Camera review : Kamera saku (pocket camera) digital di bawah 1,5 juta rupiah

Setelah sebelumnya saya membahas kamera saku di bawah 2 juta rupiah, sekarang saatnya kita beralih ke kelas di bawahnya, yaitu di antara 1 juta hingga 1,5 juta rupiah. Ya, rentang harga ini bisa dibilang kelas favorit bagi sebagian besar pengguna kamera saku / pocket. Meskipun harganya relatif murah, kini kamera saku / pocket digital kelas ini sudah cukup canggih dan bisa menghasilkan gambar yang indah. Walaupun kini banyak orang mulai beralih mengandalkan kamera ponsel / handphone, namun tak bisa dipungkiri kamera saku masih memiliki banyak kelebihan dibanding kamera ponsel, salah satu yang paling utama adalah kualitas foto yang dihasilkan dan adanya zoom optik meskipun dari kamera saku yang harganya relatif murah. Mengingat banyaknya kamera dari berbagai produsen di kelas ini (Rp 1-1,5 juta), panduan berikut layak Anda simak :

1. Canon Ixus 132

ixus132-b1

Canon Ixus 132

Pada saat tulisan ini dibuat, kamera ini masih relatif baru memasuki pasar Indonesia. Meskipun ukurannya kompak, namun kamera ini memiliki rentang zoom cukup lebar, yaitu 8x (28 – 224 mm ekivalen, dengan bukaan f3.2-6.9). Bahkan bila zoom optik ini masih kurang, Anda bisa memanfaatkan ZoomPlus hingga 16x. Pada dasarnya, teknologi ini adalah zoom digital yang lebih canggih sehingga gambar yang diperbesar lebih detil dibanding zoom digital biasa. Dengan sensor CMOS 16,1 megapiksel, kamera ini memiliki ISO dari 100 hingga 1600, cukup untuk penggunaan sehari-hari. Kualitas gambarnya tajam dan cerah, khas Canon, dengan tingkat noise rendah untuk ukuran kamera saku di kelas ini. Fitur yang menarik adalah adanya Eco mode yang akan mengurangi tingkat kecerahan layar LCD bila tak digunakan sehingga konsumsi batere akan dihemat. Kamera ini juga memiliki filter kreatif yang pastinya akan digemari anak muda yang hobinya mengunggah foto di media sosial. Kamera ini sanggup memotret terus-menerus (continous drive) hingga 2 fps (frame per second), lebih tinggi dari kamera lain di kelasnya yang rata-rata hanya 1-1,5 fps. Dengan segala kelebihannya, kamera ini hanya dibanderol Rp 1.325.000.

2. Sony Cyber-shot DSC W730

ZYLEFT-LG

Sony Cyber-shot W730

Rekomendasi berikutnya adalah kamera keluaran Sony. Kamera ini memiliki spesifikasi mirip dengan Canon Ixus 132, yaitu memiliki sensor CCD 16,1 Megapiksel, 8x zoom optik dengan lensa Carl Zeiss (28-224 mm ekivalen untuk format gambar 16:9, atau 25-200 mm ekivalen untuk format gambar 4:3), dengan bukaan f3.3-6.3. Bedanya kamera ini menggunakan sensor CCD yang menghasilkan noise yang lebih tinggi. Namun, kamera ini memiliki setting ISO hingga 3200, lebih tinggi dari Canon Ixus 132. Fitur yang menarik di kamera ini adalah Sweep Panorama, yaitu gambar panorama yang bisa dihasilkan langsung di kamera dengan hanya memencet tombol shutter dan “menyapu” area yang akan difoto. Ada pula fitur Beauty Effect yang bisa memanipulasi gambar wajah dengan mengubah warna dan menghaluskan kulit, memutihkan gigi, melebarkan mata, dan mengurangi kilap. Cocok buat Anda yang narsis atau gemar memotret model. Harga kamera ini adalah Rp 1.415.000.

3. Panasonic Lumix DMC-FH6

Panasonic Lumix DMC FH6

Panasonic Lumix DMC FH6

Urutan selanjutnya adalah kamera produksi Panasonic. Kamera ini juga menggunakan sensor CCD, namun dengan resolusi lebih rendah 14,1 megapiksel. Lensa menggunakan Leica dengan zoom optiknya lebih rendah, hanya 5x (24-120mm ekivalen), namun dengan bukaan lebih lebar f2.5-f6.4. Ini berarti kamera ini lebih cocok untuk Anda yang sering memotret di kondisi gelap atau remang-remang. Panasonic juga menawarkan extra optical zoom hingga 10,5x, namun dengan resolusi hanya 3 megapiksel. Adapula tambahan Intellegent Auto Zoom (iA Zoom) hingga 10x. Fitur ini mirip dengan fitur ZoomPlus di Canon. Kamera ini juga bisa menghasilkan gambar panorama langsung di kamera dengan cara mengambil beberapa gambar secara bersambung (overlap) untuk kemudian disatukan oleh kamera. Setting ISO standar dari 100-1600, namun bisa juga disetting hingga 6400, namun kualitas gambarnya akan sangat buruk dengan noise sangat tinggi. Kelebihan lain adalah adanya memori internal hingga 70 MB, bisa dibilang bonus yang jarang ada. Kamera ini dihargai Rp 1.420.000

Ketiga kamera diatas memiliki image stabilizer di lensa yang lebih bagus dibanding stabilizer dengan metode sensor shift. Selain itu, ketiganya juga memiliki fitur video yang sama, yaitu 1280 x 720 piksel pada 30 fps. Tentu saja, Anda bebas menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan Anda, tulisan ini hanyalah sebagai panduan sederhana bagi Anda yang masih bingung menentukan pilihan mengingat banyaknya produk kamera di kelas ini. Harga diambil dari situs www.jpckemang.com pada 20 April 2013 pada saat kurs 1 USD = Rp 9700. Ingat, harga bisa berubah-ubah, tergantung kurs, lokasi, dan kebijakan tiap produsen dan toko.

Anda juga bisa menyimak tulisan mengenai tips memilih kamera saku di sini.

Tulisan tentang kamera saku waterproof di bawah 2 juta rupiah bisa ditengok di sini.

122 comments to Camera review : Kamera saku (pocket camera) digital di bawah 1,5 juta rupiah

  • rikowijaya  says:

    mas put, nanya ya?
    sony dscw730 dengan canon ixus 135 untuk pemrotetan dalam segala kondisi, untuk foto pemandangan, dan juga foto beramai-ramai, yang lebih baik mana mas put?

    • puputaryanto  says:

      aku lbh rekomen sony w730

  • rikowijaya  says:

    mas put, numpang nanya yaa? bagusan mana antara sony cybershot dscw730, dscw810, canon ixus 135, dan samsung ecst150 dari spesifikasi dan kualitas gambar?

    • puputaryanto  says:

      sebenernya mirip2 aja sih… antara samsung st150 atau sony w810.. samsung menang wifi dan bukaan lebar. sony menang megapiksel dan ISO tinggi. Canon ixus135 menang zoom panjang, sampai 8x… tinggal kebutuhan aja sih

      • riko wijaya  says:

        nanya lagi ya mas put.
        antara sony dscw730, samsung st150, sony dscw810, dan canon ixus 135 untuk foto segala kondisi, menfoto orang, menfoto pemandangan, yang disaranin yang mana mas put?

  • riko wijaya  says:

    mas put, bagus mana antara canon ixus 135, samsung ecst150, sama sony dscw730?? dan knpa??

  • sinta  says:

    bagusan samsung ES-95 apa sony ?

    • puputaryanto  says:

      sony apa dulu?

  • Wahyu  says:

    Mas, bagusan Ixus 132 atau 220HS? Bingung antara 2. Terus kalau Ixus 132 ada auto fokusnya gak?

    • puputaryanto  says:

      semua ada autofocus. bagus 220HS, harganya aja lbh mahal.. ixus cm menang zoom lbh panjang dikit, lainnya bagusan 220HS

  • Anis_Lotus (@AnisLotus)  says:

    mas, mau tanya nih, saya lagi cari kamera digital poket harga 1,5jt-an, Nikon Coolpix S4300 itu bagus gak ya? terimakasih atas bantuannya :)

    • puputaryanto  says:

      Kalo menurutku kurang bagus Coolpix S4300, di kelas 1,5 jt mending canon ixus 132 / 135 atau sony w730…

      • noviandre  says:

        Mss mau nanya w730 kualitas gambarnya lbih tajem dri ixus 135? Trus aku mau nanya shutterspeednya bisa di atur gag mas triims….

        • puputaryanto  says:

          hampir sama sih, kalau kasat mata bisa dibilang sama. gak bisa diatur, kalo mau yg bisa diatur yg kelasnya diatasnya, biasanya harganya diatas 2 juta..

Leave a Reply