Candi Ijo Tidak Lagi Syahdu, Tapi Hidup


Seorang ibu berusaha mengendalikan mobilnya, menuju ke parkiran. Juru parkir heboh mengganjal ban belakang mobil dengan batu besar. Maklum saja, tanjakannya terjal, sementara mobil mengantre masuk ke lokasi parkir. Sepanjang jalan pun berjajar mobil parkir, semua diganjal batu.

Dulu Candi Ijo tak begini. Empat tahun silam kami datang ke candi ini. Sepi, hanya sekelompok (yang sepertinya) mahasiswa dan sepasang muda-mudi yang bergaya pre-wed. Waktu itu masuknya gratis, ada box donasi, hanya wajib lapor penjaganya dan menulis buku tamu.

Sekarang ramai sampai susah mau dapat foto bagus
Sekarang ramai sampai susah mau dapat foto bagus

Syahdu. Hening. Sepi. Hanya kicau burung dan sesekali suara pesawat terbang dari dan ke Adisutjipto.

Baca: Terminal B Bandara Adisutjipto Continue reading Candi Ijo Tidak Lagi Syahdu, Tapi Hidup

The Harvest, Toko Kue Favorit Sekarang Ada di Jogja


Dulu, duluuuu, jaman saya masih kerja dan tinggal di Jakarta, yang namanya makan kue The Harvest bisa dibilang tiap minggu. Kerja di kantor di Menara Thamrin, sepertinya tiap minggu ada saja yang ulang tahun. Selalu kue yang dibagikan beli di The Harvest outlet depan Sarinah yang tinggal jalan kaki dari kantor.

Chocolate Devil
Chocolate Devil

Strawberry Cheesecake, Peanut Butter Cake, Tiramisu, Triple Chocolate Cake, Devil Chocolate Cake, Red Velvet Cake, dan cheesecake yang toppingnya assorted fruit itu pernah coba semua. Ha juaraaak to aku? Belum lagi cookiesnya. Sebenarnya saya nggak ngefans banget sama cake-cake-an dan roti-rotian, maklum lidah ndeso. Tapi entah kenapa saya suka cake The Harvest, terutama yang enggak cokelat. Kalau cokelat saya beberapa suap aja udah nyerah.

Dulu, pas hamil Oliq saya sering beli Red Velvet yang potongan. Dari segala macam kue sejenis, memang dari The Harvest yang paling enak, lembut, tasty tapi light. Enggak eneg. Sumpah, waktu itu sampai maksa-maksa Puput mampir di outlet Senopati demi satu potong kue. Continue reading The Harvest, Toko Kue Favorit Sekarang Ada di Jogja

Malapetaka di Bukit Panguk


In the far away land, the mountains were overarching. The hills started shutting us in, the trees and rocks about us seemed shadowy and dim. Mordor was in sight, beware! Rupamu, Mbok, ndadak macak JRR Tolkien barang. Mordar-mordor. nDlingo kaliii!

Ini cerita kesialan kami seharian ini menambah daftar kesialan saat traveling, melibatkan wafer, ban pecah, kunci mobil yang terjebak di bagasi, dan  kepala dinosaurus. Entah mana yang lebih sial, yang ini atau saat Oliq midak telek kirik di Paris.panguk4

***

Alkisah ketika Puput datang kemarin dia bercerita, “Besok kita ke Bukit Panguk yuk, kemarin aku lihat di Lion Mag, bagus.” Iya, maskapai kesayangan Puput adalah Lion Air. Dia mah anaknya gitu, antimainstream. *istrinya minta diendorse*

Awalnya kami berangkat menuju Bukit Panguk kemarin, tapi karena ini, anu, dan itu, baru keluar rumah selepas asar, nyaris jam 4 sore. Jogja itu, saudara sebangsa dan setanah air, kalau malam Minggu, byuuuuuh macetnya kaya Ragunan-Mampang jam 7 pagi. Gencet-gencetan. Alhasil kami baru sampai di Ring Road Timur hampir jam 5-an. Karena sungguh sangat mustahil, kami ambil alternatif yang lebih feasible: Hutan Pinus Mangunan. Continue reading Malapetaka di Bukit Panguk

Liburan Keluarga Sukses dan Ceria dengan 7 Tips Ini


“Ada temenku kapok, Mbok, liburan bawa anak. Repot banget katanya, padahal cuma ke Singapura,” ujar kawan saya suatu hari.

Liburan dengan anak, bagi keluarga yang sama sekali belum pernah bepergian, bagaikan tantangan besar. Ngurus anak di rumah aja repot, apalagi traveling?! Gila kali ya bule-bule itu bawa anak ke mana-mana. Mungkin itu pikiran semua orang.

Kekhawatiran terhadap anak itulah yang banyak membuat keluarga memutuskan untuk menunda liburan (jauh) hingga anak-anak mereka ‘sudah agak besar’. Sudah agak besar itu relatif, tergantung keluarga masing-masing. Ada yang artinya umur satu tahun, karena sudah bisa makan table food sehingga tidak terlalu repot mempersiapkan makanan pendamping ASI. Ada pula yang memilih usia sekitar 2 tahun karena anak sudah lebih lancar berkomunikasi dengan orangtuanya, dapat menyampaikan keinginannya. Atau, ada juga yang lebih suka menunda hingga anak usia SD sehingga bisa gendong ransel sendiri hahaha.

Nggemblok bayi dan nggandeng balita
Nggemblok bayi dan nggandeng balita

Kenapa sebagian orang cemas ketika akan liburan dengan anak? Biasanya takut anak rewel di jalan (terutama di pesawat), yang lain adalah khawatir anak sakit. Continue reading Liburan Keluarga Sukses dan Ceria dengan 7 Tips Ini

7 Tips Belanja Online Aman dan Lebih Murah


Siapa sih yang nggak suka belanja online? Tinggal duduk manis di kasur, sambil nyeruput kopi susu panas, disambi fesbukan, bisa beli ini itu tanpa harus keluar rumah. Apalagi buat ibu-ibu macam saya, yang kadang kalau harus belanja keluar rumah, ninggalin anak, mereka minta upetinya macem-macem. Yang ada malah pajaknya lebih gede dari total belanjaannya *sigh*

Karena itu, buat saya e-commerce  sangat membantu banget. Bisa belanja ini itu, bandingin harga di situs ini dan itu, sambil momong anak-anak. Atau, sambil ngerjain tulisan, misalnya. Nggak buang waktu, tenaga, dan bensin hehe #SimbokNgiri.

Nah, kalau ada plan traveling, apalagi untuk negara-negara di iklim tertentu, suka-suka kita harus belanja perlengkapannya  dulu kan? Mau ngubek toko offline, kalau tinggal di kota kecil repot banget karena pilihan terbatas — itu pun kalau ada. Makanya, beli online itu yang paling bener, deh.

Lalu apa saja yang bisa dibeli online? Ya ampuuuuuun segala macam ada. Puput misalnya sering sekali beli peralatan elektronik mulai dari handphone, kamera dan perkakasnya, sampai laptop. Saya lebih sering belanja yang cemen, misalnya produk skincare, peralatan bayi maupun benih tanaman.

Salah satu barang elektronik yang beli online
Salah satu barang elektronik yang beli online

Sejauh ini belum pernah kecewa banget, hanya pernah beli di marketplace dan ternyata barangnya tidak ada. Pernah uang dikembalikan, pernah juga diganti dengan produk yang sama namun penjualnya berbeda.

Ada beberapa tips belanja online: Continue reading 7 Tips Belanja Online Aman dan Lebih Murah

An Indonesian travelling family, currently lives in KL. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .