup-nutup para colokan yang terlihat jelas dengan meja, kursi, koper, dsb.

  4. Mengamankan segala macam barang yang breakable seperti lampu, asbak, vas, apapun yang bantingable dan bakal bikin kalian sakit hati kalau harus ganti. Taruh semuanya di atas meja yang tinggi. Jangan lupa dikembalikan lagi sebelum check out jangan-jangan disangka hilang dan kalian kena tagihan. Ini amat sangat penting bila kalian menginap di hotel heritage yang penuh pernak pernik.

  5. Sembunyikan segala spidol, crayon, lipstik yang tadinya buat hiburan di.perjalanan kalau ga mau harus berurusan dengan sprei putih bersih berubah jadi pelangi. Demikian juga dengan dinding. Itu kalau anak 1-3 tahun yang memang belum mengerti betul. 


Ngeteh Sore di Rumah Teh Ndoro Donker Kemuning


Rumah Teh Ndoro Donker, di tepi perkebunan teh Kemuning, di Karanganyar, Jawa Tengah, adalah salah satu restoran yang seolah wajib dikunjungi bila berada di daerah ini. Rumah Teh Ndoro Donker memang spesial, bukan hanya karena lokasinya, melainkan juga karena sejarahnya.

Rumah Teh Ndoro Donker

Ndoro Donker adalah seorang ahli tanaman Belanda, ditempatkan di Kemuning untuk membangun perkebunan. Ia sangat dekat dengan masyarakat sekitar sehingga memutuskan alih-alih tinggal di rumah dinas, ia memilih hidup berbaur dengan warga desa. Berada di Kemuding, Ndoro Donker sangat dicintai warga karena selalu berbagi pengetahuan tentang tanaman. Karena itu ia dipanggil “Ndoro” yang artinya “Tuan”. Saya tidak menemukan nama depan Tuan Donker ini. Continue reading Ngeteh Sore di Rumah Teh Ndoro Donker Kemuning

Siapa yang memegang keuangan keluarga, suami atau istri?


Gara-gara harus bayar tukang bangunan, tukang sofa, dan beli beberapa perabot yang bikin tabungan sama setipis lambenya Lambe Turah, saya jadi kepikiran masalah ini.

Dari sejak menikah sampai sekarang keuangan kami dipegang Puput.

Myeongdong di pagi hari

Kenapa dipegang suami? Soalnya dulu NEM matematikanya pas SD, SMP, SMA 10 bulat telur. Sementara saya….nganu bulat krowak. Wekekeke.

Soalnya dia lebih bisa ngatur keuangan. Berapa untuk belanja dapur (dikasih ke saya), berapa untuk sedekah, berapa untuk tabungan. Continue reading Siapa yang memegang keuangan keluarga, suami atau istri?

Leyeh-leyeh sendirian di MAS Cottage Samosir, ealah mblo!


Kalau menengok ke belakang, setiap cerita traveling saya kok sendiri terus? Apa saya kelihatan ngenes banget? Sampai-sampai Mommy Ade @Travelingprecils mau jodohin saya sama pak gurunya Ayesha. Hahahaha. Mom, aku ora sengenes itu.

FYI, saya itu memang seneng make fun of myself. Iya, saya seneng ngetawain diri sendiri. Itu cara saya mensyukuri kehidupan yang saya miliki sekarang. Tapi yaa kalau mau nyariin jodoh, kata almarhum papah kriterianya harus kayak Mas Puput, Islamnya baik, pinter dan suka jalan-jalan. Tolong dong dicatet. (Intine tetep golek jodo).

Oke, lanjut cerita saya setelah drama dengan Abang Daud kemarin. Akhirnya sampailah saya di Samosir setelah naik Ferry dengan harga Rp 8.000 saja. Kita tinggal bilang ke tukang kapalnya mau menginap di mana, mereka sudah tahu akan menurunkan kita di mana. Atau bisa juga turun di pelabuhan.

image_6483441
Ini penampakan dari resepsionis

Setelah turun di sebuah dermaga, saya langsung telpon ke MAS Cottage tempat saya menginap. Kita hanya menunggu sebentar dan pegawainya akan menjemput kita pakai motor tanpa biaya tambahan.

Continue reading Leyeh-leyeh sendirian di MAS Cottage Samosir, ealah mblo!

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .