Istanbul Romansa Dua Benua


Angin dingin menampar pipi saya ketika keluar dari stasiun metro Aksaray di Istanbul, Turki. Jalanan basah diguyur hujan semalam, menyisakan rintik gerimis yang membuat pagi semakin sendu. Dengan berbekal peta gratis dari Bandara Ataturk, saya melangkahkan kaki menuju ke perhentian trem terdekat.

Pagi itu adalah hari pertama saya tiba di Turki. Lelah akibat kurang tidur dalam penerbangan antara Kuala Lumpur-Istanbul pupus begitu menyadari bahwa saya telah tiba di salah satu destinasi impian saya: Istanbul.

SAMSUNG CAMERA PICTURES
Hagia Sophia di Istanbul

Bagi saya, Istanbul menawarkan eksotisme yang tidak biasa. Dari letaknya saja, kita sudah dibuat terpana karena kota ini berada di dunia benua, yaitu Asia dan Eropa, dipisahkan oleh Selat Bosphorus. Penduduknya pun sama menariknya. Ada yang berwajah kearab-araban dan mengenakan kerudung, banyak pula yang berambut pirang terang dengan mata biru seperti kebanyakan orang Eropa.

Mari kita langkahkan kaki bersama menyusuri romansa dua benua. Continue reading Istanbul Romansa Dua Benua

Jalan-jalan dengan Anak Kecil?? Siapa Takut….


Kami sering mendapat pertanyaan, “Jalan-jalan bawa anak-anak apa gak repot?” Ya jelas repot, wong jalan-jalan sendiri aja ribet apalagi bawa anak-anak, lebih-lebih kalau lebih dari satu dan masih kecil. Atau bisa juga dilihat dari sisi lain, punya anak aja repot apalagi diajak jalan-jalan, pasti lebih repot lagi. Repot, ribet, rebyek. Opo maneh jal…

Yang jelas punya anak adalah suatu anugerah yang siap tidak siap, mau tidak mau, harus dijaga sebaik-baiknya. Dulu memang rasanya gak kebayang jadi orang tua, tapi setelah dijalani selama hampir 5 tahun rasanya kami masih baik-baik saja, tetap enjoy sambil terus jalan-jalan.

the backpackologiest siap-siap ke kamboja di pagi dini hari... semua udah siap kecuali si Ola yg masih ngleker.. malam terakhir kami sebagai perantau di negeri jiran...
the backpackologiest siap-siap ke kamboja di pagi dini hari… semua udah siap kecuali si Ola yg masih ngleker.. malam terakhir kami sebagai perantau di negeri jiran…

Continue reading Jalan-jalan dengan Anak Kecil?? Siapa Takut….

Ketemu orang Kamboja yang fasih Bahasa Indonesia di Phnom Penh!


Saya sama simbok Olen itu punya kesukaan yang hampir sama. Kami sama-sama suka bola (kami bukan cuma seneng tapi bener-bener ngerti bola), sama-sama suka sejarah (tapi sejarah asmara kami gampang lupa), West TV series favorit juga sama, kami juga sesama lulusan HI. Walau jarak usia kami jauh, saya 17 dan dia 38 (kemudian diuncali kumkuman cawet) kami jarang berantem. Kecuali kasus semangka, Zanetti dan walkman. Ah itu cerita masa lalu, jaman Olen masih doyan ngemut es gabus. Ya pokoknya Olen itu manusia favorit dalam hidup saya. Eh ini ngapa jadi kayak acara tali kasih deh!

Intinya Olen itu panutan dalam hidup saya selain Nabi Muhammad. Termasuk soal traveling. Saat dia baru pulang dari Kamboja dan cerita soal Tuol Sleng, sejak itu saya bercita-cita harus ke sana dan akhirnya kesampaian.

3
Ini riverside tempat saya ketemu si Naim

Continue reading Ketemu orang Kamboja yang fasih Bahasa Indonesia di Phnom Penh!

Stop Nyuruh Orang Lain Tambah Anak!


Bagi saya, jumlah anak adalah hak prerogatif suami istri. Bukan urusan keluarga besar, kerabat atau tetangga. Mau milih nggak punya anak, anak 1, 2, 3 atau 11, ya silakan aja. Insya Allah anak adalah investasi surga (kalau bener ngurusnya XD). Ya harus bener doooong ngurusnya!!!!

Mejeng di stasiun
Mejeng di stasiun

Tapi harus diakui juga bahwa menjadi orangtua itu tugas berat. Orangtua sesekali mengeluh tentang anak itu bukannya kami tidak ikhlas punya anak. Bukannya tidak bersyukur dikaruniai anak. Bukaaaan. Itu ma-nu-si-a-wi. Manusia melepaskan emosi. Daripada dipendem jero njuk edan? Kita kadang mengeluh capek kerja dan pengen cepat-cepat weekend, apa iya kita kerja nggak ikhlas? Nggak to? Kita juga masih sering mengeluh macet padahal bawa mobil pribadi isi sebiji doang? Ngelah-ngeluh sama negara Indonesia tapi nggak mau pindah jadi WNZ. Warga Negara Zimbabwe. #ehkepiye?

So peeps, when we talk about how hard it is to raise a kid, it is humane. Manusiawi. Ya ndak? Hooh to? Yo ra?

Dan berhentilah menyuruh orang lain nambah anak — dengan alasan akan nambah rejeki, investasi akhirat, ada yang ngurus di hari tua, dll — karena seyogyanya demi alasan-alasan mulia tersebut bukankah lebih baik Anda melakukan sendiri? Continue reading Stop Nyuruh Orang Lain Tambah Anak!

Review Panties Pizza Jogja


Waktu pertama kali dengan istilah panties pizza, wajar kan pikiran jadi ke mana-mana. Heeeh pizza ca**t? Apa ga ada istilah lain wekekek. Intinya pizza jenis ini berbeda dengan pizza biasanya yang dijembreng dengan topping di atasnya (jeeeh namanya juga topping). Nah pizza di Panties Pizza justru toppingnya berada di dalam dan rotinya di luar. Kalau dibayangkan semacam pastel dalam versi yang lebih Western-y dan cheesy haha.panties2

Minggu lalu saya dan Delin ke Panties Pizza Gejayan, biar tidak ketinggalan tren terkini remaja Jogja. Panties Pizza punya markas di Solo dan kini sudah menyebar di kota-kota besar di Indonesia. Sasarannya adalah remaja dan keluarga, makanya harga pizzanya pun relatif murah. Sebenarnya ini alasan kami ke Panties Pizza. Bokek. Continue reading Review Panties Pizza Jogja

An Indonesian travelling family, currently lives in KL. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 3,081 other followers